Cerita Om Daeng, ke Makkah Naik Xmax hingga Rencana Menaklukkan Eropa
Senin, 12 Jan 2026 00:06
Anshar alias Om Daeng (kiri) saat hadir pada kegiatan Gathering dan Celebration di salah satu warung kopi di Kota Makassar, kemarin. Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
MAKASSAR - Cerita Anshar alias Om Daeng bermotor ke Makkah, Arab Saudi dengan Yamaha XMax selama 7 bulan, menyita perhatian publik beberapa waktu terakhir. Perjalanan ini kelak menjadi pembuka tur selanjutnya di daratan Eropa.
Om Daeng menceritakan petualangan sekaligus mimpinya itu ketika hadir pada kegiatan Gathering dan Celebration yang digelar gabungan Komunitas Xmax bersama PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) dan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Kota Makassar, Minggu sore.
Di depan ratusan anggota komunitas Xmax, Om Daeng bercerita bahwa perjalanan ini tidak sekadar membutuhkan mental, namun juga materi. Dia mengaku butuh 2 tahun untuk melakukan persiapan, meriset untuk menentukan jalur, mengetahui aturan pendatang di tiap negara, modal, hingga kondisi motor.
"Saya merencanakan perjalanan ke Makkah 2 tahun. Selama waktu itu, saya melakukan riset untuk jalur, menyiapkan rencana a-b-c, dan dana," beber bapak dua anak ini.
Pria asal Kabupaten Gowa ini memulai perjalanannya dari Lumajang, menuju Jakarta, kemudian Sumatera dan menyeberang ke Singapura. Total ada 12 negara yang ia lintasi, di antaranya Malaysia, Thailand, Laos, China, Kazakztan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, dan tiba di Arab Saudi. Total ia menempuh 27 ribu kilometer.
Selama perjalanannya itu, Om Daeng menemui beragam kesulitan, di antaranya peraturan administrasi negara yang berbeda dan mendadak berubah hingga motor yang rusak.
"Saya bisa melihat bagaimana perbedaan masing-masing negara dalam menyambut dan menerima pendatang. Saya melintasi Afghanistan, di mana perbatasannya dijaga Taliban bersenjata. Jantung sempat deg-degan, tapi mereka memberi senyuman, bahkan pelukan ketika tahu saya muslim," kenang Om Daeng.
Om Daeng bilang, Makkah, selain menjadi perjalanan religius, juga ibarat meminta "restu" sebelum berkeliling dunia dengan motor. Sebab, ia sebenarnya bercita-cita mengelilingi dunia dengan motor metik.

"Sebenarnya saya bermimpi keliling dunia. Tetapi sebelum itu, saya meminta restu dulu ke Tanah Suci, Mekkah. Saya umrah dulu," kata Om Daeng.
Perjalanan ke Makkah dia sebut sebagai etape pertama. Etape kedua akan dimulai dari Makkah menujud daratan Eropa dengan titik finish di London, Inggris.
Dukungan Yamaha
Selama perjalanan 27.000 kilometer itu, Om Daeng mendapat sokongan dari berbagai pihak. Selain sponsorship dari brand-brand tertentu, Yamaha menurut dia berada pada posisi strategis dan krusial. Yamaha membantu memberikan titik-titik servis. Bahkan ada momen motornya harus diservis berat lantaran sasis yang nyaris patah.
"Di Dubai, saya tinggal satu bulan karena harus membenarkan motor. Perbaikan itu dibantu Yamaha Indonesia yang menghubungi Yamaha Jepang, kemudian menghubungi Yamaha UEA," kata Om Daeng.
Sponsorship dan Yamaha menurutnya membantu menekan pengeluaran. Di mana, total ia menghabiskan Rp320 juta, jauh lebih besar dari yang ia rencanakan.
"Tetapi yang perlu diingat, sponsor itu hanya bonus. Kita harus siap dulu, jangan berharap ada yang sponsori, karena ini misi individu kita," beber Om Daeng.
Namun di balik semua drama tersebut, Om Daeng mengaku mendapat banyak pelajaran hidup. "Saya mempelajari karakter, budaya, melihat negara, bagaimana mereka menyambut tamu. Dari perjalanan kemarin cukup banyak rintangan, tapi semua bisa saya lalui, saya percaya itu campur tangan tuhan," pungkas Om Daeng.
Manager Promosi PT SJAM Sintya Conarta mengatakan, Yamaha akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif dari member komunitas, termasuk pertemuan Om Daeng bersama komunitas Yamaha XMax di Makassar. Yamaha bahkan memberikan hadiah XMax Tech Max ke Om Daeng.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mempererat hubungan sesama anggota komunitas. Mana tahu ke depan akan ada touring bersama juga,” kata Sintya.
Sementara itu, salah satu anggota komunitas XMax, Andi Hertasning atau Ambi menerangkan bahwa pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi klub motor Yamaha dan berbagi pengalaman positif dari Om Daeng.
"Awalnya ini kegiatan ngopi biasa, namun karena support Yamaha Suraco yang luar biasa sehingga bisa terwujud kegiatan ini," pungkas Ambi.
Om Daeng menceritakan petualangan sekaligus mimpinya itu ketika hadir pada kegiatan Gathering dan Celebration yang digelar gabungan Komunitas Xmax bersama PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) dan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Kota Makassar, Minggu sore.
Di depan ratusan anggota komunitas Xmax, Om Daeng bercerita bahwa perjalanan ini tidak sekadar membutuhkan mental, namun juga materi. Dia mengaku butuh 2 tahun untuk melakukan persiapan, meriset untuk menentukan jalur, mengetahui aturan pendatang di tiap negara, modal, hingga kondisi motor.
"Saya merencanakan perjalanan ke Makkah 2 tahun. Selama waktu itu, saya melakukan riset untuk jalur, menyiapkan rencana a-b-c, dan dana," beber bapak dua anak ini.
Pria asal Kabupaten Gowa ini memulai perjalanannya dari Lumajang, menuju Jakarta, kemudian Sumatera dan menyeberang ke Singapura. Total ada 12 negara yang ia lintasi, di antaranya Malaysia, Thailand, Laos, China, Kazakztan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, dan tiba di Arab Saudi. Total ia menempuh 27 ribu kilometer.
Selama perjalanannya itu, Om Daeng menemui beragam kesulitan, di antaranya peraturan administrasi negara yang berbeda dan mendadak berubah hingga motor yang rusak.
"Saya bisa melihat bagaimana perbedaan masing-masing negara dalam menyambut dan menerima pendatang. Saya melintasi Afghanistan, di mana perbatasannya dijaga Taliban bersenjata. Jantung sempat deg-degan, tapi mereka memberi senyuman, bahkan pelukan ketika tahu saya muslim," kenang Om Daeng.
Om Daeng bilang, Makkah, selain menjadi perjalanan religius, juga ibarat meminta "restu" sebelum berkeliling dunia dengan motor. Sebab, ia sebenarnya bercita-cita mengelilingi dunia dengan motor metik.

"Sebenarnya saya bermimpi keliling dunia. Tetapi sebelum itu, saya meminta restu dulu ke Tanah Suci, Mekkah. Saya umrah dulu," kata Om Daeng.
Perjalanan ke Makkah dia sebut sebagai etape pertama. Etape kedua akan dimulai dari Makkah menujud daratan Eropa dengan titik finish di London, Inggris.
Dukungan Yamaha
Selama perjalanan 27.000 kilometer itu, Om Daeng mendapat sokongan dari berbagai pihak. Selain sponsorship dari brand-brand tertentu, Yamaha menurut dia berada pada posisi strategis dan krusial. Yamaha membantu memberikan titik-titik servis. Bahkan ada momen motornya harus diservis berat lantaran sasis yang nyaris patah.
"Di Dubai, saya tinggal satu bulan karena harus membenarkan motor. Perbaikan itu dibantu Yamaha Indonesia yang menghubungi Yamaha Jepang, kemudian menghubungi Yamaha UEA," kata Om Daeng.
Sponsorship dan Yamaha menurutnya membantu menekan pengeluaran. Di mana, total ia menghabiskan Rp320 juta, jauh lebih besar dari yang ia rencanakan.
"Tetapi yang perlu diingat, sponsor itu hanya bonus. Kita harus siap dulu, jangan berharap ada yang sponsori, karena ini misi individu kita," beber Om Daeng.
Namun di balik semua drama tersebut, Om Daeng mengaku mendapat banyak pelajaran hidup. "Saya mempelajari karakter, budaya, melihat negara, bagaimana mereka menyambut tamu. Dari perjalanan kemarin cukup banyak rintangan, tapi semua bisa saya lalui, saya percaya itu campur tangan tuhan," pungkas Om Daeng.
Manager Promosi PT SJAM Sintya Conarta mengatakan, Yamaha akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif dari member komunitas, termasuk pertemuan Om Daeng bersama komunitas Yamaha XMax di Makassar. Yamaha bahkan memberikan hadiah XMax Tech Max ke Om Daeng.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mempererat hubungan sesama anggota komunitas. Mana tahu ke depan akan ada touring bersama juga,” kata Sintya.
Sementara itu, salah satu anggota komunitas XMax, Andi Hertasning atau Ambi menerangkan bahwa pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi klub motor Yamaha dan berbagi pengalaman positif dari Om Daeng.
"Awalnya ini kegiatan ngopi biasa, namun karena support Yamaha Suraco yang luar biasa sehingga bisa terwujud kegiatan ini," pungkas Ambi.
(MAN)
Berita Terkait
Lifestyle
SJAM Gelar Jappa Jokka di Jalan Sulawesi, Bawa Nuansa Imlek, Cap Go Meh dan Ramadan
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) Makassar menggelar Jappa Jokka di sepanjang Jalan Sulawesi pada 28 Februari hingga 1 Maret.
Senin, 23 Feb 2026 10:28
Ekbis
Re-opening, Sentral Yamaha Makassar Tampil Lebih Premium dan Modern
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bersama PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) melakukan re-opening Showroom Sentral Yamaha Makassar di Jalan AP Pettarani, kemarin.
Kamis, 05 Feb 2026 08:07
News
SMK Kontes Road to Factory SJAM Masuki Final, 31 Sekolah Berebut Tiket ke Pabrik Yamaha
Program SMK Kontes Road to Factory yang digagas PT SJAM memasuki babak final, Kamis (22/1/2026). Pada tahap akhir ini, peserta diuji kemampuan teori dan praktik otomotif serta pemasaran.
Kamis, 22 Jan 2026 15:29
Lifestyle
Dari Laki Code hingga Touring, Strategi Asmo Sulsel Rangkul Komunitas Honda
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang erat dan berkelanjutan dengan komunitas pecinta sepeda motor Honda.
Selasa, 16 Des 2025 14:23
Lifestyle
Ribuan Anak Muda Larut Dalam Keseruan Puncak Fazzio Youth Festival Makassar
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) menggelar puncak acara Yamaha Fazzio Youth Festival di GOR Pemuda, Jalan AP Pettarani, Minggu 2 November 2025.
Selasa, 04 Nov 2025 22:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Islam Tinggi
2
Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
3
Kumpulkan OKP, Vonny Klaim DPP Gerindra Dukung Dirinya Pimpin KNPI Sulsel
4
GEN-R Fakultas Kedokteran UMI Ramai Peserta, Kultum hingga Desain Poster Diserbu Pelajar
5
Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Islam Tinggi
2
Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
3
Kumpulkan OKP, Vonny Klaim DPP Gerindra Dukung Dirinya Pimpin KNPI Sulsel
4
GEN-R Fakultas Kedokteran UMI Ramai Peserta, Kultum hingga Desain Poster Diserbu Pelajar
5
Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah