Data Aset Tak Sinkron, 10 Sekolah di Maros Disorot BPK
Minggu, 22 Feb 2026 14:27
Bupati Maros, AS Chaidir Syam. Foto: SINDO Makassar/Dok
MAROS - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa 10 sekolah di Kabupaten Maros setelah menemukan persoalan pada pencatatan dan administrasi aset.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan pemeriksaan tersebut berawal dari temuan BPK pada sekolah sampel yang menunjukkan ketidaktertiban administrasi aset.
“Dengan adanya hal ini, akan menjadi perhatian serius bagi kami,” katanya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, temuan BPK didominasi masalah administratif. Di antaranya ketidaksesuaian antara data pada buku inventaris dengan kondisi riil di lapangan, keterlambatan pembaruan atau input data aset, serta dokumen pendukung yang belum lengkap.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menegaskan, meskipun tidak ada laporan kehilangan fisik aset, persoalan administrasi tetap serius karena menyangkut akuntabilitas pengelolaan barang milik negara maupun daerah.
“Walaupun sifatnya administratif, ini tetap harus dibenahi. Tata kelola aset harus tertib dan transparan,” tegasnya.
Chaidir meminta Dinas Pendidikan segera melakukan pembenahan dan memastikan seluruh kepala sekolah memperbaiki sistem pencatatan inventaris sesuai ketentuan.
Ia juga menyoroti pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kepala sekolah diingatkan menggunakan anggaran sesuai petunjuk teknis (juknis) dan tidak melakukan pembelanjaan di luar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
“Kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam tata kelola administrasi dan keuangan. Saya berharap penggunaan dana BOS benar-benar sesuai aturan. Jangan sampai ada pembelanjaan di luar ketentuan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Maros akan melakukan evaluasi menyeluruh dan pendampingan terhadap sekolah yang menjadi sampel pemeriksaan.
“Upaya ini dilakukan agar perbaikan administrasi dapat segera terealisasi dan mencegah terulangnya persoalan serupa di sekolah lainnya,” tutupnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan pemeriksaan tersebut berawal dari temuan BPK pada sekolah sampel yang menunjukkan ketidaktertiban administrasi aset.
“Dengan adanya hal ini, akan menjadi perhatian serius bagi kami,” katanya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, temuan BPK didominasi masalah administratif. Di antaranya ketidaksesuaian antara data pada buku inventaris dengan kondisi riil di lapangan, keterlambatan pembaruan atau input data aset, serta dokumen pendukung yang belum lengkap.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menegaskan, meskipun tidak ada laporan kehilangan fisik aset, persoalan administrasi tetap serius karena menyangkut akuntabilitas pengelolaan barang milik negara maupun daerah.
“Walaupun sifatnya administratif, ini tetap harus dibenahi. Tata kelola aset harus tertib dan transparan,” tegasnya.
Chaidir meminta Dinas Pendidikan segera melakukan pembenahan dan memastikan seluruh kepala sekolah memperbaiki sistem pencatatan inventaris sesuai ketentuan.
Ia juga menyoroti pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kepala sekolah diingatkan menggunakan anggaran sesuai petunjuk teknis (juknis) dan tidak melakukan pembelanjaan di luar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
“Kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam tata kelola administrasi dan keuangan. Saya berharap penggunaan dana BOS benar-benar sesuai aturan. Jangan sampai ada pembelanjaan di luar ketentuan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Maros akan melakukan evaluasi menyeluruh dan pendampingan terhadap sekolah yang menjadi sampel pemeriksaan.
“Upaya ini dilakukan agar perbaikan administrasi dapat segera terealisasi dan mencegah terulangnya persoalan serupa di sekolah lainnya,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menggagas gerakan donasi buku yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Maros dalam rangka memperingati Hari Buku, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 10:12
Sulsel
PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025.
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Sports
FAJI Maros Gelar Kejurda Arung Jeram di Tompobulu pada 7-10 Mei 2026
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) arung jeram di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada 7 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Selasa, 28 Apr 2026 11:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
3
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
4
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
5
Rayakan HUT, Bukit Baruga Hadirkan Yoga dan Matcha Session Penuh Harmoni
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
3
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
4
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
5
Rayakan HUT, Bukit Baruga Hadirkan Yoga dan Matcha Session Penuh Harmoni