Dinas Pendidikan Makassar Usulkan 79 Sekolah Masuk Program Revitalisasi

Selasa, 22 Sep 2026 07:44
Dinas Pendidikan Makassar Usulkan 79 Sekolah Masuk Program Revitalisasi
Kepala Disdik Kota Makassar, Achi Soleman. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Comment
Share
MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar berkomitmen untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur sekolah yang mengalami kerusakan sampai saat ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disdik Kota Makassar, Achi Soleman, saat memberikan keterangan terkait porsi penganggaran pendidikan pada APBD Perubahan mendatang.

"Kami sudah memetakan dalam hal ini fasilitas sekolah yang mengalami rusak berat, rusak sedang, dan rusak berat ini juga akan kami segera tindak lanjuti. Apakah itu melalui penganggaran lewat APBD ataupun penganggaran lewat Kementerian dalam bentuk bantuan revitalisasi pendidikan untuk bantuan sarana dan prasarana yang ada di sekolah," terangnya, Senin (21/9/2026).

Achi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap fasilitas sekolah yang masuk dalam kategori rusak ringan, sedang, hingga berat.

"Yang berproses juga sementara ada. Ini kami juga berupaya untuk melihat bahwa tingkatan sekolah yang mengalami rusak berat memang akan mendapatkan bantuan, apakah melalui program dari pemerintah kota dalam bentuk pendanaan APBD ataupun bantuan dari Kementerian," jelasnya kepada awak media.

Achi mengungkapkan bahwa Disdik Kota Makassar tahun ini mengusulkan 79 sekolah untuk mendapatkan program revitalisasi sarana dan prasarana.

"Tahun ini untuk revitalisasi sekolah yang ada di sekolah, kami mengusulkan 79, yang terealisasi saat ini kurang lebih 40 untuk tingkatan SD. Kalau untuk SMP, terealisasi saat ini kurang lebih 15 sekolah baik negeri dan swasta. Untuk PAUD sendiri juga ada beberapa, kurang lebih 10 sekolah yang terealisasi untuk PAUD," ungkapnya saat ditemui di Claro Hotel Makassar.

Achi memastikan bahwa alokasi anggaran pada APBD Perubahan mendatang akan tetap mengakomodasi bantuan untuk perbaikan sejumlah sekolah yang membutuhkan penanganan infrastruktur.

"Data sekolah yang rusak kami kategorikan rusak berat, rusak ringan, ataupun rusak sedang. Nanti akan kami sampaikan. Memang ada beberapa sekolah dan untuk perubahan anggaran pun juga tetap ada yang mendapatkan untuk bantuan perbaikan sekolah," sambungnya.

Di sisi lain, Achi menyampaikan kondisi SD Pajjaiang yang sedang tersandung masalah hukum. Ia menegaskan bahwa permasalahan tersebut akan menjadi poin penting untuk segera ditindaklanjuti.

"Untuk SD Pajjaiang yang tadi disampaikan, itu kan sekolahnya memang sedang mengalami masalah hukum. Ini tentunya akan menjadi poin penting untuk Dinas Pendidikan untuk segera menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Pak Wali," tegas Achi.

Terkait proses hukum yang melilit sekolah tersebut, kata dia, pihak Disdik Kota Makassar saat ini tengah aktif mencari bukti-bukti baru.

"Proses untuk kita mencari bukti baru, ya. Karena memang masih berproses untuk lanjutan dari proses hukum yang sebelumnya," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru