Imlek 2026, One Global Capital Bagikan Rp1,2 Triliun dari Proyek Five Dock Sydney
Kamis, 12 Feb 2026 19:09
One Global Capital merealisasikan distribusi pengembalian investasi setara Rp1,2 triliun kepada para investor. Foto/Istimewa
SYDNEY - One Global Capital merealisasikan distribusi pengembalian investasi setara Rp1,2 triliun kepada para investor. Dana tersebut berasal dari laba pengembangan proyek di kawasan Five Dock, Sydney, dengan total keuntungan lebih dari AUD100 juta.
Pendiri dan Chairman One Global Capital, Iwan Sunito, menyatakan capaian ini tidak hanya melampaui target, tetapi juga menandai kematangan strategi anak bangsa di panggung global.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa investasi asal Indonesia yang dijalankan secara disiplin mampu menciptakan aset berkelas dunia.
Pengusaha kelahiran Surabaya itu menjelaskan, perjalanan proyek Five Dock bermula lebih dari dua dekade lalu dari investasi sekitar AUD5 juta (setara Rp50 miliar). Strategi yang dijalankan bukanlah spekulasi jangka pendek, melainkan pendekatan berbasis aset riil dengan tata kelola ketat serta pemahaman mendalam terhadap siklus kota dan kebijakan perencanaan.
Iwan Sunito menegaskan filosofi tersebut telah menjadi fondasi sejak hari pertama. “Kami tidak pernah mengejar hype, namun fokus pada aset nyata yang kami pahami secara mendalam. Di Five Dock, prinsip kami: buy well, add value, and sell well. Dan kini, kesabaran itu terbayar,” ungkap Iwan Sunito dalam keterangan tertulis.
Titik balik proyek terjadi pada 2019, ketika rezoning Five Dock disetujui otoritas New South Wales. Setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan harga lahan secara bertahap, keputusan tersebut mendorong lonjakan valuasi proyek secara signifikan.
Secara rata-rata, proyek Five Dock menghasilkan laba lebih dari AUD100 juta atau sekitar 20 kali dari modal awal. Investor dengan dana AUD250.000 menerima distribusi sekitar AUD2,75 juta atau 11 kali lipat, termasuk pengembalian modal.
“Dalam mata uang Rupiah, dampaknya bahkan lebih impresif, di mana investasi awal yang setara Rp1,2 miliar, kini nilainya bisa mencapai Rp28,9 miliar—atau 24 kali lipat,” tukasnya.
Optimisme di Tahun Kuda Api 2026
Menutup 2025, One Global Capital juga mencatat pencapaian penting dengan mendistribusikan dividen perdana pada Hari Natal senilai sekitar AUD3 juta, dengan imbal hasil setara 28,5 persen.
“Momentum tersebut belum berhenti di situ, karena hanya dalam hitungan pekan—tepat menjelang Tahun Baru Imlek 2026—One Global Capital kembali melakukan distribusi laba proyek Five Dock senilai Rp1,2 triliun. Ini merupakan hasil yang menegaskan kekuatan strategi jangka panjang yang dijalankan secara konsisten,” katanya.
Bagi Iwan Sunito yang lahir di Tahun Kuda Api 1966, Tahun Kuda Api 2026 terasa personal. Simbol energi, keberanian, dan daya tahan tersebut dinilai selaras dengan filosofi perjalanan perusahaan: bergerak dengan visi jelas, bertahan melewati siklus, dan merealisasikan investasi pada momentum yang tepat—saat nilai telah berkembang optimal.
Menurutnya, filosofi itu membentuk cara perusahaan membangun portofolio, mengelola risiko, hingga merealisasikan nilai bagi investor.
“Kami bersyukur dapat merealisasikan pembagian keuntungan menjelang Imlek 2026. Namun yang terpenting, hasil besar tidak lahir dalam semalam, melainkan dari dua dekade kesabaran, keteguhan, dan keberanian untuk tetap berjalan saat belum banyak yang percaya,” ujarnya.
Keberhasilan ini juga didukung fondasi Australia sebagai salah satu destinasi investasi global paling stabil. Dengan ekonomi sekitar AUD2,3 triliun, GDP per kapita di atas AUD90.000, sistem hukum independen, serta regulasi perencanaan yang transparan, Australia dinilai menawarkan kepastian di tengah dinamika global. Di dalamnya, Sydney berkembang sebagai safe haven di Asia Pasifik, dengan permintaan properti yang tumbuh secara struktural didorong migrasi, pendidikan, sektor kesehatan, dan ekonomi riil.
Menutup pernyataannya, Iwan kembali menegaskan pentingnya konsistensi dalam membangun kepercayaan. “Kami percaya, masa depan investasi Indonesia ada di tangan mereka yang berani melihat dunia sebagai panggung dan memiliki kesabaran untuk bermain dalam jangka panjang,” urainya.
Senada, Director of Capital One Global Capital, Samuel Sunito, menyampaikan kebanggaannya atas distribusi imbal hasil signifikan kepada investor Indonesia. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pemilihan aset yang tepat, tata kelola kuat, dan kesabaran mampu menghasilkan keuntungan nyata.
“Ke depan, One Global Capital berkomitmen memperluas akses investor Indonesia terhadap aset-aset properti berkualitas kelas dunia. Fokus kami adalah membuka lebih banyak kesempatan berinvestasi agar investor asal Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemilik aset di pasar global,” pungkas Samuel.
Pendiri dan Chairman One Global Capital, Iwan Sunito, menyatakan capaian ini tidak hanya melampaui target, tetapi juga menandai kematangan strategi anak bangsa di panggung global.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa investasi asal Indonesia yang dijalankan secara disiplin mampu menciptakan aset berkelas dunia.
Pengusaha kelahiran Surabaya itu menjelaskan, perjalanan proyek Five Dock bermula lebih dari dua dekade lalu dari investasi sekitar AUD5 juta (setara Rp50 miliar). Strategi yang dijalankan bukanlah spekulasi jangka pendek, melainkan pendekatan berbasis aset riil dengan tata kelola ketat serta pemahaman mendalam terhadap siklus kota dan kebijakan perencanaan.
Iwan Sunito menegaskan filosofi tersebut telah menjadi fondasi sejak hari pertama. “Kami tidak pernah mengejar hype, namun fokus pada aset nyata yang kami pahami secara mendalam. Di Five Dock, prinsip kami: buy well, add value, and sell well. Dan kini, kesabaran itu terbayar,” ungkap Iwan Sunito dalam keterangan tertulis.
Titik balik proyek terjadi pada 2019, ketika rezoning Five Dock disetujui otoritas New South Wales. Setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan harga lahan secara bertahap, keputusan tersebut mendorong lonjakan valuasi proyek secara signifikan.
Secara rata-rata, proyek Five Dock menghasilkan laba lebih dari AUD100 juta atau sekitar 20 kali dari modal awal. Investor dengan dana AUD250.000 menerima distribusi sekitar AUD2,75 juta atau 11 kali lipat, termasuk pengembalian modal.
“Dalam mata uang Rupiah, dampaknya bahkan lebih impresif, di mana investasi awal yang setara Rp1,2 miliar, kini nilainya bisa mencapai Rp28,9 miliar—atau 24 kali lipat,” tukasnya.
Optimisme di Tahun Kuda Api 2026
Menutup 2025, One Global Capital juga mencatat pencapaian penting dengan mendistribusikan dividen perdana pada Hari Natal senilai sekitar AUD3 juta, dengan imbal hasil setara 28,5 persen.
“Momentum tersebut belum berhenti di situ, karena hanya dalam hitungan pekan—tepat menjelang Tahun Baru Imlek 2026—One Global Capital kembali melakukan distribusi laba proyek Five Dock senilai Rp1,2 triliun. Ini merupakan hasil yang menegaskan kekuatan strategi jangka panjang yang dijalankan secara konsisten,” katanya.
Bagi Iwan Sunito yang lahir di Tahun Kuda Api 1966, Tahun Kuda Api 2026 terasa personal. Simbol energi, keberanian, dan daya tahan tersebut dinilai selaras dengan filosofi perjalanan perusahaan: bergerak dengan visi jelas, bertahan melewati siklus, dan merealisasikan investasi pada momentum yang tepat—saat nilai telah berkembang optimal.
Menurutnya, filosofi itu membentuk cara perusahaan membangun portofolio, mengelola risiko, hingga merealisasikan nilai bagi investor.
“Kami bersyukur dapat merealisasikan pembagian keuntungan menjelang Imlek 2026. Namun yang terpenting, hasil besar tidak lahir dalam semalam, melainkan dari dua dekade kesabaran, keteguhan, dan keberanian untuk tetap berjalan saat belum banyak yang percaya,” ujarnya.
Keberhasilan ini juga didukung fondasi Australia sebagai salah satu destinasi investasi global paling stabil. Dengan ekonomi sekitar AUD2,3 triliun, GDP per kapita di atas AUD90.000, sistem hukum independen, serta regulasi perencanaan yang transparan, Australia dinilai menawarkan kepastian di tengah dinamika global. Di dalamnya, Sydney berkembang sebagai safe haven di Asia Pasifik, dengan permintaan properti yang tumbuh secara struktural didorong migrasi, pendidikan, sektor kesehatan, dan ekonomi riil.
Menutup pernyataannya, Iwan kembali menegaskan pentingnya konsistensi dalam membangun kepercayaan. “Kami percaya, masa depan investasi Indonesia ada di tangan mereka yang berani melihat dunia sebagai panggung dan memiliki kesabaran untuk bermain dalam jangka panjang,” urainya.
Senada, Director of Capital One Global Capital, Samuel Sunito, menyampaikan kebanggaannya atas distribusi imbal hasil signifikan kepada investor Indonesia. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pemilihan aset yang tepat, tata kelola kuat, dan kesabaran mampu menghasilkan keuntungan nyata.
“Ke depan, One Global Capital berkomitmen memperluas akses investor Indonesia terhadap aset-aset properti berkualitas kelas dunia. Fokus kami adalah membuka lebih banyak kesempatan berinvestasi agar investor asal Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemilik aset di pasar global,” pungkas Samuel.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Nusapro Land Perkuat Sinergi Agen Properti, Tawarkan Hunian Syariah Terra Nusa Perintis
PT Nusantara Properti Land (Nusapro Land) memperkuat strategi pemasaran Terra Nusa Perintis dengan menggandeng puluhan agensi properti di Makassar.
Kamis, 24 Sep 2026 17:23
Ekbis
Properti Syariah di Makassar Makin Diminati, The Nusa Premier Sold Out 5 Bulan
Sebanyak 20 unit hunian The Nusa Premier di kawasan Perintis Kemerdekaan, Makassar, berhasil terjual habis hanya dalam waktu lima bulan sejak dipasarkan.
Sabtu, 29 Agu 2026 17:46
Ekbis
Bukit Baruga Hadirkan Ekosistem Hunian Terpadu untuk Gaya Hidup Modern
Bukit Baruga memperkuat posisi sebagai kawasan integrated township yang menghadirkan ekosistem hunian terpadu dengan fasilitas lengkap dan lingkungan yang mendukung kualitas hidup berkelanjutan.
Rabu, 29 Jul 2026 10:39
Ekbis
Luncurkan Coastal Living Collection, GMTD Perkuat Pengembangan Tanjung Bunga
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) terus memperkuat pengembangan kawasan Tanjung Bunga melalui peluncuran Coastal Living Collection.
Kamis, 16 Jul 2026 19:01
Ekbis
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
Pada tahap awal, Kalla Land & Property akan mengembangkan area seluas sekitar lima hektare yang mencakup lebih dari 100 unit rumah, clubhouse, serta kawasan komersial.
Senin, 29 Jun 2026 12:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan