Wali Kota Makassar Lantik Puluhan Pejabat Eselon II dan III Besok
Minggu, 15 Jun 2025 16:20
Kantor Balai Kota Makassar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (15/6/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin diagendakan melantik pejabat eselon II dan eselon III pada Senin, (16/6/2025) besok di Balai Kota.
"Insyallah besok, mungkin sore yah. Saya masih mau lihat beberapa hal yang masih kita harus perhatikan. Teknisnya nanti pak Sekda (pelantikan besok)," ujarnya kepada wartawan tadi pagi, Minggu (15/6/2025).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda mengungkapkan, izin mutasi pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar telah dikantongi.
"Sebenarnya izin sudah ada, tadi disampaikan Pak Wali Kota Makassar bahwa izin mutasi sudah ada, baik eselon II dan eselon III. Izinnya kan terpisah, khusus untuk job fit itu sudah," ungkapnya.
Mantan Lurah Lakkang, Kecamatan Tallo ini mengatakan bahwa pelantikan pejabat eselon II dan eselon III besok akan diikuti sekitar 40 hingga 50 pejabat.
"Kemudian untuk eselon III sudah rampung, tinggal harinya. Tadi sudah disampaikan oleh Pak Wali bahwa hari Senin sore besok (pelantikan eselon II dan eselon III), berarti kita akan lakukan rapat pemantapan terakhir untuk persiapan besok. Saya kira sekitar 40 hingga 50-an, itu semua eselon II dan eselon III kalau digabung. Nanti kita hitung lagi," kata dia.
Kemudian, saat ditanyakan terkait isu beredarnya nama-nama mutasi eselon II dan eselon III di berbagai platform media. Ia menampik sebaran berita tersebut.
"Kalau yang beredar itu ada benar, ada tidak. Kita lihat besok siapa yang dilantik, apakah benar atau tidak, yang jelas ada juga tidak benarnya," tandasnya saat dikonfirmasi oleh wartawan tadi pagi.
Pria kelahiran 1980 itu juga menuturkan, usulan nama-nama mutasi di lingkup Pemkot Makassar disortir melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta instansi terkait lainnya.
"Dalam mutasi kan kita mengusulkan nama-nama, kemudian ini diseleksi dari BKN, lalu diketahui oleh pemerintah provinsi, dan Mendagri tentunya. Kita lihat apakah nama-nama (diusulkan) ini disetujui atau tidak, bisa saja ada yang disetujui atau tidak disetujui," tuturnya.
Mantan Camat Ujung Pandang ini juga menjelaskan, sebelum pelantikan besok, daftar nama mutasi telah dikonfirmasi terlebih dahulu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
"Tetap hak prerogatifnya Pak Wali Kota (pengusulan mutasi), tetapi kan perlu ada verifikasi dari BKN, pemprov, dan Kemendagri melihat bahwa apakah sesuai atau tidak. Kalau misalnya sesuai maka diberikan izin, kalau misalnya tidak sesuai tentu pasti ada beberapa pertimbangan," pungkas Zulkifli.
"Insyallah besok, mungkin sore yah. Saya masih mau lihat beberapa hal yang masih kita harus perhatikan. Teknisnya nanti pak Sekda (pelantikan besok)," ujarnya kepada wartawan tadi pagi, Minggu (15/6/2025).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda mengungkapkan, izin mutasi pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar telah dikantongi.
"Sebenarnya izin sudah ada, tadi disampaikan Pak Wali Kota Makassar bahwa izin mutasi sudah ada, baik eselon II dan eselon III. Izinnya kan terpisah, khusus untuk job fit itu sudah," ungkapnya.
Mantan Lurah Lakkang, Kecamatan Tallo ini mengatakan bahwa pelantikan pejabat eselon II dan eselon III besok akan diikuti sekitar 40 hingga 50 pejabat.
"Kemudian untuk eselon III sudah rampung, tinggal harinya. Tadi sudah disampaikan oleh Pak Wali bahwa hari Senin sore besok (pelantikan eselon II dan eselon III), berarti kita akan lakukan rapat pemantapan terakhir untuk persiapan besok. Saya kira sekitar 40 hingga 50-an, itu semua eselon II dan eselon III kalau digabung. Nanti kita hitung lagi," kata dia.
Kemudian, saat ditanyakan terkait isu beredarnya nama-nama mutasi eselon II dan eselon III di berbagai platform media. Ia menampik sebaran berita tersebut.
"Kalau yang beredar itu ada benar, ada tidak. Kita lihat besok siapa yang dilantik, apakah benar atau tidak, yang jelas ada juga tidak benarnya," tandasnya saat dikonfirmasi oleh wartawan tadi pagi.
Pria kelahiran 1980 itu juga menuturkan, usulan nama-nama mutasi di lingkup Pemkot Makassar disortir melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta instansi terkait lainnya.
"Dalam mutasi kan kita mengusulkan nama-nama, kemudian ini diseleksi dari BKN, lalu diketahui oleh pemerintah provinsi, dan Mendagri tentunya. Kita lihat apakah nama-nama (diusulkan) ini disetujui atau tidak, bisa saja ada yang disetujui atau tidak disetujui," tuturnya.
Mantan Camat Ujung Pandang ini juga menjelaskan, sebelum pelantikan besok, daftar nama mutasi telah dikonfirmasi terlebih dahulu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
"Tetap hak prerogatifnya Pak Wali Kota (pengusulan mutasi), tetapi kan perlu ada verifikasi dari BKN, pemprov, dan Kemendagri melihat bahwa apakah sesuai atau tidak. Kalau misalnya sesuai maka diberikan izin, kalau misalnya tidak sesuai tentu pasti ada beberapa pertimbangan," pungkas Zulkifli.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ketua DPRD Makassar Minta Camat Baru Fokus Sampah dan Siaga Banjir
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menanggapi pelantikan serentak camat di lingkup Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif, Jumat (6/2/2026).
Jum'at, 06 Feb 2026 19:04
Makassar City
Mutasi Perdana Makassar 2026: 13 Camat Bergeser, 106 Pejabat Resmi Dilantik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Jum'at, 06 Feb 2026 16:49
Makassar City
Pemkot Makassar Relokasi Puluhan PKL di Poros BTP Tamalanrea
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menunjukkan komitmen dalam menata ruang publik agar tetap aman, tertib, dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Sabtu, 31 Jan 2026 17:12
Makassar City
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, meninjau pelaksanaan program Kampung KB di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Jum'at, 30 Jan 2026 20:33
News
Bongkar Lapak, Fungsi Jalur Pedestrian di Jl Sultan Alauddin Kembali
Pemkot Makassar menertibkan bangunan liar berupa lapak PKL yang berdiri di atas trotoar dan saluran drainase di kawasan Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Rabu (28/1/2026).
Rabu, 28 Jan 2026 18:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Jalankan Program ASRI, Dukung Arahan Presiden Prabowo Wujudkan Lingkungan Bersih
2
Plt Kadis Dikbud Dorong Transformasi Digital Sekolah di Jeneponto
3
Investasi Sulsel 2025 Tembus Rp19,54 Triliun, Tumbuh 39,25 Persen
4
Tahun Kelima, Danamon - Adira Finance Dukung IIMS Jakarta 2026
5
Bank Sulselbar Tegaskan Kooperatif dalam Sidang Dugaan Korupsi Kredit Konstruksi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Jalankan Program ASRI, Dukung Arahan Presiden Prabowo Wujudkan Lingkungan Bersih
2
Plt Kadis Dikbud Dorong Transformasi Digital Sekolah di Jeneponto
3
Investasi Sulsel 2025 Tembus Rp19,54 Triliun, Tumbuh 39,25 Persen
4
Tahun Kelima, Danamon - Adira Finance Dukung IIMS Jakarta 2026
5
Bank Sulselbar Tegaskan Kooperatif dalam Sidang Dugaan Korupsi Kredit Konstruksi