Maros Kini Punya Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja
Jum'at, 20 Feb 2026 15:37
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, didampingi Wakil Bupati Muetazim Mansyur, unsur Forkopimda meresmikan IPLT di Mandai. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kabupaten Maros kini memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang berlokasi di kawasan TPA Bonto Ramba, Kecamatan Mandai. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi pengelolaan lumpur tinja rumah tangga secara aman dan terstandar.
IPLT tersebut diresmikan Bupati Maros, AS Chaidir Syam, didampingi Wakil Bupati Muetazim Mansyur, unsur Forkopimda, serta perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan, Baskoro Elmiawan. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di lokasi, Jumat (20/2/2026).
Chaidir Syam mengatakan, kehadiran IPLT menjadi langkah penting dalam meningkatkan layanan sanitasi masyarakat di Maros.
"Alhamdulillah hari ini kita meresmikan IPLT di Kabupaten Maros. Ini bentuk perhatian pemerintah daerah melalui fasilitasi Kementerian PUPR. Harapannya, instalasi ini bisa berfungsi maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya saat ditemui usai peresmian IPLT.
Ia menjelaskan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk pengelolaan lumpur tinja, terutama ketika septic tank rumah tangga sudah penuh.
"Nantinya lumpur tinja bisa disedot dan dibawa ke sini untuk diolah secara aman," jelasnya.
Pada tahap awal, layanan IPLT difokuskan di wilayah perkotaan karena keterbatasan armada. Saat ini tersedia dua unit mobil penyedot tinja yang melayani enam kecamatan kawasan perkotaan, antara lain Turikale dan Mandai.
Mantan Ketua DPRD itu menambahkan, pengolahan dilakukan agar limbah tidak mencemari lingkungan.
"Air hasil olahan yang dibuang ke sungai sudah melalui proses sehingga tidak mengganggu lingkungan," tuturnya.
Pemerintah daerah juga telah menetapkan tarif layanan melalui peraturan daerah. Kapasitas pengolahan instalasi ini mencapai 10 meter kubik per hari.
“Ada tarif sedot tinja yang dihitung per kubik,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alfian Amri, mengatakan pembangunan IPLT bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 sekitar Rp6,9 miliar.
Ia berharap instalasi dapat dikelola secara profesional dan didukung layanan penyedotan terjadwal. Menurutnya, keberadaan IPLT bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan lumpur tinja sekaligus mendukung target sanitasi layak dan aman di daerah.
"Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan mampu mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat pengelolaan lumpur tinja yang tidak terstandar," tutupnya.
IPLT tersebut diresmikan Bupati Maros, AS Chaidir Syam, didampingi Wakil Bupati Muetazim Mansyur, unsur Forkopimda, serta perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan, Baskoro Elmiawan. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di lokasi, Jumat (20/2/2026).
Chaidir Syam mengatakan, kehadiran IPLT menjadi langkah penting dalam meningkatkan layanan sanitasi masyarakat di Maros.
"Alhamdulillah hari ini kita meresmikan IPLT di Kabupaten Maros. Ini bentuk perhatian pemerintah daerah melalui fasilitasi Kementerian PUPR. Harapannya, instalasi ini bisa berfungsi maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya saat ditemui usai peresmian IPLT.
Ia menjelaskan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk pengelolaan lumpur tinja, terutama ketika septic tank rumah tangga sudah penuh.
"Nantinya lumpur tinja bisa disedot dan dibawa ke sini untuk diolah secara aman," jelasnya.
Pada tahap awal, layanan IPLT difokuskan di wilayah perkotaan karena keterbatasan armada. Saat ini tersedia dua unit mobil penyedot tinja yang melayani enam kecamatan kawasan perkotaan, antara lain Turikale dan Mandai.
Mantan Ketua DPRD itu menambahkan, pengolahan dilakukan agar limbah tidak mencemari lingkungan.
"Air hasil olahan yang dibuang ke sungai sudah melalui proses sehingga tidak mengganggu lingkungan," tuturnya.
Pemerintah daerah juga telah menetapkan tarif layanan melalui peraturan daerah. Kapasitas pengolahan instalasi ini mencapai 10 meter kubik per hari.
“Ada tarif sedot tinja yang dihitung per kubik,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alfian Amri, mengatakan pembangunan IPLT bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 sekitar Rp6,9 miliar.
Ia berharap instalasi dapat dikelola secara profesional dan didukung layanan penyedotan terjadwal. Menurutnya, keberadaan IPLT bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan lumpur tinja sekaligus mendukung target sanitasi layak dan aman di daerah.
"Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan mampu mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat pengelolaan lumpur tinja yang tidak terstandar," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Maros Koordinasi DPR RI Pulangkan Jenazah WNI yang Meninggal di Armenia
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bergerak cepat menyikapi kabar meninggalnya warga Moncongloe Lappara, Kabupaten Maros, Valent Alexy Tamboto di Armenia.
Selasa, 21 Jul 2026 13:39
News
Polisi Armenia Selidiki Kematian TKI Asal Maros, Pemulangan Jenazah Tertunda
Disnaker Kabupaten Maros terus memantau penanganan kasus meninggalnya Valent A. Tambuto (24), TKI asal Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, yang meninggal dunia di Armenia.
Senin, 20 Jul 2026 18:58
News
Pemdes Moncongloe Lappara Benarkan TKI yang Meninggal di Armenia Warganya
Pemdes Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, membenarkan bahwa Valent A. Tambuto, WNI yang ditemukan meninggal di kamar indekosnya di Kota Yerevan, Armenia, merupakan warganya.
Senin, 20 Jul 2026 17:57
Sulsel
72 Calon Paskibraka Maros Jalani Pembekalan
Sebanyak 72 calon Paskibraka akan menjalani pembekalan, pelatihan intensif hingga karantina sebelum bertugas pada upacara 17 Agustus 2026.
Senin, 20 Jul 2026 12:47
News
Bandara Sultan Hasanuddin Pastikan Lunasi PBB-P2 2026 Sebelum Tenggat Waktu
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin memastikan akan memenuhi kewajiban pembayaran PBB-P2 Tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Maros.
Minggu, 19 Jul 2026 17:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani