PLN dan Pemprov Sulteng Tancap Gas Percepat Infrastruktur Listrik
Minggu, 03 Mei 2026 19:48
Suasana audiensi antara jajaran PLN dan Gubernur Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu, Senin (27/4). Foto/Istimewa
PALU - Upaya memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah kian dipacu melalui kolaborasi erat antara PLN UIP Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Sinergi ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah tersebut.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran PLN dan Gubernur Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu, Senin (27/4). Pertemuan ini dipimpin oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, serta dihadiri General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto.
Dalam kesempatan tersebut, GM PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama ini dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran PLN UIP Sulawesi berperan strategis dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong investasi di daerah.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sulawesi Tengah yang berkembang pesat sebagai kawasan industri strategis,” ujarnya.
Sejumlah infrastruktur kelistrikan yang telah rampung turut dipaparkan dalam pertemuan tersebut. Di antaranya jaringan transmisi 150 kV Tentena – Kolonedale – Bungku yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Morowali dan Morowali Utara, Gardu Induk 150 kV Tawaeli di kawasan KEK Palu, serta beroperasinya PLTU Palu 3 berkapasitas 2 x 50 MW. Penguatan sistem juga dilakukan di wilayah timur melalui PLTMG Luwuk dan jaringan SUTT 150 kV isolated Luwuk – PLTMG Luwuk – Toili.
Selain capaian tersebut, PLN juga mengungkapkan sejumlah proyek strategis yang tengah dan akan dikembangkan dalam kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek tersebut meliputi pembangunan SUTT 150 kV Toili – Ampana – Bunta – Luwuk, Moutong – Tolitoli, Bangkir (Incomer 2 Phasa) Moutong – Tolitoli, Tambu – Bangkir, hingga Palu 3 – Tambu.
Kehadiran proyek-proyek ini diharapkan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus membuka peluang investasi baru di Sulawesi Tengah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pun menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan tersebut, mulai dari kemudahan perizinan, penyediaan ruang bebas jaringan (Right of Way/RoW), hingga percepatan rekomendasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), khususnya untuk pengembangan jalur Grid Luwuk.
Dukungan ini menjadi faktor penting dalam memastikan proyek berjalan lancar, termasuk pada pembangunan SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Kelistrikan adalah kebutuhan dasar sekaligus penggerak utama investasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam percepatan perizinan maupun fasilitasi di lapangan, agar seluruh proyek strategis ketenagalistrikan dapat berjalan tepat waktu,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap investasi yang masuk ke Sulawesi Tengah didukung oleh infrastruktur yang memadai, termasuk pasokan listrik yang andal. Karena itu, kolaborasi dengan PLN akan terus kami perkuat demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Audiensi ini menjadi langkah nyata dalam mempererat kerja sama kedua pihak guna memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan optimal. Dengan dukungan lintas sektor yang solid, PLN optimistis keandalan listrik di Sulawesi Tengah akan terus meningkat dan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran PLN dan Gubernur Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu, Senin (27/4). Pertemuan ini dipimpin oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, serta dihadiri General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto.
Dalam kesempatan tersebut, GM PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama ini dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran PLN UIP Sulawesi berperan strategis dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong investasi di daerah.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sulawesi Tengah yang berkembang pesat sebagai kawasan industri strategis,” ujarnya.
Sejumlah infrastruktur kelistrikan yang telah rampung turut dipaparkan dalam pertemuan tersebut. Di antaranya jaringan transmisi 150 kV Tentena – Kolonedale – Bungku yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Morowali dan Morowali Utara, Gardu Induk 150 kV Tawaeli di kawasan KEK Palu, serta beroperasinya PLTU Palu 3 berkapasitas 2 x 50 MW. Penguatan sistem juga dilakukan di wilayah timur melalui PLTMG Luwuk dan jaringan SUTT 150 kV isolated Luwuk – PLTMG Luwuk – Toili.
Selain capaian tersebut, PLN juga mengungkapkan sejumlah proyek strategis yang tengah dan akan dikembangkan dalam kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek tersebut meliputi pembangunan SUTT 150 kV Toili – Ampana – Bunta – Luwuk, Moutong – Tolitoli, Bangkir (Incomer 2 Phasa) Moutong – Tolitoli, Tambu – Bangkir, hingga Palu 3 – Tambu.
Kehadiran proyek-proyek ini diharapkan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus membuka peluang investasi baru di Sulawesi Tengah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pun menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan tersebut, mulai dari kemudahan perizinan, penyediaan ruang bebas jaringan (Right of Way/RoW), hingga percepatan rekomendasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), khususnya untuk pengembangan jalur Grid Luwuk.
Dukungan ini menjadi faktor penting dalam memastikan proyek berjalan lancar, termasuk pada pembangunan SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Kelistrikan adalah kebutuhan dasar sekaligus penggerak utama investasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam percepatan perizinan maupun fasilitasi di lapangan, agar seluruh proyek strategis ketenagalistrikan dapat berjalan tepat waktu,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap investasi yang masuk ke Sulawesi Tengah didukung oleh infrastruktur yang memadai, termasuk pasokan listrik yang andal. Karena itu, kolaborasi dengan PLN akan terus kami perkuat demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Audiensi ini menjadi langkah nyata dalam mempererat kerja sama kedua pihak guna memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan optimal. Dengan dukungan lintas sektor yang solid, PLN optimistis keandalan listrik di Sulawesi Tengah akan terus meningkat dan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLTM Salu Noling Kantongi SLO, Selangkah Menuju Operasi Komersial
Kedua SLO berlaku selama lima tahun, mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2031, sepanjang ketentuan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tetap dipenuhi.
Kamis, 13 Agu 2026 09:59
News
PLN UIP Sulawesi Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3
PLN UIP Sulawesi meraih nilai 90,36 persen dengan predikat Memuaskan dan Bendera Emas dalam Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Rabu, 12 Agu 2026 07:23
Ekbis
PLN UIP Sulawesi Perkuat UMKM Bantaeng lewat Pemasaran Digital
Sebanyak 31 pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN UIP Sulawesi.
Selasa, 11 Agu 2026 14:23
News
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
PT PLN memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:28
News
PLN UIP Sulawesi & BINDA Sultra Perkuat Sinergi Amankan Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PLN UIP Sulawesi memperkuat sinergi dengan BINDA Sulawesi Tenggara guna mendukung kelancaran dan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sabtu, 08 Agu 2026 08:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel