Ketua DPRD Makassar Minta Camat Baru Fokus Sampah dan Siaga Banjir
Jum'at, 06 Feb 2026 19:04
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, saat ditemui di Lapangan Karebosi, Jumat (6/2/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menanggapi pelantikan serentak camat di lingkup Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif, Jumat (6/2/2026). Ia menilai rotasi pejabat sebagai langkah penyegaran birokrasi sekaligus momentum memperkuat kinerja pelayanan publik.
Supratman menegaskan seluruh pejabat eselon yang terkena rotasi tetap mendapatkan posisi baru. Dengan demikian, tidak ada pejabat yang kehilangan jabatan atau dinonjobkan dalam kebijakan tersebut.
"Itu sesuai dengan arahan Kemendagri bahwa apa yang menjadi aturan itu yang dilakukan oleh Bapak Wali Kota. Terkait dengan kinerja, Insyaallah pasti kalau tenaga baru kan pasti akan ada muncul semangat baru," ujarnya.
Menurutnya, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik bukanlah personel baru dalam pemerintahan. Mereka dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan untuk segera beradaptasi dengan tanggung jawab di wilayah masing-masing.
"Insyaallah mereka juga yang dilantik ini, pergeseran ini bukan juga orang yang baru di aparatur sipil negara, tetapi mereka punya pengalaman dan siap untuk ditempatkan di mana pun," terangnya.
Lebih lanjut, Supratman menekankan pentingnya para camat baru fokus pada isu prioritas daerah, khususnya pengelolaan sampah dan kesiapsiagaan menghadapi banjir. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait penanganan masalah lingkungan dan kebencanaan.
"Ya, bencana-bencana ini paling tidak di Makassar kita dengan kondisi sekarang cuaca seperti ini pasti akan rawan banjir. Paling tidak ada beberapa wilayah misalnya Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala, mesti harus mempersiapkan terkait dengan hal tersebut," tuturnya.
Ia juga meminta camat di wilayah rawan untuk membentuk tim siaga sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir, terutama pada musim hujan yang masih berlangsung.
"Jadi kita berharap camat yang baru dilantik ini paling tidak untuk empat kecamatan itu mesti menyiapkan siaga, tim siaganya atau Satgasnya," pungkasnya.
Supratman menegaskan seluruh pejabat eselon yang terkena rotasi tetap mendapatkan posisi baru. Dengan demikian, tidak ada pejabat yang kehilangan jabatan atau dinonjobkan dalam kebijakan tersebut.
"Itu sesuai dengan arahan Kemendagri bahwa apa yang menjadi aturan itu yang dilakukan oleh Bapak Wali Kota. Terkait dengan kinerja, Insyaallah pasti kalau tenaga baru kan pasti akan ada muncul semangat baru," ujarnya.
Menurutnya, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik bukanlah personel baru dalam pemerintahan. Mereka dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan untuk segera beradaptasi dengan tanggung jawab di wilayah masing-masing.
"Insyaallah mereka juga yang dilantik ini, pergeseran ini bukan juga orang yang baru di aparatur sipil negara, tetapi mereka punya pengalaman dan siap untuk ditempatkan di mana pun," terangnya.
Lebih lanjut, Supratman menekankan pentingnya para camat baru fokus pada isu prioritas daerah, khususnya pengelolaan sampah dan kesiapsiagaan menghadapi banjir. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait penanganan masalah lingkungan dan kebencanaan.
"Ya, bencana-bencana ini paling tidak di Makassar kita dengan kondisi sekarang cuaca seperti ini pasti akan rawan banjir. Paling tidak ada beberapa wilayah misalnya Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala, mesti harus mempersiapkan terkait dengan hal tersebut," tuturnya.
Ia juga meminta camat di wilayah rawan untuk membentuk tim siaga sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir, terutama pada musim hujan yang masih berlangsung.
"Jadi kita berharap camat yang baru dilantik ini paling tidak untuk empat kecamatan itu mesti menyiapkan siaga, tim siaganya atau Satgasnya," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Jelang Idulfitri, Anggota DPRD Makassar Peringatkan Spekulan Pangan
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir, mengingatkan adanya potensi permainan harga bahan pangan oleh spekulan menjelang Idulfitri.
Jum'at, 06 Mar 2026 00:09
Makassar City
DPRD Makassar Mediasi Sengketa Tarif Limbah Bomar-KIMA
Komisi C DPRD Kota Makassar memediasi sengketa tarif pengelolaan limbah antara PT Bogatama Marinusa (Bomar) dan PT Kawasan Industri Makassar (KIMA).
Selasa, 03 Mar 2026 17:30
News
Legislator Makassar Usul Petugas Khusus untuk Awasi Pajak Perusahaan
Legislator Makassar mendorong Bapenda meningkatkan pengawasan lapangan terhadap pelaku usaha yang menunggak pajak. Ia menilai pengawasan diperlukan untuk mencegah potensi kebocoran.
Selasa, 03 Mar 2026 12:24
News
DPRD Makassar Dorong Uji Petik dan Penyegelan Usaha Penunggak Pajak
Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail, mengungkapkan pihaknya telah memanggil 17 pelaku usaha untuk memastikan kepatuhan terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak.
Selasa, 03 Mar 2026 12:11
Makassar City
DPRD Makassar Desak Dinkes Layangkan Teguran ke RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merekomendasikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar memberi teguran kepada Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount Makassar.
Selasa, 03 Mar 2026 04:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler