Polisi Masih Selidiki Penemuan Ratusan Karung Bekas Beras SPHP di Parepare
Rabu, 29 Jul 2026 13:33
Kepolisian langsung turun melakukan penyelidikan terhadap beberapa mitra dari Bulog Parepare. Foto: Istimewa
PAREPARE - Penemuan sejumlah karung bekas beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beberapa waktu lalu kini masuk dalam rana penyelidikan pihak kepolisian. Hal ini disebabkan adanya dugaan terjadinya pengoplosan beras yang merupakan subsidi dari pemerintah.
Usai viral penemuan ratusan karung bekas beras SPHP oleh masyarakat, pihak kepolisian langsung turun melakukan penyelidikan terhadap beberapa mitra dari Bulog Parepare.
"Jadi memang, terkait dengan temuan beberapa bekas karung di tempat pembuangan sampah. Saat ini tengah dalam proses penyelidikan. Kita sudah keliling ke beberapa mitra Bulog," ujar Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, Rabu (29/07/2026).
Indra mengatakan, pihaknya mendatangi beberapa mitra dari Bulog Parepare guna mengantisipasi adanya dugaan terjadinya pengoplosan beras yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Ini merupakan antisipasi atas dugaan terjadinya pengoplosan beras. Tapi sampai saat ini, dari beberapa saksi yang kami mintai keterangan belum menunjukkan adanya pengoplosan. Tapi tetap kami lakukan penyelidikan," jelasnya.
Ia melanjutkan bahwa pihaknya juga telah meminta keterangan dari Bulog Parepare terkait penemuan masyarakat atas ratusan karung bekas beras SPHP di tempat sampah. Dari hasil keterangan yang diperoleh pihaknya, Bulog Parepare juga belum mengetahui.
"Kami juga sudah meminta keterangan dari pihak bulog dan dari pihak bulog pun belum mengetahui terkait dengan proses pengoplosan ini. Yang pastinya, kami masih dalam tahap penyelidikan hingga saat ini," tutupnya.
Usai viral penemuan ratusan karung bekas beras SPHP oleh masyarakat, pihak kepolisian langsung turun melakukan penyelidikan terhadap beberapa mitra dari Bulog Parepare.
"Jadi memang, terkait dengan temuan beberapa bekas karung di tempat pembuangan sampah. Saat ini tengah dalam proses penyelidikan. Kita sudah keliling ke beberapa mitra Bulog," ujar Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, Rabu (29/07/2026).
Indra mengatakan, pihaknya mendatangi beberapa mitra dari Bulog Parepare guna mengantisipasi adanya dugaan terjadinya pengoplosan beras yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Ini merupakan antisipasi atas dugaan terjadinya pengoplosan beras. Tapi sampai saat ini, dari beberapa saksi yang kami mintai keterangan belum menunjukkan adanya pengoplosan. Tapi tetap kami lakukan penyelidikan," jelasnya.
Ia melanjutkan bahwa pihaknya juga telah meminta keterangan dari Bulog Parepare terkait penemuan masyarakat atas ratusan karung bekas beras SPHP di tempat sampah. Dari hasil keterangan yang diperoleh pihaknya, Bulog Parepare juga belum mengetahui.
"Kami juga sudah meminta keterangan dari pihak bulog dan dari pihak bulog pun belum mengetahui terkait dengan proses pengoplosan ini. Yang pastinya, kami masih dalam tahap penyelidikan hingga saat ini," tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Dua Rumah Semi Permanen di Parepare Hangus Terbakar
Dua unit rumah semi permanen hangus tak tersisa dilalap si jago merah yang berada di pemukiman padat penduduk, Minggu (09/08/2026).
Minggu, 09 Agu 2026 11:18
Sulsel
Jelang HUT RI ke-81, Personel Brimob Parepare Bersihkan TMP Paccekke
Seluruh personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel melakukan pembersihan secara gotong royong agar lingkungan makam terlihat bersih, rapi dan nyaman bagi para peziarah.
Rabu, 05 Agu 2026 12:22
Sulsel
Buka Kegiatan Peningkatan TRC BPBD, Tasming Hamid: Tugas Itu Mulia
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid membuka secara langsung kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan Manajerial Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare di markas BPBD, Sabtu (01/08/2026).
Sabtu, 01 Agu 2026 16:02
Sulsel
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
Polres Parepare bakal memeriksa Taufan Pawe (TP) dalam kasus dugaan korupsi tunjangan rumah DPRD Parepare. Kasus ini berkaitan saat TP masih menjabat Wali Kota Parepare.
Selasa, 28 Jul 2026 17:14
Sulsel
Dari 115 WB Higt Risk, 14 WBP Lapas Parepare Dikirim ke Nusakambangan
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali memindahkan 115 Warga Binaan yang masuk dalam kategori higt risk dari dua wilayah yakni Sulawesi Selatan dan Jawa Barat, Senin (20/07/2026).
Selasa, 21 Jul 2026 16:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
4
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
4
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum