Tingkatkan Pelayanan Kelistrikan, PLN UID Sulselrabar Perkuat Sinergi dengan Stakeholder
Kamis, 29 Agu 2024 22:23
Jajaran manajemen PLN UID Sulselrabar saat bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Hendro Dewanto di Kendari, belum lama ini. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan layanan kelistrikan kepada pelanggan dan memastikan akselerasi transisi energi berjalan dengan mengutamakan fondasi Good Corporate Governance (GCG) melalui kolaborasi dan sinergitas bersama stakeholder. Upaya ini tercermin dalam silaturahmi antara PLN dengan Divisi Infanteri 3 Kostrad, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.
Nakhoda baru PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, Budiono, menjelaskan PLN sebagai pemegang mandat di bidang ketenagalistrikan tidak bisa sendirian dalam menerangi masyarakat hingga ke pelosok negeri. PLN perlu bersinergi dengan stakeholder untuk melayani masyarakat dengan baik.
"Kunjungan kerja ini selain sebagai bentuk silaturahmi juga untuk menjaga hubungan baik dan memperkuat sinergi dengan stakeholder. Dengan adanya dukungan, kami bisa lebih percaya diri. Tugas mulia dari bangsa dan negara ini kami laksanakan dengan baik, semuanya diberikan kemudahan dan kekuatan," kata dia.
Sementara itu, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, menyampaikan apresiasinya kepada PLN. “Terima kasih atas kunjungan dari PLN. Jika PLN memerlukan bantuan untuk kegiatan sosial, kami tentu siap bersinergi,” katanya.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Hendro Dewanto, juga mengapresiasi upaya PLN dalam menjalin kolaborasi. Pihaknya sangat terbuka terhadap inisiatif PLN dalam sinergitas dan kolaborasi.
"Kami optimis hubungan serta komunikasi yang baik ini dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik," ungkap Hendro.
Senada, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Dwi Irianto, menyambut baik sinergitas PLN. Listrik disebutnya merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat.
"Beberapa kantor PLN merupakan Objek Vital Nasional yang perlu dijaga bersama agar bisa terus beroperasi untuk melistriki dan melayani masyarakat," ujar Dwi Irianto.
Nakhoda baru PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, Budiono, menjelaskan PLN sebagai pemegang mandat di bidang ketenagalistrikan tidak bisa sendirian dalam menerangi masyarakat hingga ke pelosok negeri. PLN perlu bersinergi dengan stakeholder untuk melayani masyarakat dengan baik.
"Kunjungan kerja ini selain sebagai bentuk silaturahmi juga untuk menjaga hubungan baik dan memperkuat sinergi dengan stakeholder. Dengan adanya dukungan, kami bisa lebih percaya diri. Tugas mulia dari bangsa dan negara ini kami laksanakan dengan baik, semuanya diberikan kemudahan dan kekuatan," kata dia.
Sementara itu, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, menyampaikan apresiasinya kepada PLN. “Terima kasih atas kunjungan dari PLN. Jika PLN memerlukan bantuan untuk kegiatan sosial, kami tentu siap bersinergi,” katanya.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Hendro Dewanto, juga mengapresiasi upaya PLN dalam menjalin kolaborasi. Pihaknya sangat terbuka terhadap inisiatif PLN dalam sinergitas dan kolaborasi.
"Kami optimis hubungan serta komunikasi yang baik ini dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik," ungkap Hendro.
Senada, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Dwi Irianto, menyambut baik sinergitas PLN. Listrik disebutnya merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat.
"Beberapa kantor PLN merupakan Objek Vital Nasional yang perlu dijaga bersama agar bisa terus beroperasi untuk melistriki dan melayani masyarakat," ujar Dwi Irianto.
(TRI)
Berita Terkait
News
Mira Hayati Belum Bayar Denda, Kejati Sulsel Lakukan Asset Tracing dan Sita Aset
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) melakukan penelusuran aset (asset tracing) terhadap terpidana kasus kosmetik ilegal, Mira Hayati.
Sabtu, 28 Mar 2026 05:48
News
Mudik Aman Bersama PLN, 500 Pemudik dari Makassar Berlayar ke Surabaya dan Baubau
Sebanyak 500 pemudik diberangkatkan dari Makassar menuju Surabaya dan Baubau menggunakan moda transportasi kapal laut.
Senin, 16 Mar 2026 02:50
News
Ramadan Berkah, PLN UID Sulselrabar Salurkan 1.200 Paket Sembako Murah
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) kembali menghadirkan program sosial bagi masyarakat.
Minggu, 15 Mar 2026 16:07
News
Pasokan Listrik di Sulselrabar Aman Jelang Lebaran, Kementerian ESDM Apresiasi PLN
Pemerintah memastikan pasokan listrik di wilayah Sulawesi bagian selatan dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sabtu, 14 Mar 2026 15:22
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Hadirkan Cahaya Berkah Ramadan 1447 H, Jangkau 6.950 Penerima Manfaat
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menghadirkan program sosial keagamaan bertajuk Cahaya Berkah Ramadan 1447 Hijriah dengan tajuk “Kepedulian yang Menghadirkan Harapan.”
Jum'at, 13 Mar 2026 17:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mendikdasmen Resmikan Klinik Utama Muhammadiyah Sulsel
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
4
Silaturahmi di Pusdam, Pemkab Gowa dan Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi
5
Pemkot Makassar Jadi yang Tercepat Serahkan LKPD 2025 ke BPK
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mendikdasmen Resmikan Klinik Utama Muhammadiyah Sulsel
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
4
Silaturahmi di Pusdam, Pemkab Gowa dan Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi
5
Pemkot Makassar Jadi yang Tercepat Serahkan LKPD 2025 ke BPK