Ketahui Pemakaian Listrik, PLN Permudah Pelanggan Pascabayar Lewat Fitur Catat Meter Mandiri
Kamis, 26 Mar 2026 17:49
Petugas PLN tengah memasang kWh Meter galangan kapal, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT PLN (Persero) terus mengakselerasi transformasi layanan digital demi menghadirkan kemudahan dan transparansi optimal bagi pelanggan. Melalui aplikasi PLN Mobile, salah satu fitur unggulan yang didorong pemanfaatannya adalah SwaCAM (Swadaya Catat Meter), layanan pencatatan angka stand kWh meter secara mandiri, khusus untuk pelanggan listrik pascabayar.
Dengan fitur inovatif ini, pelanggan tak perlu lagi bergantung pada jadwal kunjungan petugas untuk mencatat meteran. Mereka cukup memotret angka stand kWh meter menggunakan ponsel, memasukkan data melalui aplikasi, lalu mengirimkannya. Data ini kemudian akan langsung diproses oleh sistem PLN sebagai dasar perhitungan estimasi tagihan listrik bulanan mereka.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa SwaCAM adalah wujud komitmen PLN dalam menyajikan layanan yang lebih modern dan transparan.
“Fitur SwaCAM hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan yang utama, transparansi bagi pelanggan. Dengan layanan ini, pelanggan dapat mencatat meterannya secara mandiri sehingga tagihan listrik yang diterima akan lebih akurat, sesuai dengan konsumsi aktual mereka,” ungkap Edyansyah.
Pencatatan mandiri melalui fitur SwaCAM sangatlah praktis. Berikut adalah langkah-langkahnya di aplikasi PLN Mobile:
1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile, lalu daftar atau login akun.
2. Pilih menu “Catat Meter” pada halaman utama.
3. Klik “Mulai SwaCAM”.
4. Ambil foto angka stand kWh meter dengan jelas dan pastikan angkanya terbaca.
5. Pilih atau masukkan ID Pelanggan yang relevan.
6. Input angka stand kWh meter secara manual, sesuai hasil foto.
7. Kirim data untuk diproses oleh sistem.
"Penting untuk dicatat, fitur pencatatan mandiri ini memiliki jendela waktu yang spesifik. Pelanggan hanya dapat menyampaikan data setiap bulan pada periode tanggal 23 hingga 27. Apabila pelanggan tidak mengirimkan data dalam rentang waktu tersebut, pencatatan akan kembali dilakukan secara otomatis oleh petugas PLN," kata Edyansyah.
Lebih lanjut, Edyansyah menegaskan bahwa implementasi SwaCAM bukan hanya menawarkan kemudahan individual, tetapi juga secara kolektif meningkatkan transparansi dan mendorong efisiensi pelayanan secara keseluruhan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan ini secara aktif. Semakin banyak pelanggan yang menggunakan SwaCAM, semakin baik pula kualitas layanan yang bisa kami hadirkan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat di era digital,” pungkas Edyansyah.
Kehadiran fitur SwaCAM merupakan bagian dari transformasi digital PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang cepat, praktis, dan akurat, menandai langkah maju dalam pelayanan pelanggan pascabayar.
Dengan fitur inovatif ini, pelanggan tak perlu lagi bergantung pada jadwal kunjungan petugas untuk mencatat meteran. Mereka cukup memotret angka stand kWh meter menggunakan ponsel, memasukkan data melalui aplikasi, lalu mengirimkannya. Data ini kemudian akan langsung diproses oleh sistem PLN sebagai dasar perhitungan estimasi tagihan listrik bulanan mereka.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa SwaCAM adalah wujud komitmen PLN dalam menyajikan layanan yang lebih modern dan transparan.
“Fitur SwaCAM hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan yang utama, transparansi bagi pelanggan. Dengan layanan ini, pelanggan dapat mencatat meterannya secara mandiri sehingga tagihan listrik yang diterima akan lebih akurat, sesuai dengan konsumsi aktual mereka,” ungkap Edyansyah.
Pencatatan mandiri melalui fitur SwaCAM sangatlah praktis. Berikut adalah langkah-langkahnya di aplikasi PLN Mobile:
1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile, lalu daftar atau login akun.
2. Pilih menu “Catat Meter” pada halaman utama.
3. Klik “Mulai SwaCAM”.
4. Ambil foto angka stand kWh meter dengan jelas dan pastikan angkanya terbaca.
5. Pilih atau masukkan ID Pelanggan yang relevan.
6. Input angka stand kWh meter secara manual, sesuai hasil foto.
7. Kirim data untuk diproses oleh sistem.
"Penting untuk dicatat, fitur pencatatan mandiri ini memiliki jendela waktu yang spesifik. Pelanggan hanya dapat menyampaikan data setiap bulan pada periode tanggal 23 hingga 27. Apabila pelanggan tidak mengirimkan data dalam rentang waktu tersebut, pencatatan akan kembali dilakukan secara otomatis oleh petugas PLN," kata Edyansyah.
Lebih lanjut, Edyansyah menegaskan bahwa implementasi SwaCAM bukan hanya menawarkan kemudahan individual, tetapi juga secara kolektif meningkatkan transparansi dan mendorong efisiensi pelayanan secara keseluruhan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan ini secara aktif. Semakin banyak pelanggan yang menggunakan SwaCAM, semakin baik pula kualitas layanan yang bisa kami hadirkan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat di era digital,” pungkas Edyansyah.
Kehadiran fitur SwaCAM merupakan bagian dari transformasi digital PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang cepat, praktis, dan akurat, menandai langkah maju dalam pelayanan pelanggan pascabayar.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Pemadaman Listrik 6,5 Jam Jadi Batas Kompensasi PLN untuk Pelanggan
PT PLN (Persero) memastikan bahwa setiap pemberian kompensasi atas gangguan atau pemadaman aliran listrik kepada pelanggan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Kamis, 03 Sep 2026 20:58
Sulsel
Warga Lutim Resah Pemadaman Listrik Bergilir, PLN Ungkap Penyebabnya
Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat penjelasan dari PT PLN (Persero)
Rabu, 02 Sep 2026 17:42
News
PLN Pastikan Pasokan Listrik Makassar Kembali Normal Tanggal 5 September
PT PLN (Persero) memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) tetap terkendali meski tengah menghadapi dampak fenomena cuaca super El-Nino yang dirasakan sejak Juni lalu.
Selasa, 01 Sep 2026 17:25
News
PLN Siap Kawal Program PLTS 100 GWp Menuju Swasembada Energi
Pemerintah meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai langkah mempercepat swasembada energi nasional.
Rabu, 26 Agu 2026 18:47
Ekbis
Buruan! Promo Merdeka Daya PLN Berakhir 25 Agustus 2026
Pelanggan PLN masih memiliki kesempatan untuk menikmati diskon 50 persen biaya tambah daya listrik bertajuk promo Merdeka Daya hingga 25 Agustus 2026.
Kamis, 20 Agu 2026 14:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
4
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
5
Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan di 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
4
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
5
Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan di 2026