Rektor Benarkan Ada Pegawai UIN Alauddin Ditangkap Kasus Peredaran Uang Palsu
Sabtu, 14 Des 2024 14:46
Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar. Foto: Istimewa
GOWA - Nama UIN Alauddin Makassar terseret dalam kasus dugaan pembuatan dan peredaran uang palsu. Bahkan, polisi dikabarkan telah menangkap satu orang ASN yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Kabar tersebut juga telah sampai ke telinga Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis. Dalam keterangannya, Prof Hamdan membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap salah satu pegawai kampus.
"Tentang adanya kasus penangkapan pegawai UIN Alauddin karena terkait dengan penyebaran uang palsu, kami tegaskan bahwa, pelaku yang ditangkap adalah murni oknum," aku Prof Hamdan Juhannis dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2024).
Adapun soal informasi mengenai proses produksi uang palsu yang dilakukan di dalam kampus, Prof Hamdan menegaskan bahwa itu hanya desas-desus. Sejauh ini pun menurut dia, polisi belum memberikan detil terkait penangkapan tersebut.
"Informasi yang menyebar di media hanyalah desas-desus karena polisi belum mengeluarkan penyataan terhadap detail kasus ini, dan belum ada penyampaian resmi ke pihak kampus," aku Prof Hamdan.
Rektor menegaskan bahwa pihak kampus menunggu penyampaian resmi polisi. Andai terbukti, UIN Alauddin berkomitmen untuk ikut memberikan sanksi kepada pelaku.
"Bila terjadi pelanggaran hukum, kami akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang bersangkutan," beber Prof Hamdan, mengakhiri.
Sebelumnya ramai diberitakan bahwa pegawai UIN Alauddin Makassar diamankan aparat Polres Gowa karena terlibat kasus pembuatan dan penyebaran uang palsu. Penangkapan itu berawal dari pengembangan yang dilakukan aparat kepolisian.
Kendati demikian, aparat Polres Gowa belum mau berbicara banyak terkait kasus ini lantaran baru akan melakukan rilis dalam waktu dekat ini.
Kabar tersebut juga telah sampai ke telinga Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis. Dalam keterangannya, Prof Hamdan membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap salah satu pegawai kampus.
"Tentang adanya kasus penangkapan pegawai UIN Alauddin karena terkait dengan penyebaran uang palsu, kami tegaskan bahwa, pelaku yang ditangkap adalah murni oknum," aku Prof Hamdan Juhannis dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2024).
Adapun soal informasi mengenai proses produksi uang palsu yang dilakukan di dalam kampus, Prof Hamdan menegaskan bahwa itu hanya desas-desus. Sejauh ini pun menurut dia, polisi belum memberikan detil terkait penangkapan tersebut.
"Informasi yang menyebar di media hanyalah desas-desus karena polisi belum mengeluarkan penyataan terhadap detail kasus ini, dan belum ada penyampaian resmi ke pihak kampus," aku Prof Hamdan.
Rektor menegaskan bahwa pihak kampus menunggu penyampaian resmi polisi. Andai terbukti, UIN Alauddin berkomitmen untuk ikut memberikan sanksi kepada pelaku.
"Bila terjadi pelanggaran hukum, kami akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang bersangkutan," beber Prof Hamdan, mengakhiri.
Sebelumnya ramai diberitakan bahwa pegawai UIN Alauddin Makassar diamankan aparat Polres Gowa karena terlibat kasus pembuatan dan penyebaran uang palsu. Penangkapan itu berawal dari pengembangan yang dilakukan aparat kepolisian.
Kendati demikian, aparat Polres Gowa belum mau berbicara banyak terkait kasus ini lantaran baru akan melakukan rilis dalam waktu dekat ini.
(MAN)
Berita Terkait
News
IKA FEBI UIN Alauddin Kukuhkan Pengurus, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui pelantikan BPC, Minggu (26/7/2026).
Senin, 27 Jul 2026 09:27
News
DJSN, BPJS, dan UIN Alauddin Perkuat Literasi Jaminan Sosial bagi Mahasiswa
Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) bersama BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar memperkuat implementasi kurikulum jaminan sosial melalui penyelenggaraan kuliah umum di lingkungan kampus UIN.
Sabtu, 25 Jul 2026 06:23
News
Temilreg X Fossei Sulselbartra-Maluku Perkuat Jejaring Kader Ekonomi Syariah
KSEI Forkeis UIN Alauddin Makassar menggelar Temilreg X FoSSEI Regional Sulselbartra, dan Maluku di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Minggu (11/7/2026).
Minggu, 12 Jul 2026 15:32
Sulsel
UIN Alauddin Makassar Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025
UIN Alauddin Makassar menerima dokumen final hasil audit atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam kegiatan Closing Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 3 Gedung Rektorat Kampus II UIN Alauddin Makassar, Gowa, Kamis (18/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 15:23
Sulsel
Menteri Agama Dorong RS UIN Alauddin Jadi Rumah Sakit Modern dan Inklusif
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., mengunjungi Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar, Minggu (14/6/2026).
Selasa, 16 Jun 2026 15:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja