Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
Minggu, 01 Mar 2026 13:00
Buka puasa Pemkab Gowa bersama media di rumah jabatan Bupati Gowa, Sabtu (28/2). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Event pariwisata andalan Kabupaten Gowa, Beautiful Malino, masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI tahun 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memastikan kualitas penyelenggaraan tetap dijaga meski anggaran tahun ini diturunkan akibat efisiensi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat buka puasa bersama media di rumah jabatan Bupati Gowa, Sabtu (28/2).
Husniah bersyukur Beautiful Malino kembali masuk kalender event pariwisata nasional. Menurutnya, pencapaian itu menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.
Ia menilai Malino sebagai destinasi wisata terdekat dari Makassar yang menawarkan panorama alam Sulawesi Selatan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah kunjungan dan transaksi meningkat signifikan.
“Dalam Beautiful Malino kemarin kunjungan meningkat signifikan. Kita mendatangkan 115.102 kunjungan dengan transaksi Rp11,3 miliar. Ini artinya banyak orang yang mau datang ke Malino mau menikmati Malino,” ucapnya.
Meski masuk KEN 2026, Pemkab Gowa menurunkan anggaran penyelenggaraan. Pada 2025, anggaran mencapai Rp1 miliar. Penurunan dilakukan sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Untuk menjaga kemeriahan acara, Husniah mengundang keterlibatan pihak ketiga dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak bergantung sepenuhnya pada APBD. Selain itu, durasi kegiatan juga direncanakan lebih singkat.
“Adanya efisiensi anggaran ini, makanya kita harus bekerja sama dengan seluruh stake holder. Jangan bergantung sepenuhnya kepada pemerintah. Harapan saya beautiful Malino lebih semarak. Waktu juga akan kita kurangi mungkin 3 hari,” ucapnya.
Pemkab Gowa juga mengevaluasi sejumlah aspek pelaksanaan, terutama kebersihan dan keamanan kawasan wisata Malino. Kedua hal itu dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan dan rasa aman pengunjung.
“Namanya saja pusat wisata, tentu kita harus lebih maksimal di kebersihan, karena ini terkait dengan kenyamanan pengunjung. Kemudian kedua, keamanan. Itu juga menjadi poin penting supaya orang tidak was-was datang ke Malino,” ujarnya.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju kawasan wisata Malino saat puncak kunjungan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat buka puasa bersama media di rumah jabatan Bupati Gowa, Sabtu (28/2).
Husniah bersyukur Beautiful Malino kembali masuk kalender event pariwisata nasional. Menurutnya, pencapaian itu menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.
Ia menilai Malino sebagai destinasi wisata terdekat dari Makassar yang menawarkan panorama alam Sulawesi Selatan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah kunjungan dan transaksi meningkat signifikan.
“Dalam Beautiful Malino kemarin kunjungan meningkat signifikan. Kita mendatangkan 115.102 kunjungan dengan transaksi Rp11,3 miliar. Ini artinya banyak orang yang mau datang ke Malino mau menikmati Malino,” ucapnya.
Meski masuk KEN 2026, Pemkab Gowa menurunkan anggaran penyelenggaraan. Pada 2025, anggaran mencapai Rp1 miliar. Penurunan dilakukan sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Untuk menjaga kemeriahan acara, Husniah mengundang keterlibatan pihak ketiga dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak bergantung sepenuhnya pada APBD. Selain itu, durasi kegiatan juga direncanakan lebih singkat.
“Adanya efisiensi anggaran ini, makanya kita harus bekerja sama dengan seluruh stake holder. Jangan bergantung sepenuhnya kepada pemerintah. Harapan saya beautiful Malino lebih semarak. Waktu juga akan kita kurangi mungkin 3 hari,” ucapnya.
Pemkab Gowa juga mengevaluasi sejumlah aspek pelaksanaan, terutama kebersihan dan keamanan kawasan wisata Malino. Kedua hal itu dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan dan rasa aman pengunjung.
“Namanya saja pusat wisata, tentu kita harus lebih maksimal di kebersihan, karena ini terkait dengan kenyamanan pengunjung. Kemudian kedua, keamanan. Itu juga menjadi poin penting supaya orang tidak was-was datang ke Malino,” ujarnya.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju kawasan wisata Malino saat puncak kunjungan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
3 Pelajar Gowa Raih Beasiswa Sampoerna, Kalahkan Puluhan Kompetitor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat investasi sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan dengan memberikan dukungan beasiswa kepada pelajar berprestasi.
Rabu, 15 Apr 2026 18:49
Sulsel
Canangkan Gerakan Ayo Bersepeda, Bupati Gowa Dorong Hemat Energi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong pola hidup sehat sekaligus penghematan energi melalui Pencanangan Gerakan “Ayo Bersepeda” yang dilaksanakan dalam program rutin Rabu Sehat yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (15/4).
Rabu, 15 Apr 2026 12:17
Sulsel
Wabup Gowa Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pelatihan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.
Rabu, 15 Apr 2026 11:59
Sulsel
Pemkab Gowa Dorong Percepatan Bendungan Jenelata, Pastikan Manfaat bagi Warga
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong percepatan pembangunan Bendungan Jenelata melalui kegiatan pemberitahuan rencana pembangunan yang digelar di Kantor Desa Moncongloe.
Selasa, 14 Apr 2026 17:18
Sulsel
Bupati Talenrang Dorong Kafilah Gowa Tampil Maksimal di MTQ Sulsel
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Minggu (12/4).
Senin, 13 Apr 2026 13:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar