Backhaus Ekspansi ke Jalan Alauddin, Bidik Segmen Kampus dan Perkantoran

Kamis, 22 Jan 2026 17:24
Backhaus Ekspansi ke Jalan Alauddin, Bidik Segmen Kampus dan Perkantoran
Grand opening Backhaus di Kalla Toyota Cabang Alauddin, pagi tadi. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Backhaus, brand pastry dan kafe lokal asal Makassar, membuka cabang baru di Kalla Toyota Cabang Alauddin. Cabang ini menjadi outlet ketiga Backhaus setelah hadir di Jalan Urip Sumoharjo dan CPI.

Meski berada di dalam area dealer, Backhaus tetap terbuka untuk umum. Kehadiran cabang Alauddin ditargetkan menjangkau pasar yang lebih luas, khususnya segmen kampus, rumah sakit, dan perkantoran di koridor selatan Kota Makassar.

Owner Backhaus Muhammad Shafwan mengatakan pemilihan lokasi didasarkan pada potensi pasar di Jalan Sultan Alauddin yang merupakan salah satu akses utama kota.

"Alauddin ini menjadi salah satu akses utama Kota Makassar. Lokasi ini sesuai dengan target pasar kami yaitu kampus, rumah sakit, dan area perkantoran," ujar Shafwan kepada media saat pembukaan Backhaus Kalla Toyota Alauddin, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, Backhaus menghadirkan berbagai pilihan pastry dan kopi dengan positioning yang lebih premium.

Shafwan menyebut tersedia beragam biji kopi, mulai dari kopi lokal Toraja, kopi dari berbagai daerah di Indonesia, hingga biji kopi impor untuk segmen premium.

"Selain itu, jenis pastry yang kami hadirkan juga berbeda dari yang lainnya. Kami siapkan menu yang sulit untuk ditiru cafe lainnya," jelasnya.

Khusus pembukaan di Kalla Toyota Alauddin, setiap konsumen yang melakukan servis kendaraan akan mendapatkan voucer kopi dan pastry yang dapat ditukar di Backhaus.

Lebih lanjut, Shafwan menilai pasar food and beverage (F&B) di kawasan Alauddin cukup menjanjikan seiring tingginya trafik masyarakat.

"Meskipun bisnis F&B saat ini cukup berat, berbeda dari tahun sebelumnya, namun juga ada peluang yang bisa dicoba. Hadir di daerah potensil adalah salah satu peluangnya. Area Alauddin ini cukup memungkinkan untuk bisnis cafe dapat berkembang," ungkap Shafwan.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru