Indibiz KTI dan Rumah BUMN Palu Dorong UMKM Melek Label Gizi
Senin, 13 Okt 2025 16:22
Telkom Regional 5 melalui brand Indibiz KTI berkolaborasi dengan Rumah BUMN Palu dalam menggelar kegiatan bertajuk “Label Gizi, Nilai Jual Tinggi: Edukasi Konsumen Lewat Produk UMKM.” Foto/IST
PALU - Telkom Regional 5 melalui brand Indibiz Kawasan Timur Indonesia (KTI) berkolaborasi dengan Rumah BUMN Palu dalam menggelar kegiatan bertajuk “Label Gizi, Nilai Jual Tinggi: Edukasi Konsumen Lewat Produk UMKM.”
Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Palu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya label gizi, nilai tambah produk, dan strategi bisnis inovatif agar mampu bersaing di pasar modern.
Empat narasumber dihadirkan dalam sesi ini guna memperkaya wawasan peserta. Dian Novrianti memaparkan peran label gizi sebagai bentuk edukasi penting bagi konsumen.
Sementara itu, Try Nur Ekawati Lukman membahas langkah-langkah praktis dalam penyusunan label gizi, termasuk aspek kalori, logo halal, dan perizinan BPOM.

Selanjutnya, Ummu Aiman, memberikan panduan mendesain label produk yang menarik. Ia juga mengajak peserta mempraktikkan cara menghitung nilai gizi dengan menggunakan Microsoft Excel.
Sesi dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan label yang dipandu oleh Aldiza Intan Randani.
Menutup kegiatan, Account Manager Government Service Telkom Witel Sulbagteng, Moh. Fikri Ramadhan, membawakan materi bertajuk “Strategi GTM, HSI Bisnis & HSI Bisnis Basic.”
Ia menjelaskan berbagai variasi paket serta perbedaan layanan IndiHome dan IndiBiz B2B untuk mendukung aktivitas bisnis pelaku UMKM.
Kolaborasi antara Indibiz KTI dan Rumah BUMN Palu ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas UMKM agar mampu menciptakan produk yang berkualitas, informatif, dan kompetitif di pasar modern.
Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Palu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya label gizi, nilai tambah produk, dan strategi bisnis inovatif agar mampu bersaing di pasar modern.
Empat narasumber dihadirkan dalam sesi ini guna memperkaya wawasan peserta. Dian Novrianti memaparkan peran label gizi sebagai bentuk edukasi penting bagi konsumen.
Sementara itu, Try Nur Ekawati Lukman membahas langkah-langkah praktis dalam penyusunan label gizi, termasuk aspek kalori, logo halal, dan perizinan BPOM.

Selanjutnya, Ummu Aiman, memberikan panduan mendesain label produk yang menarik. Ia juga mengajak peserta mempraktikkan cara menghitung nilai gizi dengan menggunakan Microsoft Excel.
Sesi dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan label yang dipandu oleh Aldiza Intan Randani.
Menutup kegiatan, Account Manager Government Service Telkom Witel Sulbagteng, Moh. Fikri Ramadhan, membawakan materi bertajuk “Strategi GTM, HSI Bisnis & HSI Bisnis Basic.”
Ia menjelaskan berbagai variasi paket serta perbedaan layanan IndiHome dan IndiBiz B2B untuk mendukung aktivitas bisnis pelaku UMKM.
Kolaborasi antara Indibiz KTI dan Rumah BUMN Palu ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas UMKM agar mampu menciptakan produk yang berkualitas, informatif, dan kompetitif di pasar modern.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pertamina Sulawesi Bekali UMK Strategi Konten dan Storytelling di Era Digital
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali melaksanakan UMK Academy sebagai upaya untuk mendorong UMKM agar dapat naik kelas dan mandiri.
Rabu, 30 Sep 2026 13:04
Lifestyle
MaRI Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif, UMKM & Komunitas
Area parkir Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar berubah menjadi ruang kreatif yang mempertemukan komunitas, pelaku UMKM, pegiat olahraga, otomotif, hingga musisi lokal dalam satu kegiatan.
Senin, 28 Sep 2026 16:03
Ekbis
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan PT Vale dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi hadir dalam pameran yang berlangsung di JCC, Jakarta, 26–30 September 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 17:14
Ekbis
MDA Dorong 42 UMKM Desa di Luwu Naik Kelas Lewat Resota UMKM
Sebanyak 42 pelaku UMKM dari 21 desa di wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) Kabupaten Luwu mendapat penguatan kapasitas usaha melalui program Resota UMKM 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 10:36
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
4
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
4
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana