Pemkot Makassar Siapkan Insentif Rp100 Juta bagi RT Berprestasi Kelola Lingkungan
Selasa, 09 Jun 2026 18:41
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama warga di RT 4/RW 7 Cluster Berlian, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Selasa (9/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyiapkan hadiah minimal Rp100 juta bagi RT terbaik dalam kompetisi pengelolaan lingkungan yang akan diumumkan pada peringatan HUT Kota Makassar.
Program tersebut mendorong RT dan RW mengembangkan pengelolaan sampah, pemanfaatan lahan kosong, urban farming, perikanan, hingga peternakan skala rumah tangga.
Saat mengunjungi RT 4/RW 7 Cluster Berlian, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Selasa (9/6/2026), Munafri menilai kawasan tersebut telah membangun ekosistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi.
"Camat sudah menyampaikan bahwa semua RT diharapkan bisa membuat, BSU (Bank Sampah Unit), untuk memastikan proses pemilahan. Plastik hari ini harganya luar biasa. Ada tempat plastik ini simpel sekali cuma bikin bikin seperti kerangkeng dikasih masuk nanti ditimbang lalu dijual. Hasilnya bisa dipakai buat bersama-sama," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area urban farming.
"Di sini saya lihat sudah mulai masuk ke dalam sebuah ekosistem untuk mengelola lahan-lahan yang nganggur untuk dijadikan urban farming. Saya terima kasih kepada bapak dan ibu yang sudah, yang menjadi developer di wilayah ini yang telah memberikan beberapa bagian dari tanah yang mereka miliki untuk dimanfaatkan oleh warga," katanya.
Menurut Munafri, pengelolaan sampah rumah tangga perlu dilakukan sejak dari sumbernya melalui sistem pengolahan organik yang dapat menghasilkan pupuk.
"Jadi sampah-sampah rumah tangga itu harusnya dibuat dalam satu tempat yang namanya Teba. Dan Teba ini tidak semua sampah dapur, bekas ikan, bekas sayur, nasi basi, roti basi, itu dikasih masak dalam satu tempat yang setiap hari ditutup lagi dengan nanti yang namanya material cokelat, apakah daun-daun kering. Ini kalau sudah ditutup besoknya masuk lagi sampah itu kira-kira 5 sampai 6 bulan ini panen. Pada saat dipanen, kemudian akan menjadi pupuk yang sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman-tanaman kita," terangnya.
Munafri memastikan kompetisi lingkungan antar-RT akan menjadi salah satu program unggulan Pemkot Makassar. Penilaian mencakup kemampuan memilah sampah, mengelola lahan terbatas, hingga mengembangkan kegiatan produktif berbasis masyarakat.
"Kita akan memberikan hadiah yang besar untuk para RT yang bisa memilah sampah. Lalu, mampu memanfaatkan lahan-lahan sempit yang ada di sekitarnya. Bukan hanya menanam tanaman-tanaman seperti sayur, buah dan sebagainya, bukan hanya memelihara ikan, juga bisa beternak ayam. Sekarang harga telur luar biasa," ucapnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Makassar akan menggelar pelatihan bagi seluruh ketua RT dan RW di setiap kecamatan dengan menghadirkan praktisi dan pegiat lingkungan.
"Di setiap kecamatan nanti kita kumpul semua RT RW akan kita hadirkan pembicara-pembicara, aktivis-aktivis atau para pelaku yang mengerti untuk mengajari bapak ibu sekalian satu bagaimana cara mengolah sampah, dan yang kedua bagaimana caranya bercocok tanam atau beternak atau memelihara ikan dengan baik," akunya.
Munafri menegaskan hadiah yang disiapkan bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT, melainkan untuk mendukung kebutuhan lingkungan dan fasilitas masyarakat.
"Ketua RT/RW harus menjadi panutan orang-orang yang ada di sekitarnya. Harus mampu menggerakkan masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa bermanfaat buat masyarakat. Hadiah ini bukan buat Pak RT-nya tapi bisa dipakai, anggaplah uang 100 juta bisa dipakai oleh masyarakat yang ada di tempat itu untuk membenahi apa namanya fasilitas-fasilitas yang ada di tempat itu," tegasnya.
Ia menambahkan, penilaian akan dilakukan berdasarkan kondisi nyata di masing-masing wilayah untuk mengukur tingkat keaktifan dan inovasi RT maupun RW.
"Jadi indikatornya akan diukur dengan baik dan akan memastikan bahwa mana RT-RT yang aktif, mana RT yang tidak aktif. Nah ini sangat penting untuk kita pastikan harus punya kemampuan untuk menciptakan ide-ide inovasi yang baik di dalam lingkungannya," pungkasnya.
Program tersebut mendorong RT dan RW mengembangkan pengelolaan sampah, pemanfaatan lahan kosong, urban farming, perikanan, hingga peternakan skala rumah tangga.
Saat mengunjungi RT 4/RW 7 Cluster Berlian, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Selasa (9/6/2026), Munafri menilai kawasan tersebut telah membangun ekosistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi.
"Camat sudah menyampaikan bahwa semua RT diharapkan bisa membuat, BSU (Bank Sampah Unit), untuk memastikan proses pemilahan. Plastik hari ini harganya luar biasa. Ada tempat plastik ini simpel sekali cuma bikin bikin seperti kerangkeng dikasih masuk nanti ditimbang lalu dijual. Hasilnya bisa dipakai buat bersama-sama," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area urban farming.
"Di sini saya lihat sudah mulai masuk ke dalam sebuah ekosistem untuk mengelola lahan-lahan yang nganggur untuk dijadikan urban farming. Saya terima kasih kepada bapak dan ibu yang sudah, yang menjadi developer di wilayah ini yang telah memberikan beberapa bagian dari tanah yang mereka miliki untuk dimanfaatkan oleh warga," katanya.
Menurut Munafri, pengelolaan sampah rumah tangga perlu dilakukan sejak dari sumbernya melalui sistem pengolahan organik yang dapat menghasilkan pupuk.
"Jadi sampah-sampah rumah tangga itu harusnya dibuat dalam satu tempat yang namanya Teba. Dan Teba ini tidak semua sampah dapur, bekas ikan, bekas sayur, nasi basi, roti basi, itu dikasih masak dalam satu tempat yang setiap hari ditutup lagi dengan nanti yang namanya material cokelat, apakah daun-daun kering. Ini kalau sudah ditutup besoknya masuk lagi sampah itu kira-kira 5 sampai 6 bulan ini panen. Pada saat dipanen, kemudian akan menjadi pupuk yang sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman-tanaman kita," terangnya.
Munafri memastikan kompetisi lingkungan antar-RT akan menjadi salah satu program unggulan Pemkot Makassar. Penilaian mencakup kemampuan memilah sampah, mengelola lahan terbatas, hingga mengembangkan kegiatan produktif berbasis masyarakat.
"Kita akan memberikan hadiah yang besar untuk para RT yang bisa memilah sampah. Lalu, mampu memanfaatkan lahan-lahan sempit yang ada di sekitarnya. Bukan hanya menanam tanaman-tanaman seperti sayur, buah dan sebagainya, bukan hanya memelihara ikan, juga bisa beternak ayam. Sekarang harga telur luar biasa," ucapnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Makassar akan menggelar pelatihan bagi seluruh ketua RT dan RW di setiap kecamatan dengan menghadirkan praktisi dan pegiat lingkungan.
"Di setiap kecamatan nanti kita kumpul semua RT RW akan kita hadirkan pembicara-pembicara, aktivis-aktivis atau para pelaku yang mengerti untuk mengajari bapak ibu sekalian satu bagaimana cara mengolah sampah, dan yang kedua bagaimana caranya bercocok tanam atau beternak atau memelihara ikan dengan baik," akunya.
Munafri menegaskan hadiah yang disiapkan bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT, melainkan untuk mendukung kebutuhan lingkungan dan fasilitas masyarakat.
"Ketua RT/RW harus menjadi panutan orang-orang yang ada di sekitarnya. Harus mampu menggerakkan masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa bermanfaat buat masyarakat. Hadiah ini bukan buat Pak RT-nya tapi bisa dipakai, anggaplah uang 100 juta bisa dipakai oleh masyarakat yang ada di tempat itu untuk membenahi apa namanya fasilitas-fasilitas yang ada di tempat itu," tegasnya.
Ia menambahkan, penilaian akan dilakukan berdasarkan kondisi nyata di masing-masing wilayah untuk mengukur tingkat keaktifan dan inovasi RT maupun RW.
"Jadi indikatornya akan diukur dengan baik dan akan memastikan bahwa mana RT-RT yang aktif, mana RT yang tidak aktif. Nah ini sangat penting untuk kita pastikan harus punya kemampuan untuk menciptakan ide-ide inovasi yang baik di dalam lingkungannya," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan Program Seragam Gratis Siswa Baru Tuntas Awal September
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan program pemberian seragam gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP akan segera terealisasi.
Sabtu, 18 Jul 2026 19:34
Makassar City
DPRD Makassar Desak GMTD Segera Serahkan 18 Klaster PSU yang Tertunda 25 Tahun
DPRD Kota Makassar kembali menyoroti lambannya penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk.
Sabtu, 18 Jul 2026 07:48
Makassar City
Belanja Modal Hanya 81,99 Persen, DPRD Makassar Minta Penjelasan Pemkot
Dalam rapat tersebut, sejumlah fraksi menyampaikan catatan kritis terhadap kinerja keuangan Pemkot Makassar. Sorotan utama diarahkan pada realisasi PAD yang belum mencapai target.
Jum'at, 17 Jul 2026 13:27
Makassar City
Marak Rumah Tinggal Jadi Kafe, Distaru Makassar Siapkan Penindakan
Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distaru) Kota Makassar akan memperketat pengawasan terhadap bangunan rumah tinggal yang dialihfungsikan menjadi tempat usaha, seperti toko, rumah kos, hingga kafe.
Jum'at, 17 Jul 2026 13:19
Sulsel
BPBD Makassar Latih Mahasiswa dari 23 Kampus, Siapkan 23.000 SDM Tanggap Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggandeng 23 perguruan tinggi untuk memperkuat mitigasi bencana.
Kamis, 16 Jul 2026 08:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Selamat, Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Selamat, Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi