Pemkab Luwu Timur Tancap Gas Bangun Sirkuit Permanen

Minggu, 31 Mei 2026 13:25
Pemkab Luwu Timur Tancap Gas Bangun Sirkuit Permanen
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan olahraga otomotif. Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU TIMUR - Kabupaten Luwu Timur semakin menunjukkan keseriusannya menjadi pusat olahraga otomotif di Sulawesi Selatan. Ambisi besar itu ditandai dengan dibukanya Bupati Cup II Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IMI Sulsel Putaran I Tahun 2026 di Sirkuit Taman Sayang Malili, Sabtu (30/5/26).

Tak sekadar menggelar balapan, ajang bergengsi ini menjadi panggung pembuktian bahwa Luwu Timur siap naik kelas sebagai daerah penghasil atlet balap sekaligus destinasi olahraga otomotif masa depan.

Atmosfer kompetisi semakin semarak dengan kehadiran pembalap motor level Asia asal Luwu Timur, M. Badly Ayatullah Massorong. Kehadirannya di tengah ratusan riders dan ribuan penonton menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi generasi muda yang bercita-cita meniti karier di dunia balap profesional.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan olahraga otomotif. Salah satu langkah besar yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan sirkuit permanen sebagai fasilitas balap yang representatif.

"Selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara, tim keamanan, dan terutama atas dukungan penuh dari IMI Sulsel. Kami berharap, penyelenggaraan event yang sama tahun depan sudah bisa menggunakan sirkuit permanen," ujar Irwan.

Rencana pembangunan sirkuit permanen tersebut dinilai sangat strategis, terlebih setelah Luwu Timur ditetapkan sebagai calon tunggal tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIX Sulawesi Selatan Tahun 2030.

Ketua Harian KONI Sulsel, Abdul Chalik Suang, menilai momentum Kejurprov ini menjadi langkah awal untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

"Sebagai calon tunggal pelaksanaan Porprov 19 nantinya, saya berharap Luwu Timur mampu melahirkan atlet-atlet profesional dan kompeten, dimulai dari momentum Kejurprov Road Race IMI Sulsel 2026 hari ini," katanya.

Menurutnya, kompetisi resmi seperti ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam mengurangi praktik balap liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua IMI Luwu Timur sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Hardiansyah. Ia menegaskan bahwa event ini hadir sebagai wadah bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka di jalur yang aman, legal, dan berorientasi prestasi.

"Tujuan utama kami adalah menyediakan wadah prestasi bagi generasi muda. Kami ingin memberikan ruang yang aman dan legal bagi para pembalap muda untuk meraih prestasi di jalur yang resmi," jelasnya.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 30 hingga 31 Mei 2026, ini diikuti 220 starter dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Sulawesi Selatan, peserta juga datang dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Jawa Timur, menandakan semakin besarnya daya tarik Luwu Timur dalam peta olahraga otomotif regional.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru