DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5). Foto: Istimewa
GOWA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat literasi anak sekaligus mendukung pembentukan karakter sejak usia dini.
Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis mengatakan, tema besar DWP tahun ini ialah “Peran Strategis DWP dalam Mendidik Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pola asah, asih, dan asuh.
“Orang tua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak-anak kita, sekaligus menjadi imam dan Madrasatul Ula dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menilai, kegiatan mendongeng menjadi salah satu cara efektif untuk mendukung perkembangan emosional dan intelektual anak. Selain itu, dongeng juga dinilai mampu mempererat hubungan antara anak dengan orang tua maupun guru.
“Tidak apa-apa meluangkan quality time bersama anak-anak. Mendongeng sambil memeluk anak dengan suara lucu dapat membuat anak merasa nyaman, bahagia dan dekat dengan orang tua maupun gurunya,” jelasnya.
Suryanti menambahkan, anak yang terbiasa mendengarkan cerita akan lebih terlatih untuk berpikir, berimajinasi, dan mengembangkan kreativitasnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gowa, Adriana Jamaluddin menegaskan pentingnya dongeng sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini.
Menurutnya, dongeng tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Dongeng itu seperti pintu ajaib. Kalau kita dengarkan, kita bisa terbang ke awan, bertemu hewan-hewan yang bisa berbicara, atau berpetualang menjadi pahlawan yang pintar,” ujarnya di hadapan siswa TK Pertiwi.
Ia mengatakan, melalui cerita, anak-anak dapat belajar menjadi pribadi yang jujur, sopan, dan peduli terhadap sesama.
“Kalau kita banyak mendengar dongeng, kita tidak hanya bermain, tetapi juga belajar menjadi anak yang jujur, anak yang baik hati, anak yang sopan, dan anak yang sayang kepada temannya,” pungkasnya.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat literasi anak sekaligus mendukung pembentukan karakter sejak usia dini.
Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis mengatakan, tema besar DWP tahun ini ialah “Peran Strategis DWP dalam Mendidik Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pola asah, asih, dan asuh.
“Orang tua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak-anak kita, sekaligus menjadi imam dan Madrasatul Ula dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menilai, kegiatan mendongeng menjadi salah satu cara efektif untuk mendukung perkembangan emosional dan intelektual anak. Selain itu, dongeng juga dinilai mampu mempererat hubungan antara anak dengan orang tua maupun guru.
“Tidak apa-apa meluangkan quality time bersama anak-anak. Mendongeng sambil memeluk anak dengan suara lucu dapat membuat anak merasa nyaman, bahagia dan dekat dengan orang tua maupun gurunya,” jelasnya.
Suryanti menambahkan, anak yang terbiasa mendengarkan cerita akan lebih terlatih untuk berpikir, berimajinasi, dan mengembangkan kreativitasnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gowa, Adriana Jamaluddin menegaskan pentingnya dongeng sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini.
Menurutnya, dongeng tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Dongeng itu seperti pintu ajaib. Kalau kita dengarkan, kita bisa terbang ke awan, bertemu hewan-hewan yang bisa berbicara, atau berpetualang menjadi pahlawan yang pintar,” ujarnya di hadapan siswa TK Pertiwi.
Ia mengatakan, melalui cerita, anak-anak dapat belajar menjadi pribadi yang jujur, sopan, dan peduli terhadap sesama.
“Kalau kita banyak mendengar dongeng, kita tidak hanya bermain, tetapi juga belajar menjadi anak yang jujur, anak yang baik hati, anak yang sopan, dan anak yang sayang kepada temannya,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Sulsel
Hari Buruh 2026, Pemkab Gowa Perkuat Perlindungan dan Peran Pekerja
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran pekerja dan buruh sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Minggu, 10 Mei 2026 16:43
News
Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Irigasi dan Tata Tanam Hadapi Ancaman El Nino
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong kolaborasi antar daerah dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya ancaman El Nino yang berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Jum'at, 08 Mei 2026 11:23
News
Pemkab Gowa Ingatkan ASN Waspada Phishing hingga Ransomware
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gowa menggelar Webinar Peningkatan Cyber Security Awareness Aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa Tahun 2026.
Jum'at, 08 Mei 2026 09:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa