Maxim–Happma Resmikan Layanan Transportasi Resmi Pelabuhan Makassar
Kamis, 27 Nov 2025 15:42
Maxim dan PT Happma melakukan penandatanganan MoU dengan PT Pelindo, di Terminal 4 Penumpang Pelabuhan Makassar, Kamis (27/11/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - PT Happma Transport bersama Maxim Makassar meresmikan layanan transportasi antar-jemput terintegrasi di kawasan Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar, setelah penandatanganan MoU dengan PT Pelindo, Kamis (27/11/2025).
Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi transportasi modern, aman, dan transparan bagi penumpang yang beraktivitas di wilayah pelabuhan.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan kerja sama tersebut menjawab keluhan penumpang terkait praktik tarif tidak jelas dari transportasi nonresmi.
"Kami biasanya menerima laporan atau di medsos, kalau penumpang waktu naik, sepakat dengan misalnya Rp100 ribu, begitu turun berbeda. Dengan kerja sama ini, kami ingin memberikan pelayanan terbaik dan utamanya transparan kepada masyarakat," ujarnya.
Head of Subdivision Maxim Makassar, M.A Pratama Pananrangi, menegaskan bahwa Maxim menjadi perusahaan transportasi online pertama yang mendapat izin resmi beroperasi di area pelabuhan Makassar.
"Langkah ini memperkuat ekosistem transportasi Makassar dan menghadirkan layanan modern, efisien, dan berbasis digital,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa Maxim menjamin tarif transparan sesuai sistem aplikasi tanpa biaya tambahan tersembunyi.
"Penumpang dapat langsung melihat jumlah total biaya saat memesan. Prinsip keterbukaan tarif ini bagian dari upaya kami mendorong mobilitas efisien di kawasan pelabuhan,” ujarnya.
Dari sisi keselamatan, Maxim juga menerapkan standar keamanan berbasis teknologi, termasuk verifikasi identitas mitra dengan kecerdasan buatan, kerja sama dengan jasa asuransi, serta kewajiban penggunaan akun asli oleh pengemudi.
"Kami ingin memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna. Ada fitur pelacakan real-time dan tombol darurat yang otomatis menghubungi kontak darurat,” jelas Pratama.
Direktur PT Happma Transport, Abdul Malik, menambahkan bahwa perusahaan siap meningkatkan kualitas layanan menghadapi periode Natal dan Tahun Baru dengan melatih para pengemudi.
"Kami telah bekerjasama dengan jasa rakyat, sehingga penumpang mendapat perlindungan tambahan, selama perjalanan. Selain itu, kami menerapkan standar operasional kerja yang disiplin, termasuk kewajiban menggunakan akun asli oleh setiap mitra pengemudi. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna aplikasi kami," paparnya.
Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Hardjoko, menyatakan pihaknya mendukung kehadiran layanan transportasi resmi di kawasan pelabuhan.
"Tarif sudah transparan, tidak bisa lagi tawar-menawar. Kita ciptakan transportasi aman bagi penumpang yang membutuhkan pelayanan di pelabuhan ini," ujarnya.
Peresmian ini menandai langkah baru dalam penataan transportasi pelabuhan Makassar yang selama ini kerap menjadi sorotan karena praktik tarif tidak standar. Dengan hadirnya layanan digital terintegrasi, pengguna pelabuhan diharapkan mendapatkan kepastian tarif, keamanan, dan kenyamanan yang lebih baik.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi transportasi modern, aman, dan transparan bagi penumpang yang beraktivitas di wilayah pelabuhan.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan kerja sama tersebut menjawab keluhan penumpang terkait praktik tarif tidak jelas dari transportasi nonresmi.
"Kami biasanya menerima laporan atau di medsos, kalau penumpang waktu naik, sepakat dengan misalnya Rp100 ribu, begitu turun berbeda. Dengan kerja sama ini, kami ingin memberikan pelayanan terbaik dan utamanya transparan kepada masyarakat," ujarnya.
Head of Subdivision Maxim Makassar, M.A Pratama Pananrangi, menegaskan bahwa Maxim menjadi perusahaan transportasi online pertama yang mendapat izin resmi beroperasi di area pelabuhan Makassar.
"Langkah ini memperkuat ekosistem transportasi Makassar dan menghadirkan layanan modern, efisien, dan berbasis digital,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa Maxim menjamin tarif transparan sesuai sistem aplikasi tanpa biaya tambahan tersembunyi.
"Penumpang dapat langsung melihat jumlah total biaya saat memesan. Prinsip keterbukaan tarif ini bagian dari upaya kami mendorong mobilitas efisien di kawasan pelabuhan,” ujarnya.
Dari sisi keselamatan, Maxim juga menerapkan standar keamanan berbasis teknologi, termasuk verifikasi identitas mitra dengan kecerdasan buatan, kerja sama dengan jasa asuransi, serta kewajiban penggunaan akun asli oleh pengemudi.
"Kami ingin memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna. Ada fitur pelacakan real-time dan tombol darurat yang otomatis menghubungi kontak darurat,” jelas Pratama.
Direktur PT Happma Transport, Abdul Malik, menambahkan bahwa perusahaan siap meningkatkan kualitas layanan menghadapi periode Natal dan Tahun Baru dengan melatih para pengemudi.
"Kami telah bekerjasama dengan jasa rakyat, sehingga penumpang mendapat perlindungan tambahan, selama perjalanan. Selain itu, kami menerapkan standar operasional kerja yang disiplin, termasuk kewajiban menggunakan akun asli oleh setiap mitra pengemudi. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna aplikasi kami," paparnya.
Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Hardjoko, menyatakan pihaknya mendukung kehadiran layanan transportasi resmi di kawasan pelabuhan.
"Tarif sudah transparan, tidak bisa lagi tawar-menawar. Kita ciptakan transportasi aman bagi penumpang yang membutuhkan pelayanan di pelabuhan ini," ujarnya.
Peresmian ini menandai langkah baru dalam penataan transportasi pelabuhan Makassar yang selama ini kerap menjadi sorotan karena praktik tarif tidak standar. Dengan hadirnya layanan digital terintegrasi, pengguna pelabuhan diharapkan mendapatkan kepastian tarif, keamanan, dan kenyamanan yang lebih baik.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan pelabuhan dan kota, melalui dukungan pembangunan Taman Km 0 Makassar serta penataan parkir truk di area pelabuhan.
Rabu, 08 Apr 2026 16:14
News
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
Pelindo Regional 4 mencatat jumlah penumpang mencapai 758.291 orang hingga H+10, atau naik 10,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 686.770 orang.
Rabu, 01 Apr 2026 14:25
News
SPJM Berangkatkan 360 Pemudik Gratis dari Makassar ke Palopo dan Sorowako
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui subholdingnya, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), kembali menggelar program mudik gratis untuk menyambut Idul Fitri 2026
Senin, 16 Mar 2026 21:57
News
Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar
Suasana kebersamaan terasa hangat di kawasan Pelabuhan Makassar saat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar kegiatan buka puasa bersama para pedagang asongan, Sabtu (14/3/2026).
Minggu, 15 Mar 2026 20:09
News
Pelindo Regional 4 Siapkan 20 Terminal Penumpang Sambut Mudik Lebaran 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M.
Senin, 09 Mar 2026 17:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UNM dan Farida Effect
2
Penguatan Spiritual pada Zikir Akhir Bulan di FKG UMI
3
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan di Jeneponto Ditangkap Polisi
4
Jamin Keamanan Pangan, BSN Dorong Penerapan Standar Sektor Perikanan
5
Hadapi El Nino, Kementan Percepat Transformasi Pertanian Lahan Kering di Enrekang
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UNM dan Farida Effect
2
Penguatan Spiritual pada Zikir Akhir Bulan di FKG UMI
3
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan di Jeneponto Ditangkap Polisi
4
Jamin Keamanan Pangan, BSN Dorong Penerapan Standar Sektor Perikanan
5
Hadapi El Nino, Kementan Percepat Transformasi Pertanian Lahan Kering di Enrekang