HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Makassar Humas Award dan Lontara+ Award
Kamis, 05 Nov 2026 15:16
Diskominfo Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan, yakni Makassar Humas Award dan Lontara Plus Award, Kamis (5/11/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan komunikasi publik.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan, yakni Makassar Humas Award dan Lontara Plus Award.
"Kedua ajang ini menjadi bentuk penghargaan, mendorong peningkatan kualitas kehumasan di lingkungan OPD serta partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital pemerintah," ujar, Kepala Diskominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kamis (5/11/2026).
Lebih lanjut, Roem mengatakan Makassar Humas Award dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus apresiasi bagi OPD yang aktif dan inovatif dalam menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat.
"Melalui Humas Award ini, kita ingin mengapresiasi kehumasan yang dilakukan OPD," tutur mantan Kadispar Makassar itu.
Menurutnya, berbagai program pemerintah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, manfaat tersebut perlu diimbangi dengan penyampaian informasi yang baik agar publik mengetahui dan memahami apa yang telah dikerjakan pemerintah.
"Ada beberapa kategori, seperti perilis terbaik dan konten terbaik. Ini juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas kehumasan di masing-masing OPD," sambung Roem.
Ia menuturkan kompetisi tersebut dapat memacu kreativitas para pengelola informasi, mulai dari fotografer hingga pembuat rilis berita di setiap OPD, agar semakin aktif mempublikasikan program dan kegiatan pemerintah Kota.
Makassar Humas Award diharapkan mampu membangun budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat peran kehumasan di seluruh perangkat daerah.
"Program-program OPD harus sampai ke masyarakat, bisa mengetahui dan memahami manfaatnya melalui informasi yang disampaikan secara efektif," jelas Roem.
Selain penghargaan kehumasan, Diskominfo Makassar juga menyiapkan Lontara Plus Award sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan OPD yang aktif memanfaatkan serta mengoptimalkan aplikasi Lontara+.
Roem menilai, penghargaan ini secara khusus diberikan kepada pengguna Lontara+ dan OPD yang responsif dalam menindaklanjuti laporan maupun pengaduan masyarakat melalui platform tersebut.
Lontara+ sendiri merupakan platform digital yang dikembangkan Pemkot Makassar sejak 2025 untuk mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan pemerintahan dalam satu genggaman.
"Kehadiran aplikasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjawab berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengaduan pelayanan publik, pemerataan akses layanan," ujarnya.
Persoalan infrastruktur seperti banjir dan genangan, kemacetan, hingga penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Dalam perkembangan, Lontara+ mencatat lebih dari 76 ribu pengguna dengan lebih dari 3,9 juta aktivasi aplikasi," katanya.
Platform tersebut juga telah menerima lebih dari 20 ribu pengaduan masyarakat. Sebanyak 18.819 aduan di antaranya telah diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 91,7 persen.
Capaian ini menjadi salah satu indikator pemanfaatan teknologi digital dalam mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan dan persoalan masyarakat.
"Kita berharap melalui Lontara Plus Award, masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan kanal pengaduan resmi pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing," harapnya.
Ditambahakan, melalui dua ajang penghargaan tersebut, Diskominfo Makassar ingin menjadikan peringatan HUT ke-419 Kota Makassar sebagai momentum memperkuat ekosistem komunikasi pemerintahan dan transformasi digital.
"Tentu, partisipasi warga tidak hanya sebatas menggunakan aplikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengawasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik," tutup Roem.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan, yakni Makassar Humas Award dan Lontara Plus Award.
"Kedua ajang ini menjadi bentuk penghargaan, mendorong peningkatan kualitas kehumasan di lingkungan OPD serta partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital pemerintah," ujar, Kepala Diskominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kamis (5/11/2026).
Lebih lanjut, Roem mengatakan Makassar Humas Award dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus apresiasi bagi OPD yang aktif dan inovatif dalam menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat.
"Melalui Humas Award ini, kita ingin mengapresiasi kehumasan yang dilakukan OPD," tutur mantan Kadispar Makassar itu.
Menurutnya, berbagai program pemerintah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, manfaat tersebut perlu diimbangi dengan penyampaian informasi yang baik agar publik mengetahui dan memahami apa yang telah dikerjakan pemerintah.
"Ada beberapa kategori, seperti perilis terbaik dan konten terbaik. Ini juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas kehumasan di masing-masing OPD," sambung Roem.
Ia menuturkan kompetisi tersebut dapat memacu kreativitas para pengelola informasi, mulai dari fotografer hingga pembuat rilis berita di setiap OPD, agar semakin aktif mempublikasikan program dan kegiatan pemerintah Kota.
Makassar Humas Award diharapkan mampu membangun budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat peran kehumasan di seluruh perangkat daerah.
"Program-program OPD harus sampai ke masyarakat, bisa mengetahui dan memahami manfaatnya melalui informasi yang disampaikan secara efektif," jelas Roem.
Selain penghargaan kehumasan, Diskominfo Makassar juga menyiapkan Lontara Plus Award sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan OPD yang aktif memanfaatkan serta mengoptimalkan aplikasi Lontara+.
Roem menilai, penghargaan ini secara khusus diberikan kepada pengguna Lontara+ dan OPD yang responsif dalam menindaklanjuti laporan maupun pengaduan masyarakat melalui platform tersebut.
Lontara+ sendiri merupakan platform digital yang dikembangkan Pemkot Makassar sejak 2025 untuk mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan pemerintahan dalam satu genggaman.
"Kehadiran aplikasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjawab berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengaduan pelayanan publik, pemerataan akses layanan," ujarnya.
Persoalan infrastruktur seperti banjir dan genangan, kemacetan, hingga penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Dalam perkembangan, Lontara+ mencatat lebih dari 76 ribu pengguna dengan lebih dari 3,9 juta aktivasi aplikasi," katanya.
Platform tersebut juga telah menerima lebih dari 20 ribu pengaduan masyarakat. Sebanyak 18.819 aduan di antaranya telah diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 91,7 persen.
Capaian ini menjadi salah satu indikator pemanfaatan teknologi digital dalam mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan dan persoalan masyarakat.
"Kita berharap melalui Lontara Plus Award, masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan kanal pengaduan resmi pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing," harapnya.
Ditambahakan, melalui dua ajang penghargaan tersebut, Diskominfo Makassar ingin menjadikan peringatan HUT ke-419 Kota Makassar sebagai momentum memperkuat ekosistem komunikasi pemerintahan dan transformasi digital.
"Tentu, partisipasi warga tidak hanya sebatas menggunakan aplikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengawasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik," tutup Roem.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
HUT ke-419 Makassar, Dinkes Gelar Sunatan Massal Gratis
Pemerintah Kota Makassar menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.
Rabu, 04 Nov 2026 18:51
Makassar City
Pemkot Makassar Ubah Perumda Terminal jadi Perseroda, Buka Peluang Investasi
Pemkot Makassar mengubah bentuk badan hukum Perusahaan Umum Daerah Terminal Makassar Metro menjadi perusahaan perseroan daerah bernama PT Makassar Membangun Indonesia.
Selasa, 03 Nov 2026 15:36
Makassar City
Pemkot Makassar Revisi Perda Minol, Perketat Pengawasan Peredaran
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol (minol).
Selasa, 03 Nov 2026 05:49
Makassar City
Appi Minta OPD Fokuskan Program HUT Kota Makassar yang Menyentuh Warga
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar tahun ini akan difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang relevan, terarah, dan langsung menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Selasa, 03 Nov 2026 00:20
Makassar City
Sunday Market Semarakkan HUT ke-419 Kota Makassar
Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Makassar Sunday Market 2026 sebagai ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta subsektor ekonomi kreatif.
Minggu, 01 Nov 2026 19:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
2
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
3
Umrah Pimpinan UMI, Perkuat Ukhuwah dan Refleksi Kepemimpinan Islami
4
OJK Perkuat Keuangan Syariah, dari Aset Digital hingga Sahabat Masjid
5
Sengketa Hak Pensiun dan Laporan Polisi PT Anugrah 388 Berakhir Damai
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
2
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
3
Umrah Pimpinan UMI, Perkuat Ukhuwah dan Refleksi Kepemimpinan Islami
4
OJK Perkuat Keuangan Syariah, dari Aset Digital hingga Sahabat Masjid
5
Sengketa Hak Pensiun dan Laporan Polisi PT Anugrah 388 Berakhir Damai