Kolaborasi Bukit Baruga dan Artani Gelar Workshop Berkebun dan Komposting
Minggu, 22 Des 2024 16:24
Event workshop Baruga Berkebun sukses digelar pada Minggu, 22 Desember 2024, di Jalan Leuser, Kawasan Bukit Baruga. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Event workshop Baruga Berkebun sukses digelar pada Minggu, 22 Desember 2024, di Jalan Leuser, Kawasan Bukit Baruga. Acara ini merupakan wujud komitmen Bukit Baruga dalam merawat dan menjaga keasrian lingkungan. Kolaborasi dengan Artani, toko ramah lingkungan dan penyedia bahan makanan organik curah pertama di Makassar, menghadirkan program spesial untuk masyarakat.
Marketing & Communications Manager Kalla Land & Property, Datu Primadona Husain, mengungkapkan bahwa ini adalah event pertama yang diselenggarakan di Kawasan Bukit Baruga. Tujuan utama acara ini adalah untuk mengedukasi warga mengenai teknik dasar berkebun dan cara mengolah sisa makanan menjadi pupuk kompos, sehingga dapat mengurangi food waste.
“Total ada 50 peserta yang berpartisipasi, dan semuanya sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik menanam dan memupuk,” kata Datu.
Dia menambahkan, semua peserta adalah warga lokal Kawasan Bukit Baruga. Baruga Berkebun memang dirancang khusus sebagai apresiasi kepada mereka yang memilih Bukit Baruga sebagai hunian terbaik.
“Walaupun acara ini khusus untuk warga Bukit Baruga, kami melihat minat yang tinggi dari masyarakat umum. Hal ini membuka peluang bagi kami untuk mengadakan kegiatan serupa di masa depan dengan skala lebih besar dan konsep yang lebih matang,” tambah Datu, yang akrab disapa Ona.
Selain menjadi ajang edukasi, Baruga Berkebun juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antarwarga Bukit Baruga. “Kami ingin memberi ruang bagi warga untuk menyalurkan hobi berkebun sambil berinteraksi dengan sesama. Selain itu, mereka dapat bertanya langsung kepada pemateri tentang berbagai teknik berkebun,” tutupnya.
Peserta workshop ini memperoleh berbagai manfaat, seperti ilmu baru tentang berkebun dan komposting, serta berbagai fasilitas, seperti gratis gardening kit (sarung tangan & sekop), bibit sayur atau bunga, dan makanan serta minuman sehat.
Salah satu peserta, Nina Marlina (38), mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti acara ini. “Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan pengetahuan baru tentang cara berkebun yang benar. Selain itu, kami juga belajar cara memanfaatkan sisa makanan menjadi pupuk kompos, yang tentunya akan mengurangi sampah. Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini di akhir pekan, sekaligus melepaskan penat setelah bekerja,” ujarnya.
Dengan suksesnya acara ini, Kawasan Bukit Baruga semakin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang peduli lingkungan.
Marketing & Communications Manager Kalla Land & Property, Datu Primadona Husain, mengungkapkan bahwa ini adalah event pertama yang diselenggarakan di Kawasan Bukit Baruga. Tujuan utama acara ini adalah untuk mengedukasi warga mengenai teknik dasar berkebun dan cara mengolah sisa makanan menjadi pupuk kompos, sehingga dapat mengurangi food waste.
“Total ada 50 peserta yang berpartisipasi, dan semuanya sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik menanam dan memupuk,” kata Datu.
Dia menambahkan, semua peserta adalah warga lokal Kawasan Bukit Baruga. Baruga Berkebun memang dirancang khusus sebagai apresiasi kepada mereka yang memilih Bukit Baruga sebagai hunian terbaik.
“Walaupun acara ini khusus untuk warga Bukit Baruga, kami melihat minat yang tinggi dari masyarakat umum. Hal ini membuka peluang bagi kami untuk mengadakan kegiatan serupa di masa depan dengan skala lebih besar dan konsep yang lebih matang,” tambah Datu, yang akrab disapa Ona.
Selain menjadi ajang edukasi, Baruga Berkebun juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antarwarga Bukit Baruga. “Kami ingin memberi ruang bagi warga untuk menyalurkan hobi berkebun sambil berinteraksi dengan sesama. Selain itu, mereka dapat bertanya langsung kepada pemateri tentang berbagai teknik berkebun,” tutupnya.
Peserta workshop ini memperoleh berbagai manfaat, seperti ilmu baru tentang berkebun dan komposting, serta berbagai fasilitas, seperti gratis gardening kit (sarung tangan & sekop), bibit sayur atau bunga, dan makanan serta minuman sehat.
Salah satu peserta, Nina Marlina (38), mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti acara ini. “Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan pengetahuan baru tentang cara berkebun yang benar. Selain itu, kami juga belajar cara memanfaatkan sisa makanan menjadi pupuk kompos, yang tentunya akan mengurangi sampah. Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini di akhir pekan, sekaligus melepaskan penat setelah bekerja,” ujarnya.
Dengan suksesnya acara ini, Kawasan Bukit Baruga semakin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang peduli lingkungan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Lewat Baruga Friends, Bukit Baruga Buka Peluang Penghasilan Tambahan dari Referral Hunian
Bukit Baruga menghadirkan Baruga Friends, program referral yang memungkinkan masyarakat mendapatkan komisi dengan merekomendasikan produk hunian kepada calon konsumen.
Kamis, 01 Okt 2026 04:54
News
34 Tahun Bukit Baruga, Ruang Hijau Jadi Bagian dari Kawasan Hunian
Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan yang tidak sekadar nyaman untuk ditinggali, tetapi juga mendukung aktivitas dan interaksi warga.
Selasa, 29 Sep 2026 17:01
Makassar City
Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan & Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Bukit Baruga berkolaborasi dengan Primaya Hospital Hertasning menggelar pemeriksaan dan edukasi kesehatan jantung gratis dalam rangka World Heart Day.
Senin, 28 Sep 2026 12:47
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
News
Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpotensi Jadi Percontohan di Makassar
Pengembangan urban farming di kawasan Bukit Baruga, Makassar berpeluang dikembangkan sebagai percontohan pertanian perkotaan yang terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota