Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif

Jum'at, 04 Sep 2026 19:06
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
Zivana Learning Hub resmi diperkenalkan sebagai lembaga kursus dan pelatihan yang fokus meningkatkan kompetensi guru, orang tua, dan orang dewasa yang mendampingi anak. Foto/Tri Yari Kurniawan
Comment
Share
MAKASSAR - Kebutuhan guru yang memiliki kompetensi mendampingi anak berkebutuhan khusus semakin besar seiring penerapan pendidikan inklusif di sekolah. Menjawab kebutuhan tersebut, Zivana Learning Hub resmi diperkenalkan sebagai lembaga kursus dan pelatihan yang fokus meningkatkan kompetensi guru, orang tua, dan orang dewasa yang mendampingi anak.

Zivana Learning Hub diresmikan Bunda PAUD Makassar Melinda Aksa di Kompleks Mustika Mulia, Kota Makassar, Jumat (4/9/2026). Lembaga tersebut menempati lantai tiga gedung yang sama dengan Sekolah Zivana Montessori.

Founder Sekolah Zivana Montessori, Adilah Wina Fitria, mengatakan kehadiran Zivana Learning Hub berangkat dari pemikiran bahwa keberhasilan anak sangat dipengaruhi lingkungan yang mendukung, termasuk kualitas orang-orang dewasa yang mendampingi mereka.

"Jadi kami ingin menguatkan para guru-guru, tapi tidak hanya guru ya, orang dewasa yang mendampingi anak," kata Adilah.

Menurut dia, pelatihan di Zivana Learning Hub tidak hanya ditujukan bagi guru, tetapi juga orang tua dan masyarakat. Materi pelatihan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pendidikan inklusif serta cara mendampingi anak usia dini, termasuk anak berkebutuhan khusus.

Dalam pelaksanaannya, Zivana Learning Hub menyediakan workshop dengan peserta hingga sekitar 60 orang. Selain itu, tersedia pula in-house training bagi sekolah yang menginginkan pelatihan lebih spesifik dengan jumlah peserta sekitar 10 orang.

Adilah menjelaskan, Zivana Learning Hub sebenarnya telah berjalan sekitar tiga tahun. Namun, lembaga tersebut baru dilegalkan pada tahun ini untuk memberikan kepastian legalitas dan sertifikasi bagi para peserta pelatihan.

"Setiap peserta ternyata membutuhkan juga sebuah legalitas yaitu berupa sertifikat yang butuh approval pemerintah bahwa mereka memang sudah memiliki kompetensi yang diberikan di Zivana Learning Hub," ujarnya.

Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif

Dinilai Pionir di Sulawesi Selatan
Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan, Arman Agung, mengapresiasi kehadiran Zivana Learning Hub sebagai lembaga yang mengambil peran dalam peningkatan kompetensi pendidik, khususnya dalam pendidikan inklusif.

Menurut Arman, guru dan tenaga kependidikan yang berkualitas merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

"Untuk kualitas pendidikan, syarat mutlaknya adalah ada guru yang berkualitas. Guru dan tenaga kependidikan yang berkualitas. Itu tidak bisa ditawar," kata Arman.

Ia menilai Zivana Learning Hub memiliki posisi penting karena secara khusus memberikan pelatihan yang berkaitan dengan pendampingan anak berkebutuhan khusus.

Arman bahkan menyebut Zivana Learning Hub sebagai salah satu pionir di Sulawesi Selatan dalam bentuk lembaga mitra yang berfokus pada peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan untuk pendidikan inklusif.

Menurutnya, selama ini peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan yang secara khusus berkaitan dengan pendidikan inklusif masih banyak ditangani langsung oleh pemerintah melalui kementerian. Karena itu, kehadiran lembaga seperti Zivana Learning Hub dinilai dapat membuka ruang sinergi dengan BBGTK Sulawesi Selatan.

"Hebat sekali di Kota Makassar sudah ada lembaga yang bisa jadi mitra kami dalam hal peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan kepada anak yang berkebutuhan khusus," ujarnya.

Arman mengatakan pendidikan inklusif merupakan salah satu program prioritas kementerian. BBGTK Sulawesi Selatan juga memiliki tim yang menangani peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam bidang tersebut.

Ke depan, sinergi dengan Zivana Learning Hub diharapkan dapat diperkuat, termasuk dalam aspek pengawalan mutu proses penyelenggaraan pelatihan dan peningkatan kompetensi pendidik.

Jawab Kebutuhan Guru di Sekolah Inklusif
Bunda PAUD Makassar Melinda Aksa juga menyambut positif kehadiran Zivana Learning Hub. Menurutnya, Makassar membutuhkan lembaga yang secara khusus menyiapkan guru agar memiliki kemampuan mendampingi anak berkebutuhan khusus.

Ia mengatakan kebutuhan tersebut semakin penting karena sekolah kini dituntut menerapkan pendidikan inklusif, sementara belum semua sekolah memiliki kesiapan guru yang memadai.

"Jadi kebutuhan guru sebenarnya sangat besar, tapi sekarang banyak sekolah yang belum siap mempersiapkan gurunya," kata Melinda.

Menurut Melinda, mendidik anak berkebutuhan khusus membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang spesifik. Pendekatannya tidak dapat disamakan dengan metode pembelajaran pada umumnya.

Karena itu, ia berharap kehadiran Zivana Learning Hub dapat membantu mengisi kebutuhan pelatihan guru yang selama ini belum sepenuhnya terpenuhi.

"Mempunyai learning hub yang memang fokus mengenai anak-anak berkebutuhan khusus itu sangat luar biasa dan banyak sekali sekarang kebutuhannya," ujarnya.

Kehadiran Zivana Learning Hub diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas guru, tetapi juga meningkatkan pemahaman orang tua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi tumbuh kembang anak.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru