Taat Pajak, BTIIG Diganjar Apresiasi Gubernur Sulteng
Rabu, 15 Apr 2026 15:32
Komitmen dalam memenuhi kewajiban perpajakan mengantarkan PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau Huabao Indonesia meraih penghargaan dari Pemprov Sulteng. Foto/IST
PALU - Komitmen dalam memenuhi kewajiban perpajakan mengantarkan PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau Huabao Indonesia meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Apresiasi tersebut diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi perusahaan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Perusahaan dinilai konsisten membayar pajak air permukaan dan alat berat secara tepat waktu serta berkelanjutan. Kontribusi ini dinilai berperan penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan diterima oleh External Manager Huabao Indonesia, Alim Hendra. Prosesi penyerahan berlangsung dalam upacara peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (13/4/2026).
External Manager Huabao Indonesia, Alim Hendra, mengatakan pajak perusahaan merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah provinsi yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan, pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Hal ini sesuai dengan komitmen perusahaan untuk bisa selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan pemerintah daerah," ucap dia.
Ia menambahkan, perusahaan juga menjalankan visi yang sejalan dengan inisiatif global Belt and Road Initiative. Melalui program tersebut, perusahaan berupaya memperkuat jalur perdagangan internasional, termasuk di Indonesia, sekaligus menghadirkan dampak ekonomi yang luas.
Menurutnya, keterlibatan dalam Jalur Sutra modern tidak hanya berorientasi pada ekspansi bisnis, tetapi juga memiliki makna strategis dan filosofis. Hal ini mencakup penguatan ekonomi melalui perluasan pasar ekspor, efisiensi biaya logistik, peningkatan investasi asing, serta pertukaran budaya dan teknologi yang mendorong inovasi industri.
Lebih lanjut, kontribusi pajak perusahaan dinilai turut menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan penerimaan tersebut untuk mendukung sektor usaha kecil dan menengah melalui berbagai program seperti subsidi, pelatihan, dan insentif.
Dengan demikian, keberadaan pajak tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pembangunan. Dampaknya terlihat dalam terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan, peningkatan kesempatan kerja, serta pengurangan kesenjangan ekonomi di tingkat provinsi.
Perusahaan dinilai konsisten membayar pajak air permukaan dan alat berat secara tepat waktu serta berkelanjutan. Kontribusi ini dinilai berperan penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan diterima oleh External Manager Huabao Indonesia, Alim Hendra. Prosesi penyerahan berlangsung dalam upacara peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (13/4/2026).
External Manager Huabao Indonesia, Alim Hendra, mengatakan pajak perusahaan merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah provinsi yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan, pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Hal ini sesuai dengan komitmen perusahaan untuk bisa selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan pemerintah daerah," ucap dia.
Ia menambahkan, perusahaan juga menjalankan visi yang sejalan dengan inisiatif global Belt and Road Initiative. Melalui program tersebut, perusahaan berupaya memperkuat jalur perdagangan internasional, termasuk di Indonesia, sekaligus menghadirkan dampak ekonomi yang luas.
Menurutnya, keterlibatan dalam Jalur Sutra modern tidak hanya berorientasi pada ekspansi bisnis, tetapi juga memiliki makna strategis dan filosofis. Hal ini mencakup penguatan ekonomi melalui perluasan pasar ekspor, efisiensi biaya logistik, peningkatan investasi asing, serta pertukaran budaya dan teknologi yang mendorong inovasi industri.
Lebih lanjut, kontribusi pajak perusahaan dinilai turut menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan penerimaan tersebut untuk mendukung sektor usaha kecil dan menengah melalui berbagai program seperti subsidi, pelatihan, dan insentif.
Dengan demikian, keberadaan pajak tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pembangunan. Dampaknya terlihat dalam terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan, peningkatan kesempatan kerja, serta pengurangan kesenjangan ekonomi di tingkat provinsi.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN dan Pemprov Sulteng Tancap Gas Percepat Infrastruktur Listrik
Upaya memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah kian dipacu melalui kolaborasi erat antara PLN UIP Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Minggu, 03 Mei 2026 19:48
Sulsel
Konsisten Taat Pajak, MDA Kembali Raih Penghargaan dari Pemkab Luwu
Komitmen terhadap kewajiban pajak kembali mengantarkan PT Masmindo Dwi Area (MDA) meraih apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.
Minggu, 26 Apr 2026 10:44
News
DPRD Sulsel Minta Dispenda Perketat Akses Pengawasan Pajak Perusahaan
Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi PKS, Andi Syaifuddin Patahuddin, menyoroti lemahnya akses pengawasan terhadap sejumlah pelaku usaha dalam rapat kerja bersama Dispenda Sulsel.
Rabu, 15 Apr 2026 17:31
News
PT Vale Terima Penghargaan, Perkuat Peran dalam Pembangunan Daerah
PT Vale meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kepatuhan dan konsistensinya sebagai wajib pajak yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Senin, 13 Apr 2026 17:05
News
Legislator DPRD Sulsel Ungkap Celah Pajak Alat Berat, Begini Solusinya
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dari Fraksi PKS, Andi Syaifuddin Patahuddin, menilai penerimaan pajak dari penggunaan alat berat, khususnya di sektor pertambangan, belum optimal.
Kamis, 09 Apr 2026 18:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar