Pansus LKPj DPRD Makassar Kritik Sikap OPD Lambat Memasukkan Laporan
Senin, 04 Mei 2026 22:11
Ketua Pansus LKPJ DPRD Makassar, Basdir, saat ditemui di Kantor Sementara DPRD Kota Makassar (Ex Kantor Perumnas Regional VIl), Senin (4/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Makassar Tahun 2025 menunda rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (4/5/2026).
Ketua Pansus LKPj DPRD Kota Makassar, Basdir, mengatakan keputusan tersebut diambil karena sejumlah OPD baru menyerahkan dokumen laporan saat rapat hendak dimulai.
"Satu hari atau dua hari sebelumnya itu sudah memasukkan laporannya masing-masing. Supaya teman-teman DPRD ada kesempatan untuk mendalami, melakukan pendalaman," ujarnya kepada awak media.
Ia menilai kondisi tersebut menghambat fungsi pengawasan legislatif karena anggota dewan tidak memiliki waktu yang cukup untuk menelaah data.
"Seperti tadi misalnya, apa yang kita mau dalami? Datang, baru kasih masuk. Sehingga kami berinisiatif tadi, kita tunda," tambahnya.
Basdir juga menyoroti minimnya kesiapan administrasi dari OPD dalam menyampaikan laporan.
"Jadi kami di Pansus LKPJ akan melakukan pendalaman terhadap laporan (LKPj) itu," jelasnya saat ditemui di lantai 2 Kantor Sementara DPRD Kota Makassar (eks Kantor Perumnas Regional VII), Jalan Hertasning.
Menurut dia, dokumen laporan seharusnya telah diterima DPRD paling lambat satu atau dua hari sebelum jadwal pemaparan.
"Kami pelajari baik-baik, sehingga setelah itu ke depan, beberapa hari ke depan, kita akan panggil lagi," imbuhnya.
Meski sejumlah OPD telah memaparkan capaian kinerja, Pansus menilai perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut terhadap data yang disampaikan.
"Kita dengar tadi presentasenya ya lumayan tinggi (serapan anggaran), antara 80 sampai 100, bahkan ada 100 persen lebih," sebutnya.
DPRD Kota Makassar berencana menjadwalkan ulang pemanggilan OPD setelah seluruh dokumen laporan dikaji secara menyeluruh.
"Ya lumayan (laporan persentase LKPj), tetapi kan kita tidak tahu (pedalaman laporan secara detail), kita tidak baca baik-baik, seperti itu," singkatnya kepada awak media. "Setelah tuntas dulu ini yang giliran berikutnya (LKPj seluruh OPD selanjutnya)," terangnya.
Adapun OPD yang hadir dalam pembahasan tersebut antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
"Tadi itu ada beberapa OPD. Ada Dinas Pariwisata, Perdagangan, Koperasi, ada Bapenda. Tapi kalau laporan sih ya bagus, tetapi kan kita tidak lihat ini (pedalaman laporan). Kita harus baca dulu baik-baik," tutup Basdir.
Ketua Pansus LKPj DPRD Kota Makassar, Basdir, mengatakan keputusan tersebut diambil karena sejumlah OPD baru menyerahkan dokumen laporan saat rapat hendak dimulai.
"Satu hari atau dua hari sebelumnya itu sudah memasukkan laporannya masing-masing. Supaya teman-teman DPRD ada kesempatan untuk mendalami, melakukan pendalaman," ujarnya kepada awak media.
Ia menilai kondisi tersebut menghambat fungsi pengawasan legislatif karena anggota dewan tidak memiliki waktu yang cukup untuk menelaah data.
"Seperti tadi misalnya, apa yang kita mau dalami? Datang, baru kasih masuk. Sehingga kami berinisiatif tadi, kita tunda," tambahnya.
Basdir juga menyoroti minimnya kesiapan administrasi dari OPD dalam menyampaikan laporan.
"Jadi kami di Pansus LKPJ akan melakukan pendalaman terhadap laporan (LKPj) itu," jelasnya saat ditemui di lantai 2 Kantor Sementara DPRD Kota Makassar (eks Kantor Perumnas Regional VII), Jalan Hertasning.
Menurut dia, dokumen laporan seharusnya telah diterima DPRD paling lambat satu atau dua hari sebelum jadwal pemaparan.
"Kami pelajari baik-baik, sehingga setelah itu ke depan, beberapa hari ke depan, kita akan panggil lagi," imbuhnya.
Meski sejumlah OPD telah memaparkan capaian kinerja, Pansus menilai perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut terhadap data yang disampaikan.
"Kita dengar tadi presentasenya ya lumayan tinggi (serapan anggaran), antara 80 sampai 100, bahkan ada 100 persen lebih," sebutnya.
DPRD Kota Makassar berencana menjadwalkan ulang pemanggilan OPD setelah seluruh dokumen laporan dikaji secara menyeluruh.
"Ya lumayan (laporan persentase LKPj), tetapi kan kita tidak tahu (pedalaman laporan secara detail), kita tidak baca baik-baik, seperti itu," singkatnya kepada awak media. "Setelah tuntas dulu ini yang giliran berikutnya (LKPj seluruh OPD selanjutnya)," terangnya.
Adapun OPD yang hadir dalam pembahasan tersebut antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
"Tadi itu ada beberapa OPD. Ada Dinas Pariwisata, Perdagangan, Koperasi, ada Bapenda. Tapi kalau laporan sih ya bagus, tetapi kan kita tidak lihat ini (pedalaman laporan). Kita harus baca dulu baik-baik," tutup Basdir.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Lantik 153 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Tekankan Peran Sosial Masjid
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengukuhkan dan melantik 153 imam kelurahan di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Jalan Masjid Raya, Makassar, Kamis (25/6/2026).
Jum'at, 26 Jun 2026 05:27
Makassar City
Forum B2B IGS 2026 Hubungkan Pelaku Usaha Lokal dengan Delegasi 28 Negara
Forum B2B dalam rangkaian IGS 2026 menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar internasional.
Kamis, 25 Jun 2026 14:49
Sulsel
Pemkot Makassar Tertibkan 19 PKL Kelapa di Area Benteng Rotterdam
Pendekatan humanis dan persuasif yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuahkan hasil positif dalam upaya penataan kawasan Benteng Fort Rotterdam dan sekitarnya.
Kamis, 25 Jun 2026 14:30
Makassar City
Legislator DPRD Makassar Dukung Penuh IGS 2026, Dongkrak Ekonomi dan Investasi
Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat sambutan positif dari pihak DPRD Kota Makassar, Rabu (24/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 15:16
News
Investment Forum IGS 2026, Buka Peluang Kerja Sama Sektor Perikanan hingga Pariwisata
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berkomiten dalam persiapan menjaring investasi internasional melalui ajang Business Forum Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang berlangsung di The Rinra Hotel, Makassar, Rabu (24/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 14:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
4
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
4
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi