Ketua DPRD Makassar Jempol Langkah Tegas Polisi terhadap Geng Motor
Rabu, 13 Mei 2026 06:14
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, saat ditemui di Asrama Haji Sudiang, Selasa (12/5/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam penanganan aksi geng motor yang meresahkan warga.
Ia menilai langkah kepolisian mengerahkan ratusan personel untuk memberantas geng motor merupakan tindakan konkret dan tepat demi menjaga keamanan Kota Makassar.
"Kalau tidak salah kepolisian khususnya Polrestabes Makassar itu menurunkan 300 sampai 500 personel untuk mengatasi terkait dengan geng motor di Makassar," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Menurut Supratman, keberadaan geng motor memicu keresahan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan kota.
"Di setiap momen-momen seperti itu selalu saya menyampaikan pernyataan seperti itu, bahwa Makassar ini harus aman," tegasnya saat ditemui di Asrama Haji Sudiang.
Politisi Partai NasDem yang akrab disapa Supra itu mengatakan kondisi keamanan yang tidak kondusif juga dapat berdampak pada sektor pariwisata. Menurutnya, wisatawan akan ragu datang ke Makassar jika situasi keamanan terganggu.
"Jadi apa yang dilakukan Polrestabes ini adalah langkah yang konkret, langkah yang tepat untuk mengatasi namanya geng motor mungkin," katanya.
Ia juga menilai langkah yang diambil kepolisian telah melalui pertimbangan taktis dan sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan.
"Kita lihat pasti kalau pasti ada pertimbangan dari pihak kepolisian apakah layak untuk dilakukan seperti itu atau tidaknya," ujarnya.
Supratman meminta masyarakat dan Pemerintah Kota Makassar memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian dalam menangani persoalan keamanan, termasuk aksi geng motor.
"Tapi untuk melakukan pembelajaran ya mesti harus ada tindakan yang mungkin bersesuaian dengan aturan hukum seperti itu. Kita serahkan ke bapak-bapak kita yang ada di kepolisian," pungkasnya.
Ia menilai langkah kepolisian mengerahkan ratusan personel untuk memberantas geng motor merupakan tindakan konkret dan tepat demi menjaga keamanan Kota Makassar.
"Kalau tidak salah kepolisian khususnya Polrestabes Makassar itu menurunkan 300 sampai 500 personel untuk mengatasi terkait dengan geng motor di Makassar," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Menurut Supratman, keberadaan geng motor memicu keresahan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan kota.
"Di setiap momen-momen seperti itu selalu saya menyampaikan pernyataan seperti itu, bahwa Makassar ini harus aman," tegasnya saat ditemui di Asrama Haji Sudiang.
Politisi Partai NasDem yang akrab disapa Supra itu mengatakan kondisi keamanan yang tidak kondusif juga dapat berdampak pada sektor pariwisata. Menurutnya, wisatawan akan ragu datang ke Makassar jika situasi keamanan terganggu.
"Jadi apa yang dilakukan Polrestabes ini adalah langkah yang konkret, langkah yang tepat untuk mengatasi namanya geng motor mungkin," katanya.
Ia juga menilai langkah yang diambil kepolisian telah melalui pertimbangan taktis dan sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan.
"Kita lihat pasti kalau pasti ada pertimbangan dari pihak kepolisian apakah layak untuk dilakukan seperti itu atau tidaknya," ujarnya.
Supratman meminta masyarakat dan Pemerintah Kota Makassar memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian dalam menangani persoalan keamanan, termasuk aksi geng motor.
"Tapi untuk melakukan pembelajaran ya mesti harus ada tindakan yang mungkin bersesuaian dengan aturan hukum seperti itu. Kita serahkan ke bapak-bapak kita yang ada di kepolisian," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Mayoritas Geng Motor yang Diamankan ABG, Kebanyakan dari Luar Makassar
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengungkap mayoritas anggota geng motor yang diamankan di Kota Makassar masih berusia belasan tahun dan sebagian besar berasal dari luar kota.
Selasa, 12 Mei 2026 09:36
News
Pemkot Makassar Pastikan Korban Geng Motor di Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Pemerintah Kota Makassar memastikan korban kekerasan jalanan mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan tanpa biaya.
Senin, 11 Mei 2026 10:11
News
Makassar Krisis Lahan Pemakaman, Muchlis Misba Ungkap Rencana TPU Baru di Maros
Ketersediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Makassar mulai kritis. Sejumlah lokasi pemakaman dilaporkan telah mencapai kapasitas maksimal.
Rabu, 06 Mei 2026 08:27
Makassar City
Sekretariat DPRD Makassar Benahi Sistem Pemilahan Sampah Kantor
Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai membenahi sistem pengelolaan sampah di lingkungan kantor, Selasa (5/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk merespons peningkatan volume sampah.
Selasa, 05 Mei 2026 14:29
Makassar City
Pansus LKPj DPRD Makassar Kritik Sikap OPD Lambat Memasukkan Laporan
Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Makassar Tahun 2025 menunda rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (4/5/2026).
Senin, 04 Mei 2026 22:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa