Ini Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen di Pegadaian
Senin, 26 Jan 2026 19:35
Di era digital ini, informasi muncul dengan lebih cepat, mudah dan masif, salah satu informasi yang paling menarik perhatian masyarakat adalah mengenai rekrutmen.
MAKASSAR - Di era digital ini, informasi muncul dengan lebih cepat, mudah dan masif, salah satu informasi yang paling menarik perhatian masyarakat adalah mengenai rekrutmen. Namun risiko terjebak penipuan berkedok rekrutmen juga semakin tinggi.
Oknum yang tidak bertanggung jawab bahkan kini tidak segan menggunakan identitas figur publik hingga perusahaan-perusahaan besar untuk mengincar data pribadi atau uang korban.
Menanggapi banyaknya penipuan berkedok rekrutmen yang terjadi, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Pratikno berbagi tips untuk para jobseeker agar tidak mudah teperdaya rekrutmen palsu.
“Informasi rekrutmen palsu perusahaan besar memang sangat banyak berseliweran, terutama di media sosial. Kami dari manajemen Pegadaian juga sangat mewanti-wanti masyarakat, khususnya calon karyawan agar waspada terhadap informasi rekrutmen yang mengatasnamakan Pegadaian," katanya.
"Pegadaian sendiri tidak pernah memungut biaya apapun selama proses rekrutmen, tidak bekerjasama dengan travel manapun, dan pastinya rekrutmen Pegadaian bisa di cek langsung di website resmi pegadaian.co.id, LinkedIN PT Pegadaian dan akun Instagram @pegadaian_id dan @pegadaiankanwilmakassar,” lanjut Pratikno.
Agar tetap aman dalam mencari pekerjaan, berikut beberapa tips mengidentifikasi dan menghindari rekrutmen palsu:
1. Cek sumber informasi
Perusahaan profesional akan menggunakan website dan media sosial resmi perusahaan dalam mengumumkan informasi rekrutmen. Begitu juga informasi melalui email, perusahaan akan menggunakan domain resmi, seperti: hrd@[namaperusahaan].co.id.
2. Abaikan jika meminta sejumlah uang
Proses rekrutmen yang sah tidak memungut biaya apapun selama proses rekrutmen berlangsung. Selain itu, pada beberapa kasus, penipu biasanya menggunakan modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan pergantian biaya (reimbursement).
3. Perhatikan kualitas penulisan
Surat panggilan kerja dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail. Waspadailah jika pada informasi rekrutmen tersebut terdapat banyak kesalahan ketik (typo), penggunaan tanda baca seperti tanda seru atau huruf kapital berlebihan, format surat yang buram seperti hasil tempelan atau fotocopy, serta penggunaan foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan dan penempatan logo perusahaan yang tidak wajar, seperti menggunakan logo lama, warna logo berbeda, atau bentuk logo yang melebar.
4. Riset lokasi dan kontak perusahaan
Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif. Gunakan google maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak menggunakan aplikasi pengecekan nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi, atau terindikasi penipu.
5. Jangan tergiur gaji yang tidak masuk akal
Waspadalah jika sebuah posisi menawarkan gaji yang jauh diatas rata-rata pasar untuk pengalaman minimal, penipu kerap menggunakan angka besar untuk memancing korban agar mengabaikan logika.
6. Perhatikan proses tahap rekrutmen yang terlalu cepat
Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi, seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan, sesuai dengan kebutuhan calon karyawan bagi perusahaan.
Oknum yang tidak bertanggung jawab bahkan kini tidak segan menggunakan identitas figur publik hingga perusahaan-perusahaan besar untuk mengincar data pribadi atau uang korban.
Menanggapi banyaknya penipuan berkedok rekrutmen yang terjadi, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Pratikno berbagi tips untuk para jobseeker agar tidak mudah teperdaya rekrutmen palsu.
“Informasi rekrutmen palsu perusahaan besar memang sangat banyak berseliweran, terutama di media sosial. Kami dari manajemen Pegadaian juga sangat mewanti-wanti masyarakat, khususnya calon karyawan agar waspada terhadap informasi rekrutmen yang mengatasnamakan Pegadaian," katanya.
"Pegadaian sendiri tidak pernah memungut biaya apapun selama proses rekrutmen, tidak bekerjasama dengan travel manapun, dan pastinya rekrutmen Pegadaian bisa di cek langsung di website resmi pegadaian.co.id, LinkedIN PT Pegadaian dan akun Instagram @pegadaian_id dan @pegadaiankanwilmakassar,” lanjut Pratikno.
Agar tetap aman dalam mencari pekerjaan, berikut beberapa tips mengidentifikasi dan menghindari rekrutmen palsu:
1. Cek sumber informasi
Perusahaan profesional akan menggunakan website dan media sosial resmi perusahaan dalam mengumumkan informasi rekrutmen. Begitu juga informasi melalui email, perusahaan akan menggunakan domain resmi, seperti: hrd@[namaperusahaan].co.id.
2. Abaikan jika meminta sejumlah uang
Proses rekrutmen yang sah tidak memungut biaya apapun selama proses rekrutmen berlangsung. Selain itu, pada beberapa kasus, penipu biasanya menggunakan modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan pergantian biaya (reimbursement).
3. Perhatikan kualitas penulisan
Surat panggilan kerja dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail. Waspadailah jika pada informasi rekrutmen tersebut terdapat banyak kesalahan ketik (typo), penggunaan tanda baca seperti tanda seru atau huruf kapital berlebihan, format surat yang buram seperti hasil tempelan atau fotocopy, serta penggunaan foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan dan penempatan logo perusahaan yang tidak wajar, seperti menggunakan logo lama, warna logo berbeda, atau bentuk logo yang melebar.
4. Riset lokasi dan kontak perusahaan
Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif. Gunakan google maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak menggunakan aplikasi pengecekan nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi, atau terindikasi penipu.
5. Jangan tergiur gaji yang tidak masuk akal
Waspadalah jika sebuah posisi menawarkan gaji yang jauh diatas rata-rata pasar untuk pengalaman minimal, penipu kerap menggunakan angka besar untuk memancing korban agar mengabaikan logika.
6. Perhatikan proses tahap rekrutmen yang terlalu cepat
Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi, seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan, sesuai dengan kebutuhan calon karyawan bagi perusahaan.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
PT Pegadaian Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Perawatan Saleman
PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Sabtu, 10 Jan 2026 09:55
Ekbis
Pegadaian Kanwil VI Makassar Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Tanah Towa
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Makassar menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan dengan menyalurkan bantuan untuk renovasi Masjid Nurul Amin yang berlokasi di Desa Tanah Towa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.
Kamis, 11 Des 2025 09:58
Ekbis
Festival Tring! Resmi Digelar di Makassar, Beri Edukasi Keuangan untuk Masyarakat
PT Pegadaian Kanwil VI Makassar resmi menggelar Festival Tring! yang dipusatkan di Mal Ratu Indah (MaRi), pembukaan festival yang bakal memberikan sejumlah promo dan mengedukasi keuangan
Jum'at, 31 Okt 2025 23:25
News
Bertabur Bintang dan Promo Emas, Pegadaian Gelar Festival Tring! di 12 Kota Se-Indonesia
PT Pegadaian sambut meriah kehadiran aplikasi terbarunya Tring! by Pegadaian, dengan menggelar Festival Tring! di 12 kota yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sabtu, 25 Okt 2025 09:55
Ekbis
Cicilan Emas di Pegadaian Kanwil VI Makassar Meningkat 103 Persen
Bisnis emas di Pegadaian Kanwil VI Makassar meningkat drastis hingga akhir tahun ini. Bahkan untuk cicilan emas meningkat hingga 103 persen hingga September 2025 ini.
Kamis, 25 Sep 2025 14:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketum Angela Dijadwalkan Lantik Hayat Gani Sebagai Ketua Perindo Sulsel
2
Politik Boleh Lupa, Tapi Kami Tidak
3
Imigrasi Makassar Ikuti Syukuran HBI ke-76: Momentum Perkuat Layanan dan Empati Sosial
4
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
5
Pertama di Indonesia Timur, Siloam Makassar Terapkan Teknologi Robotik Operasi Lutut
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketum Angela Dijadwalkan Lantik Hayat Gani Sebagai Ketua Perindo Sulsel
2
Politik Boleh Lupa, Tapi Kami Tidak
3
Imigrasi Makassar Ikuti Syukuran HBI ke-76: Momentum Perkuat Layanan dan Empati Sosial
4
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
5
Pertama di Indonesia Timur, Siloam Makassar Terapkan Teknologi Robotik Operasi Lutut