Komisi C DPRD Makassar Soroti Realisasi Belanja Daerah 4 Dinas
Rabu, 07 Jan 2026 13:07
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memaparkan Realisasi Belanja Daerah APBD Tahun 2025, beberapa waktu lalu. Foto: Dok. SINDO Makassar
MAKASSAR - Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menyoroti rendahnya Realisasi Belanja Daerah APBD Tahun 2025 pada empat dinas teknis di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Keempat instansi tersebut adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Azwar menyampaikan rasa prihatinnya karena minimnya serapan anggaran berdampak langsung pada terhambatnya pembangunan yang seharusnya dinikmati oleh warga Makassar.
"Kita sedih karena tentu kalau serapan berkurang, maka yang akan dirugikan adalah masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Meski menyayangkan capaian tersebut, Azwar menilai rendahnya serapan ini tidak sepenuhnya menjadi beban kesalahan dinas terkait. Berdasarkan evaluasi, ia menemukan adanya kendala teknis pada sistem regulasi pusat, terutama transisi platform pengadaan barang dan jasa.
"Kondisi itu bukan sepenuhnya kesalahan dari dinas teknis karena mereka sebenarnya siap. Tapi ada kendala terutama perubahan sistem regulasi, seperti regulasi tender barang dan jasa yang membuat anggaran akhirnya tidak terserap," jelasnya.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ity merinci bahwa kendala utama terletak pada proses tender yang menjadi terhambat atau bahkan tidak terlaksana di tingkat dinas terkait.
"Kemarin ada kondisi E-Katalog berubah versi, sistem tendernya berubah yang menyebabkan mungkin banyak yang tidak tertender. Intinya banyak dipengaruhi faktor kebijakan," tambah Azwar.
Memasuki tahun 2026, Azwar berharap pemerintah kota dapat segera melakukan akselerasi. Menurutnya, tahun 2025 telah memberikan pelajaran penting mengenai adaptasi sistem baru, sehingga tahun ini tidak ada alasan lagi untuk menunda pekerjaan.
"Harapannya di 2026 nanti harus lebih bisa terserap dengan baik dibanding tahun lalu. Kita sudah dapat pelajaran di 2025, jadi tidak ada alasan lagi. Di 2026 harus bisa maksimal karena masa penjajakan sistem sudah lewat. Tahun ini harus action lebih cepat lagi agar anggaran bisa terserap sepenuhnya," pungkasnya.
Diketahui, realisasi anggaran tahun 2025 di empat mitra Komisi C DPRD Kota Makassar mendapat rapor merah dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat pemaparan agenda Refleksi Akhir Tahun, pada Rabu (17/12/2025) lalu.
Adapun Realisasi Belanja Daerah APBD Tahun 2025 terbawah dari mitra komisi C, di antaranya Dinas PU (56,2%/Rp347 miliar), Dinas Penataan Ruang (55,5%/18,8 miliar), Dinas Lingkungan Hidup (42,1%/Rp52,18%), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (30,6 %/Rp20,6 miliar).
Keempat instansi tersebut adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Azwar menyampaikan rasa prihatinnya karena minimnya serapan anggaran berdampak langsung pada terhambatnya pembangunan yang seharusnya dinikmati oleh warga Makassar.
"Kita sedih karena tentu kalau serapan berkurang, maka yang akan dirugikan adalah masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Meski menyayangkan capaian tersebut, Azwar menilai rendahnya serapan ini tidak sepenuhnya menjadi beban kesalahan dinas terkait. Berdasarkan evaluasi, ia menemukan adanya kendala teknis pada sistem regulasi pusat, terutama transisi platform pengadaan barang dan jasa.
"Kondisi itu bukan sepenuhnya kesalahan dari dinas teknis karena mereka sebenarnya siap. Tapi ada kendala terutama perubahan sistem regulasi, seperti regulasi tender barang dan jasa yang membuat anggaran akhirnya tidak terserap," jelasnya.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ity merinci bahwa kendala utama terletak pada proses tender yang menjadi terhambat atau bahkan tidak terlaksana di tingkat dinas terkait.
"Kemarin ada kondisi E-Katalog berubah versi, sistem tendernya berubah yang menyebabkan mungkin banyak yang tidak tertender. Intinya banyak dipengaruhi faktor kebijakan," tambah Azwar.
Memasuki tahun 2026, Azwar berharap pemerintah kota dapat segera melakukan akselerasi. Menurutnya, tahun 2025 telah memberikan pelajaran penting mengenai adaptasi sistem baru, sehingga tahun ini tidak ada alasan lagi untuk menunda pekerjaan.
"Harapannya di 2026 nanti harus lebih bisa terserap dengan baik dibanding tahun lalu. Kita sudah dapat pelajaran di 2025, jadi tidak ada alasan lagi. Di 2026 harus bisa maksimal karena masa penjajakan sistem sudah lewat. Tahun ini harus action lebih cepat lagi agar anggaran bisa terserap sepenuhnya," pungkasnya.
Diketahui, realisasi anggaran tahun 2025 di empat mitra Komisi C DPRD Kota Makassar mendapat rapor merah dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat pemaparan agenda Refleksi Akhir Tahun, pada Rabu (17/12/2025) lalu.
Adapun Realisasi Belanja Daerah APBD Tahun 2025 terbawah dari mitra komisi C, di antaranya Dinas PU (56,2%/Rp347 miliar), Dinas Penataan Ruang (55,5%/18,8 miliar), Dinas Lingkungan Hidup (42,1%/Rp52,18%), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (30,6 %/Rp20,6 miliar).
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
MIWF 2026 Hadirkan Dialog Kritis, Literasi Inklusif, dan Kampanye Lingkungan
Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 akan digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Fort Rotterdam. Festival tahun ini mengusung tema “Re-co-ordinate”.
Rabu, 13 Mei 2026 20:14
Makassar City
DPRD Makassar Desak BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerja Sama dengan RS Bahagia
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Paripurna Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, eks Kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Rabu (13/5/2026).
Rabu, 13 Mei 2026 19:52
News
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
Perwakilan warga pemilik unit di apartemen vida view bersitegang dengan pihak building manajemen (BM). Keributan sempat terjadi di ruang building manajemen lantai 1 apartemen vida view, Panakukang. Rabu (13/05/2026).
Rabu, 13 Mei 2026 18:23
Makassar City
Ketua DPRD Makassar Jempol Langkah Tegas Polisi terhadap Geng Motor
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam penanganan aksi geng motor yang meresahkan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 06:14
Sulsel
Viral di Media Sosial, Kandang Babi di Jalan Daeng Tata Makassar Langsung Ditertibkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate.
Rabu, 13 Mei 2026 05:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar