Bunda PAUD Makassar Resmikan Sekolah Zivana Montessori, Dilengkapi Fasilitas Terapi Sensori
Senin, 10 Jun 2024 12:21
Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, melakukan peresmian dan grand opening Sekolah Zivana Montessori, Senin (10/6/2024). Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, melakukan peresmian dan grand opening Sekolah Zivana Montessori, Senin (10/6/2024). Sekolah PAUD inklusi ini berlokasi di Jalan Prof Abdurrahman Basalamah, tepatnya di dalam Kompleks Mustika Mulia.
Peresmian sekolah ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, dan pemotongan pita oleh Bunda PAUD Indira. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin.
Ketua Yayasan Zivana Insan Mandiri, Adilah Wina Fitria, sekaligus Kepala Sekolah Zivana Montessari, menyampaikan sejarah pendirian sekolah. Mulanya tergerak membangun sekolah ini dari pengalaman, dimana sang anak berkebutuhan khusus yakni mengalami gangguan pendengaran.
Adila ingin membantu orang tua lain yang memiliki permasalahan serupa. Sekolah Zivana Montessori pun mulai beroperasi pada 2021. Kala itu, memang belum dilakukan peresmian maupun grand opening, melainkan sebatas open house.
Seiring perkembangan, Adila menyebut ternyata animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Sekolah Zivana Montessori ternyata sangat besar. Untuk itu, dari mulanya sebatas kontrak gedung, pihaknya akhirnya membangun gedung permanen dengan fasilitas lengkap.
"Gedung ini kami rancang tiga lantai untuk memberikan yang terbaik. Fasilitasnya kami lengkapi, bukan hanya ruang belajar tapi juga ada fasilitas terapi sensori dan auditori verbal," kata Adila.
Keberadaan fasilitas terapi sensori, ia menyebut akan lebih memudahkan penanganan anak berkebutuhan khusus. Jadi, orang tua tidak perlu bolak-balik membawa anak ke sekolah dan ke tempat terapi, karena di Sekolah Zivana Montessori telah lengkap.
Fasilitas lain, sekolah yang mengadopsi prinsip Montessori ini juga menghadirkan mini garden dan aquarium. Disebutnya banyak fasilitas penunjang yang disediakan untuk memastikan tumbuh kembang anak dapat sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
Adapun untuk kapasitas atau daya tampung murid, ia menyebut kini jauh lebih besar. Jika dulunya maksimal hanya dapat menampung kurang lebih 50 murid, kini dapat menerima hingga 100 murid. Adapun untuk saat ini, jumlah peserta didik mencapai 80 murid.
Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, mengapresiasi sekaligus memuji Sekolah Zivana Montesorri, baik dari sejarah maupun fasilitasnya yang lengkap. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Makassar.
"Sejarah sekolah ini sangat luar biasa dan fasilitasnya terbaik. Kalau semua sekolah PAUD bisa seperti ini, maka sebagai orang tua tidak perlu ragu menitipkan anak-anak kita, apalagi dengan fasilitas yang dimiliki," ungkapnya.
Selaku Bunda PAUD, dirinya bersama Dinas Pendidikan Makassar terus mendorong agar sekolah yang ada bisa memiliki standar luar biasa. Paling tidak, ada satu sekolah terbaik di setiap kecamatan. Namun, sejauh ini baru dua sekolah yang disebutnya memiliki standar dan fasilitas luar biasa.
"Sekolah Zivana Montessori ini luar biasa. Semoga dapat menjadi contoh dan trigger bagi sekolah lainnya," pungkasnya.
Peresmian sekolah ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, dan pemotongan pita oleh Bunda PAUD Indira. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin.
Ketua Yayasan Zivana Insan Mandiri, Adilah Wina Fitria, sekaligus Kepala Sekolah Zivana Montessari, menyampaikan sejarah pendirian sekolah. Mulanya tergerak membangun sekolah ini dari pengalaman, dimana sang anak berkebutuhan khusus yakni mengalami gangguan pendengaran.
Adila ingin membantu orang tua lain yang memiliki permasalahan serupa. Sekolah Zivana Montessori pun mulai beroperasi pada 2021. Kala itu, memang belum dilakukan peresmian maupun grand opening, melainkan sebatas open house.
Seiring perkembangan, Adila menyebut ternyata animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Sekolah Zivana Montessori ternyata sangat besar. Untuk itu, dari mulanya sebatas kontrak gedung, pihaknya akhirnya membangun gedung permanen dengan fasilitas lengkap.
"Gedung ini kami rancang tiga lantai untuk memberikan yang terbaik. Fasilitasnya kami lengkapi, bukan hanya ruang belajar tapi juga ada fasilitas terapi sensori dan auditori verbal," kata Adila.
Keberadaan fasilitas terapi sensori, ia menyebut akan lebih memudahkan penanganan anak berkebutuhan khusus. Jadi, orang tua tidak perlu bolak-balik membawa anak ke sekolah dan ke tempat terapi, karena di Sekolah Zivana Montessori telah lengkap.
Fasilitas lain, sekolah yang mengadopsi prinsip Montessori ini juga menghadirkan mini garden dan aquarium. Disebutnya banyak fasilitas penunjang yang disediakan untuk memastikan tumbuh kembang anak dapat sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
Adapun untuk kapasitas atau daya tampung murid, ia menyebut kini jauh lebih besar. Jika dulunya maksimal hanya dapat menampung kurang lebih 50 murid, kini dapat menerima hingga 100 murid. Adapun untuk saat ini, jumlah peserta didik mencapai 80 murid.
Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, mengapresiasi sekaligus memuji Sekolah Zivana Montesorri, baik dari sejarah maupun fasilitasnya yang lengkap. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Makassar.
"Sejarah sekolah ini sangat luar biasa dan fasilitasnya terbaik. Kalau semua sekolah PAUD bisa seperti ini, maka sebagai orang tua tidak perlu ragu menitipkan anak-anak kita, apalagi dengan fasilitas yang dimiliki," ungkapnya.
Selaku Bunda PAUD, dirinya bersama Dinas Pendidikan Makassar terus mendorong agar sekolah yang ada bisa memiliki standar luar biasa. Paling tidak, ada satu sekolah terbaik di setiap kecamatan. Namun, sejauh ini baru dua sekolah yang disebutnya memiliki standar dan fasilitas luar biasa.
"Sekolah Zivana Montessori ini luar biasa. Semoga dapat menjadi contoh dan trigger bagi sekolah lainnya," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
Zivana Learning Hub resmi diperkenalkan sebagai lembaga kursus dan pelatihan yang fokus meningkatkan kompetensi guru, orang tua, dan orang dewasa yang mendampingi anak.
Jum'at, 04 Sep 2026 19:06
News
Lewat Gerak & Permainan di Air, Zivana Montessori Hadirkan Program Hidroterapi untuk Anak
Di TK Zivana Montessori Makassar, aktivitas tersebut dikembangkan menjadi program hidroterapi yang memadukan gerakan dan permainan sebagai bagian dari stimulasi anak.
Selasa, 25 Agu 2026 14:21
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Bupati Bantaeng Janji Kembalikan Insentif Guru PAUD
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Jum'at, 06 Mar 2026 11:52
Sulsel
Jasa Upah Dihapus, Puluhan Guru PAUD Datangi Kantor Disdik Maros
Puluhan Guru PAUD se-Kabupaten Maros menggelar aksi demo dan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Maros dan melakukan long march ke kantor DPRD Maros, Rabu (25/2/2026).
Rabu, 25 Feb 2026 11:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka