Ray Suryadi Desak Pemkot Makassar Segera Lakukan Perbaikan Total Pasar Paotere
Selasa, 27 Jan 2026 15:23
Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, saat ditemui di kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Selasa (27/1/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kondisi infrastruktur Pasar Ikan Pelabuhan Paotere saat ini berada pada titik darurat. Kerusakan yang sangat mengkhawatirkan memicu desakan untuk segera dilakukan perbaikan total maupun penataan ulang kawasan tersebut.
Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad. Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk segera melakukan pembenahan total terhadap Pasar Ikan Paotere.
Ia menyoroti kondisi pedagang yang kini terpapar cuaca ekstrem akibat rusaknya fasilitas, sembari menekankan bahwa pasar tersebut merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial.
"Jadi masyarakat di sana memberikan sumbangan pembangunan kepada Kota Makassar, gaji untuk pemerintah Kota Makassar sehingga perlu untuk memberikan feedback. Harusnya ada feedback apa yang mereka dapat. Mereka bisa memproyeksikan lebih dari satu miliar per tahun di TPI itu. Makanya paling tidak ya pembangunan yang layaklah, yang standar, yang kemudian sumber pangan ini itu bisa terjaga kebersihannya," katanya, Selasa (27/1/2026).
Terkait upaya pembenahan, Ray Suryadi menjelaskan bahwa Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar terus melakukan sosialisasi secara masif.
"Artinya kami mendapatkan harapan yang mungkin bisa mengembalikan aset itu kepada pemerintah kota kembali. Inilah kita berharap itu tidak lama dan kontraknya kami juga berharap ini bisa dengan waktu yang cukup lama, dapat tidak apa-apa mungkin sampai sepuluh tahun.
Dirinya juga mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar dan mengapresiasi respons positif mereka dalam mencari solusi bersama bagi penataan pasar.
"Satu kali term misalnya, mungkin bisa kami sewakan satu term atau langsung dua term terserah dengan kesepakatan bersama siapa tahu ada perubahan-perubahan dengan waktu-waktu tertentu.
Politisi partai Demokrat itu mendesak pemerintah kota segera merespons status darurat Pasar Paotere. Ia menilai langkah tersebut sebagai solusi jangka panjang agar taraf hidup dan kelayakan fasilitas bagi masyarakat setempat dapat terpenuhi.
Di sisi pembenahan prioritas, Ray menekankan bahwa pembenahan Pasar Paotere merupakan prioritas utama mengingat komoditas yang dijual adalah bahan pangan. Menurutnya, kualitas lapak penjualan harus memenuhi kualifikasi standar kesehatan karena produk tersebut akan langsung dikonsumsi oleh masyarakat.
"Paling tidak ada sanitasinya bagus, airnya bagus, kemudian se-standarnya itu pakai meja beton lah misalnya untuk lebih bersih kemudian ketersediaan mungkin es sebagai upaya untuk menjaga rantai dingin di setiap hasil tangkapnya mereka," jelasnya saat dikonfirmasi.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar itu mendesak adanya modernisasi fasilitas di Pasar Paotere agar selaras dengan cita-cita Makassar sebagai kota dunia. Ia menilai praktik berjualan di lantai sudah tidak relevan dan harus segera diganti dengan fasilitas yang lebih layak guna mendorong kemajuan kota di setiap tahunnya.
"Sisi-sisi yang menguntungkan dulu, ini kan tempat ini menguntungkan, untungkan untuk pemerintah, menguntungkan untuk masyarakat, kita sama-sama hidup di situ makanya perlu disupport dan ditingkatkan," lanjutnya.
Terkait aksesibilitas pulau, Ray Suryadi memuji langkah strategis Pemkot Makassar. Ia bersyukur karena fokus pembangunan di era kepemimpinan Wali Kota saat ini, cenderung meningkatkan infrastruktur pulau secara signifikan turut memperbaiki kualitas layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat kepulauan.
"Memang yang diperlukan selanjutnya itu ada lagi berupa dermaga, air bersih, kemudian kalau saya sih mengusulkan memang di setiap misalnya Pulau Barang Lompo itu sebaiknya sudah ada pembangkit listriknya, tenaga surya atau solar panel yang penting dia bisa membuat itu 24 jam beroperasinya 24 jam," sebut Ray.
Selain menyoroti infrastruktur, Ray Suryadi memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan sumber daya manusia di wilayah kepulauan, khususnya generasi muda. Ia menilai pemuda pulau kini telah melek teknologi dan memiliki kemampuan komunikasi yang profesional.
"Artinya ada peningkatan yang bagus lah di sana sehingga memang perlu disupport dengan akses-aksesnya beserta dengan misalnya dermaga, misalnya ada di beberapa titik hotspot untuk bisa terus beroperasi. Dermaga itu memang salah satu jadi akses utama, banyak sekali wilayah kita kalau Kota Makassar itu punya pulau ada enam atau tujuh yang berpenghuni," jabarnya.
Dalam upaya memperkuat tata kelola wilayah pulau, Ray Suryadi menunjuk Kelurahan Barang Lompo, Barang Caddi, dan Kodingareng sebagai fokus utama.
Ia menyebut tiga pulau tersebut bisa menjadi pusat administrasi pemerintahan di kepulauan, baik perbaikan sarana dan prasarana yang dianggap sebagai langkah strategis yang tidak bisa ditunda.
"Selain itu yang lebih banyak juga itu ada di Pulau Lumu-lumu. Jadi Lumu-lumu itu populasi di sana mungkin ada 70% dari Barang Lompo kayaknya, seperti itu. Jadi lumayan lah di sana, di Lumu-lumu juga belum ada kayaknya dermaganya yang layak untuk mereka gunakan setiap hari. Seperti itu jadi mudah-mudahan bisa dilakukan support di sana," pungkasnya.
Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad. Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk segera melakukan pembenahan total terhadap Pasar Ikan Paotere.
Ia menyoroti kondisi pedagang yang kini terpapar cuaca ekstrem akibat rusaknya fasilitas, sembari menekankan bahwa pasar tersebut merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial.
"Jadi masyarakat di sana memberikan sumbangan pembangunan kepada Kota Makassar, gaji untuk pemerintah Kota Makassar sehingga perlu untuk memberikan feedback. Harusnya ada feedback apa yang mereka dapat. Mereka bisa memproyeksikan lebih dari satu miliar per tahun di TPI itu. Makanya paling tidak ya pembangunan yang layaklah, yang standar, yang kemudian sumber pangan ini itu bisa terjaga kebersihannya," katanya, Selasa (27/1/2026).
Terkait upaya pembenahan, Ray Suryadi menjelaskan bahwa Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar terus melakukan sosialisasi secara masif.
"Artinya kami mendapatkan harapan yang mungkin bisa mengembalikan aset itu kepada pemerintah kota kembali. Inilah kita berharap itu tidak lama dan kontraknya kami juga berharap ini bisa dengan waktu yang cukup lama, dapat tidak apa-apa mungkin sampai sepuluh tahun.
Dirinya juga mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar dan mengapresiasi respons positif mereka dalam mencari solusi bersama bagi penataan pasar.
"Satu kali term misalnya, mungkin bisa kami sewakan satu term atau langsung dua term terserah dengan kesepakatan bersama siapa tahu ada perubahan-perubahan dengan waktu-waktu tertentu.
Politisi partai Demokrat itu mendesak pemerintah kota segera merespons status darurat Pasar Paotere. Ia menilai langkah tersebut sebagai solusi jangka panjang agar taraf hidup dan kelayakan fasilitas bagi masyarakat setempat dapat terpenuhi.
Di sisi pembenahan prioritas, Ray menekankan bahwa pembenahan Pasar Paotere merupakan prioritas utama mengingat komoditas yang dijual adalah bahan pangan. Menurutnya, kualitas lapak penjualan harus memenuhi kualifikasi standar kesehatan karena produk tersebut akan langsung dikonsumsi oleh masyarakat.
"Paling tidak ada sanitasinya bagus, airnya bagus, kemudian se-standarnya itu pakai meja beton lah misalnya untuk lebih bersih kemudian ketersediaan mungkin es sebagai upaya untuk menjaga rantai dingin di setiap hasil tangkapnya mereka," jelasnya saat dikonfirmasi.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar itu mendesak adanya modernisasi fasilitas di Pasar Paotere agar selaras dengan cita-cita Makassar sebagai kota dunia. Ia menilai praktik berjualan di lantai sudah tidak relevan dan harus segera diganti dengan fasilitas yang lebih layak guna mendorong kemajuan kota di setiap tahunnya.
"Sisi-sisi yang menguntungkan dulu, ini kan tempat ini menguntungkan, untungkan untuk pemerintah, menguntungkan untuk masyarakat, kita sama-sama hidup di situ makanya perlu disupport dan ditingkatkan," lanjutnya.
Terkait aksesibilitas pulau, Ray Suryadi memuji langkah strategis Pemkot Makassar. Ia bersyukur karena fokus pembangunan di era kepemimpinan Wali Kota saat ini, cenderung meningkatkan infrastruktur pulau secara signifikan turut memperbaiki kualitas layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat kepulauan.
"Memang yang diperlukan selanjutnya itu ada lagi berupa dermaga, air bersih, kemudian kalau saya sih mengusulkan memang di setiap misalnya Pulau Barang Lompo itu sebaiknya sudah ada pembangkit listriknya, tenaga surya atau solar panel yang penting dia bisa membuat itu 24 jam beroperasinya 24 jam," sebut Ray.
Selain menyoroti infrastruktur, Ray Suryadi memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan sumber daya manusia di wilayah kepulauan, khususnya generasi muda. Ia menilai pemuda pulau kini telah melek teknologi dan memiliki kemampuan komunikasi yang profesional.
"Artinya ada peningkatan yang bagus lah di sana sehingga memang perlu disupport dengan akses-aksesnya beserta dengan misalnya dermaga, misalnya ada di beberapa titik hotspot untuk bisa terus beroperasi. Dermaga itu memang salah satu jadi akses utama, banyak sekali wilayah kita kalau Kota Makassar itu punya pulau ada enam atau tujuh yang berpenghuni," jabarnya.
Dalam upaya memperkuat tata kelola wilayah pulau, Ray Suryadi menunjuk Kelurahan Barang Lompo, Barang Caddi, dan Kodingareng sebagai fokus utama.
Ia menyebut tiga pulau tersebut bisa menjadi pusat administrasi pemerintahan di kepulauan, baik perbaikan sarana dan prasarana yang dianggap sebagai langkah strategis yang tidak bisa ditunda.
"Selain itu yang lebih banyak juga itu ada di Pulau Lumu-lumu. Jadi Lumu-lumu itu populasi di sana mungkin ada 70% dari Barang Lompo kayaknya, seperti itu. Jadi lumayan lah di sana, di Lumu-lumu juga belum ada kayaknya dermaganya yang layak untuk mereka gunakan setiap hari. Seperti itu jadi mudah-mudahan bisa dilakukan support di sana," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, wilayah Kelurahan Kapasa, Kota Makassar, Senin (26/1/2026).
Senin, 26 Jan 2026 20:04
Makassar City
DPRD Makassar Terima Keluhan PKL Datu Museng, Siap Gelar RDP
Aliansi Asosiasi PKL Datu Museng Maipa mendatangi Ruang Penerimaan Tamu dan Aspirasi Sekretariat DPRD Kota Makassar di Kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Senin (26/1/2026).
Senin, 26 Jan 2026 18:28
Makassar City
Andi Tenri Uji Idris Kawal Aspirasi Warga Mamajang di Musrenbang RKPD 2026
Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, menghadiri kegiatan Musrenbang RKPD Kota Makassar Tahun 2026 tingkat Kecamatan Mamajang. Acara ini berlangsung khidmat di Four Points by Sheraton Hotel, Senin (26/01/2026).
Senin, 26 Jan 2026 13:45
News
Muhammad Roem Raih Emerging Leader Award dari Konsulat Australia
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr Muhammad Roem, meraih Winner of the Emerging Leader Award dari Konsulat Jenderal Australia.
Minggu, 25 Jan 2026 17:21
Makassar City
Manggala dan Biringkanaya Penerima Terbanyak Program Iuran Sampah Gratis
Program unggulan yang menjadi bagian dari janji politik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Makassar.
Sabtu, 24 Jan 2026 20:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
2
Pertama di Indonesia Timur, Siloam Makassar Terapkan Teknologi Robotik Operasi Lutut
3
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun
4
DPRD Makassar Terima Keluhan PKL Datu Museng, Siap Gelar RDP
5
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
2
Pertama di Indonesia Timur, Siloam Makassar Terapkan Teknologi Robotik Operasi Lutut
3
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun
4
DPRD Makassar Terima Keluhan PKL Datu Museng, Siap Gelar RDP
5
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto