Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan

Sabtu, 06 Jun 2026 18:34
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
Telkomsel menegaskan komitmen untuk terus menciptakan dampak yang bermakna melalui bisnis yang berkelanjutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Foto/Istimewa
Comment
Share
JAKARTA - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan dampak yang bermakna melalui bisnis yang berkelanjutan. Bagi Telkomsel, keberlanjutan bukan sekadar strategi bisnis, melainkan bagian dari upaya perusahaan dalam memberdayakan generasi masa depan melalui semangat Melayani Sepenuh Hati.

Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Diaz F.M. Hendropriyono, mengatakan perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar dalam mendorong praktik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi Telkomsel yang meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan. Perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat, terutama bagi generasi masa depan,” ujarnya.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan beriringan dengan kemajuan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. Sebesar apa pun pertumbuhan yang dicapai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat menurun. Karena itu, kami akan terus berinovasi agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin luas dan berdampak,” kata Nugroho.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga pilar keberlanjutan Telkomsel, yakni Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi.

Melalui Jaga Cita, Telkomsel terus memperluas akses dan peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital. Sepanjang 2025, Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C, didukung lebih dari 293 ribu BTS yang menjangkau seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 360 desa yang sebelumnya tergolong blank spot.

Selain memperluas konektivitas, Telkomsel juga membina sekitar 90 ribu pelajar, pelaku UMKM, komunitas, dan talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital. Pengembangan kompetensi karyawan juga terus dilakukan, termasuk pada bidang kecerdasan artifisial (AI), keamanan siber, dan data science.

Pada pilar Jaga Data, Telkomsel menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang aman, bertanggung jawab, dan andal. Upaya tersebut diperkuat dengan penerapan sistem manajemen keamanan informasi yang mengacu pada standar internasional ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.

Sementara itu, melalui Jaga Bumi, Telkomsel berupaya mengurangi jejak karbon sekaligus menjaga keberlangsungan layanan di tengah tantangan perubahan iklim. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah memanfaatkan energi terbarukan dari solar panel dan mikrohidro. Seluruh limbah elektronik perusahaan juga telah dikelola melalui skema recycle, reuse, dan refurbish, sementara 100 persen kemasan kartu SIM menggunakan material kertas yang lebih ramah lingkungan.

Upaya pelestarian lingkungan turut diperkuat melalui penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025 sebagai bagian dari program carbon offsetting. Di saat yang sama, Telkomsel terus meningkatkan ketahanan infrastruktur layanan, mulai dari BTS hingga gedung operasional, terhadap risiko perubahan iklim.

Dampak keberlanjutan yang dihadirkan Telkomsel juga dirasakan oleh berbagai pemangku kepentingan. Sepanjang 2025, sekitar 83 persen dari total pendapatan perusahaan didistribusikan kembali kepada pemerintah, pemegang saham, pemasok dalam rantai pasok, dan karyawan. Kontribusi tersebut turut didukung oleh lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, mengatakan bahwa perjalanan menuju bisnis berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita dapat bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi serta membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi strategi keberlanjutan GoZero Telkom Group, Telkomsel juga terus mendukung target pengurangan emisi menuju Net Zero 2060 yang dicanangkan Telkom Group.Informasi mengenai berbagai inisiatif keberlanjutan Telkomsel dapat diakses melalui situs resmi perusahaan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru