Pelindo Regional 4 Siapkan 20 Terminal Penumpang Sambut Mudik Lebaran 2026
Senin, 09 Mar 2026 17:06
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M. Persiapan ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus penumpang yang diperkirakan meningkat selama musim mudik tahun ini.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis menyampaikan bahwa perusahaan telah mempersiapkan sejumlah aspek pelayanan di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola di kawasan Indonesia Timur. Kesiapan tersebut terutama difokuskan pada terminal penumpang yang menjadi pusat mobilitas masyarakat saat mudik.
“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan seluruh fasilitas dan operasional terminal penumpang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kami memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Abdul Azis.
Ia menjelaskan bahwa selama periode Angkutan Lebaran, Pelindo Regional 4 akan mengoperasikan 20 terminal penumpang yang tersebar di berbagai pelabuhan di Indonesia Timur. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran serta keamanan pelayanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
Selain menyiapkan infrastruktur, perusahaan juga menempatkan standar keselamatan operasional sebagai prioritas utama. Berbagai upaya transformasi pelayanan turut dilakukan, salah satunya melalui peningkatan fasilitas terminal penumpang untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna jasa.
Berdasarkan catatan operasional pada periode layanan sebelumnya, pengoperasian terminal penumpang di wilayah Regional 4 berjalan dengan baik tanpa adanya kecelakaan maupun fatality selama masa pelayanan penumpang.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M. Palesang menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah pelabuhan yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang paling tinggi selama periode mudik tahun ini.
“Berdasarkan evaluasi operasional tahun sebelumnya, terdapat beberapa pelabuhan yang menjadi titik dengan arus penumpang terbesar, yakni Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate. Kelima pelabuhan ini menjadi fokus penguatan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran,” jelas Yusida.
Ia menuturkan, berbagai langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Upaya tersebut meliputi optimalisasi fasilitas terminal, penguatan koordinasi dengan operator kapal, serta pengaturan arus penumpang di area pelabuhan.
“Kami melakukan penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk operator kapal, KSOP, serta instansi terkait lainnya, agar seluruh proses pelayanan penumpang selama masa mudik Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pelindo Regional 4 optimistis pelayanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M dapat berlangsung lancar serta mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Indonesia Timur.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis menyampaikan bahwa perusahaan telah mempersiapkan sejumlah aspek pelayanan di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola di kawasan Indonesia Timur. Kesiapan tersebut terutama difokuskan pada terminal penumpang yang menjadi pusat mobilitas masyarakat saat mudik.
“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan seluruh fasilitas dan operasional terminal penumpang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kami memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Abdul Azis.
Ia menjelaskan bahwa selama periode Angkutan Lebaran, Pelindo Regional 4 akan mengoperasikan 20 terminal penumpang yang tersebar di berbagai pelabuhan di Indonesia Timur. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran serta keamanan pelayanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
Selain menyiapkan infrastruktur, perusahaan juga menempatkan standar keselamatan operasional sebagai prioritas utama. Berbagai upaya transformasi pelayanan turut dilakukan, salah satunya melalui peningkatan fasilitas terminal penumpang untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna jasa.
Berdasarkan catatan operasional pada periode layanan sebelumnya, pengoperasian terminal penumpang di wilayah Regional 4 berjalan dengan baik tanpa adanya kecelakaan maupun fatality selama masa pelayanan penumpang.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M. Palesang menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah pelabuhan yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang paling tinggi selama periode mudik tahun ini.
“Berdasarkan evaluasi operasional tahun sebelumnya, terdapat beberapa pelabuhan yang menjadi titik dengan arus penumpang terbesar, yakni Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate. Kelima pelabuhan ini menjadi fokus penguatan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran,” jelas Yusida.
Ia menuturkan, berbagai langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Upaya tersebut meliputi optimalisasi fasilitas terminal, penguatan koordinasi dengan operator kapal, serta pengaturan arus penumpang di area pelabuhan.
“Kami melakukan penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk operator kapal, KSOP, serta instansi terkait lainnya, agar seluruh proses pelayanan penumpang selama masa mudik Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pelindo Regional 4 optimistis pelayanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M dapat berlangsung lancar serta mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Indonesia Timur.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pelindo Gandeng BNN Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar di Makassar
Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar diperkuat melalui kolaborasi Pelindo Regional 4, BNN Provinsi Sulawesi Selatan, dan Yayasan Sustainable Impact.ID.
Kamis, 10 Sep 2026 10:22
News
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dan Kejaksaan Tinggi Maluku memperkuat kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara (TUN) untuk memberikan kepastian hukum.
Rabu, 09 Sep 2026 13:41
Ekbis
PT BIMA Dukung Transformasi Pelindo, Perkuat Efisiensi Operasional Pelabuhan
Dalam ekosistem Pelindo, PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) mengambil peran melalui penyediaan layanan engineering dan pemeliharaan peralatan pelabuhan.
Jum'at, 04 Sep 2026 19:51
Ekbis
Pelindo - Australia Jajaki Kerja Sama Maritim, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
Pelindo Regional 4 dan Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim dan logistik.
Rabu, 02 Sep 2026 10:48
News
Pelindo Gandeng BNN Edukasi Pelajar Makassar tentang Bahaya Narkoba
Pelindo mengajak pelajar di Kota Makassar untuk membangun keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba melalui edukasi sejak dini.
Selasa, 01 Sep 2026 14:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
4
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
5
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
4
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
5
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan