Lonjakan Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Pertamina Perkuat Pasokan Energi
Selasa, 17 Mar 2026 23:46
Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga distribusi energi tetap optimal selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Foto/IST
MAKASSAR - Mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan meningkat signifikan. Kondisi tersebut diprediksi memicu lonjakan perjalanan mudik dan arus balik yang terjadi dalam dua gelombang utama pada Lebaran 2026.
Pertamina Patra Niaga melalui Regional Sulawesi memperkirakan puncak arus mudik pertama akan berlangsung pada 14–15 Maret 2026. Gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026, mendekati Hari Raya Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada 20–21 Maret 2026.
Sementara itu, pergerakan arus balik juga diperkirakan terjadi dalam dua tahap. Puncak pertama diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026, kemudian diikuti gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026. Untuk itu, Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) terhitung 9 Maret hingga 1 April 2026.
Executive General Manager Regional Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Deny Sukendar, mengatakan proyeksi tersebut menjadi dasar bagi perusahaan dalam menyiapkan langkah antisipasi guna memastikan ketersediaan energi selama periode mudik Lebaran.
Menurut dia, lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri berpotensi meningkatkan kebutuhan energi, khususnya bahan bakar. Karena itu, Pertamina telah memetakan sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami peningkatan konsumsi energi.
"Arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berbeda. Kami proyeksi ada empat peak season, terdapat dua puncak arus mudik serta dua puncak arus balik. Kami mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi terutama pada periode puncak perjalanan tersebut dan di wilayah-wilayah yang menjadi perhatian,” ujar Deny dalam konferensi pers Satgas Ramadan dan Idul Fitri di Makassar, Selasa (17/3/2026).
Prediksi ini disusun melalui pemantauan Satgas RAFI 2026, serta koordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga untuk memetakan potensi lonjakan mobilitas masyarakat.
Selain faktor mendekatnya Hari Raya Idul Fitri, pola pergerakan pemudik juga dipengaruhi oleh jadwal libur sekolah serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai langkah penguatan distribusi energi, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur penyaluran seperti SPBU, terminal BBM, dan agen LPG di seluruh wilayah operasional.
Perusahaan juga menyiagakan layanan tambahan melalui program Pertamina Siaga di sejumlah titik strategis jalur mudik guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.
Deny menegaskan, seluruh infrastruktur distribusi energi telah disiapkan secara optimal agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri tetap terpenuhi.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan tenang karena pasokan energi tersedia dengan baik,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pertamina optimistis distribusi energi selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar sekaligus mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga melalui Regional Sulawesi memperkirakan puncak arus mudik pertama akan berlangsung pada 14–15 Maret 2026. Gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026, mendekati Hari Raya Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada 20–21 Maret 2026.
Sementara itu, pergerakan arus balik juga diperkirakan terjadi dalam dua tahap. Puncak pertama diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026, kemudian diikuti gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026. Untuk itu, Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) terhitung 9 Maret hingga 1 April 2026.
Executive General Manager Regional Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Deny Sukendar, mengatakan proyeksi tersebut menjadi dasar bagi perusahaan dalam menyiapkan langkah antisipasi guna memastikan ketersediaan energi selama periode mudik Lebaran.
Menurut dia, lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri berpotensi meningkatkan kebutuhan energi, khususnya bahan bakar. Karena itu, Pertamina telah memetakan sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami peningkatan konsumsi energi.
"Arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berbeda. Kami proyeksi ada empat peak season, terdapat dua puncak arus mudik serta dua puncak arus balik. Kami mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi terutama pada periode puncak perjalanan tersebut dan di wilayah-wilayah yang menjadi perhatian,” ujar Deny dalam konferensi pers Satgas Ramadan dan Idul Fitri di Makassar, Selasa (17/3/2026).
Prediksi ini disusun melalui pemantauan Satgas RAFI 2026, serta koordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga untuk memetakan potensi lonjakan mobilitas masyarakat.
Selain faktor mendekatnya Hari Raya Idul Fitri, pola pergerakan pemudik juga dipengaruhi oleh jadwal libur sekolah serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai langkah penguatan distribusi energi, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur penyaluran seperti SPBU, terminal BBM, dan agen LPG di seluruh wilayah operasional.
Perusahaan juga menyiagakan layanan tambahan melalui program Pertamina Siaga di sejumlah titik strategis jalur mudik guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.
Deny menegaskan, seluruh infrastruktur distribusi energi telah disiapkan secara optimal agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri tetap terpenuhi.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan tenang karena pasokan energi tersedia dengan baik,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pertamina optimistis distribusi energi selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar sekaligus mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam audiensi, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:45
News
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Pertamina menegaskan, informasi mengenai harga dan layanan BBM sebaiknya tidak dijadikan rujukan jika tidak berasal dari sumber resmi.
Kamis, 24 Sep 2026 12:35
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Akses warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang kini lebih aman setelah Jembatan Gantung Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, direhabilitasi melalui program CSR Pertamina.
Rabu, 23 Sep 2026 18:34
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
2
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
3
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
4
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
5
16 Menara BTS Berdiri di Luwu Timur, Tiga Titik Blankspot Teratasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
2
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
3
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
4
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
5
16 Menara BTS Berdiri di Luwu Timur, Tiga Titik Blankspot Teratasi