Satu Mahasiswa Unhas yang Hanyut di Sungai Bislap Ditemukan Meninggal Dunia
Jum'at, 24 Jan 2025 00:17
Satu dari tiga orang mahasiswa yang hanyut di Sungai Biseang Laboro atau Bislab, Kabupaten Maros, berhasil ditemukan, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
MAKASSAR - Satu dari tiga orang mahasiswa yang hanyut di Sungai Biseang La'boro atau Bislab, Kabupaten Maros, berhasil ditemukan, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daeran (BPBD) Maros, jasad korban dievakuasi Tim SAR gabungan sekitar pukul 21.50 wita, Kamis, (23/01/2025). Lokasinya sendiri masih di aliran sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari titik awal mereka dilaporkan hanyut.
Laporan tersebut juga menyebutkan, bahwa jasad yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan. Meski begitu, identitasnya belum bisa dipastikan.
Terpisah, Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya membenarkan perihal adanya satu korban yang telah ditemukan. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD La Palaloi Maros.
Douglas menjelaskan, kejadian ini berawal adanya enam orang mahasiswa yang akan melakukan survei camping. Namun, saat hendak kembali, mereka menyeberangi sungai yang tiba-tiba arusnya berubah menjadi deras.
“Saat akan menuju jembatan, tiba-tiba air deras turun sehingga mereka pun hanyut. Dari enam orang, tiga orang selamat dan tiga lainnya hanyut,” bebernya.
Dari keterangan tiga korban yang selamat, mereka tiba di Bislap sekitar pukul 16.00 Wita. Mereka mengaku melakukan survei lokasi untuk kegiatan camping yang akan dilakukan pada 23 Februari 2025.
Setelah mereka mengecek lokasi, lalu kemudian memutuskan untuk langsung keluar. Namun, ternyata jalur yang mereka lalui untuk masuk telah dialiri aliran air sungai.
"Karena sudah mulai gelap, kami memutuskan untuk menerobos aliran, kami jalan berbaris dan saling berpegangan," kata ketiganya saat dimintai keterangan.
Leboh lanjut, aaat telah mendekati jembatan penyebrangan, salah seorang dari mereka yang berposisi paling depan melompat untuk mengapai tiang pegangan tangga. Sialnya, dia tidak mengapainya dan terjatuh di arus air dan terbawa.
"Dikarenakan kami saling berpegangan, kami ikut tertarik, 4 dari 6 orang terjatuh ke arus air, namun 1 bisa selamat dan bergabung dengan dua lainnya. Alhasil 3 orang yang tidak sempat menyelamatkan diri terbawa arus hingga hilang," kata mereka dalam keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, tiga mahasiswa dikabarkan hanyut di Sungai Biseang La'boro atau Bislab, Kabupaten Maros, pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 17.30 Wita.
Dari informasi yang beredar, ketiganya merupakan rombongan dari enam orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang melakukan survei camping.
Mereka yang dikabarkan hanyut diantaranya Resky (21), Syadza (19) dan Jean (19). Sedangkan tiga lainnya yang selamat yaitu Adiatsyah (20), Aditya Dwi (21) dan Azriel (20).
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daeran (BPBD) Maros, jasad korban dievakuasi Tim SAR gabungan sekitar pukul 21.50 wita, Kamis, (23/01/2025). Lokasinya sendiri masih di aliran sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari titik awal mereka dilaporkan hanyut.
Laporan tersebut juga menyebutkan, bahwa jasad yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan. Meski begitu, identitasnya belum bisa dipastikan.
Terpisah, Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya membenarkan perihal adanya satu korban yang telah ditemukan. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD La Palaloi Maros.
Douglas menjelaskan, kejadian ini berawal adanya enam orang mahasiswa yang akan melakukan survei camping. Namun, saat hendak kembali, mereka menyeberangi sungai yang tiba-tiba arusnya berubah menjadi deras.
“Saat akan menuju jembatan, tiba-tiba air deras turun sehingga mereka pun hanyut. Dari enam orang, tiga orang selamat dan tiga lainnya hanyut,” bebernya.
Dari keterangan tiga korban yang selamat, mereka tiba di Bislap sekitar pukul 16.00 Wita. Mereka mengaku melakukan survei lokasi untuk kegiatan camping yang akan dilakukan pada 23 Februari 2025.
Setelah mereka mengecek lokasi, lalu kemudian memutuskan untuk langsung keluar. Namun, ternyata jalur yang mereka lalui untuk masuk telah dialiri aliran air sungai.
"Karena sudah mulai gelap, kami memutuskan untuk menerobos aliran, kami jalan berbaris dan saling berpegangan," kata ketiganya saat dimintai keterangan.
Leboh lanjut, aaat telah mendekati jembatan penyebrangan, salah seorang dari mereka yang berposisi paling depan melompat untuk mengapai tiang pegangan tangga. Sialnya, dia tidak mengapainya dan terjatuh di arus air dan terbawa.
"Dikarenakan kami saling berpegangan, kami ikut tertarik, 4 dari 6 orang terjatuh ke arus air, namun 1 bisa selamat dan bergabung dengan dua lainnya. Alhasil 3 orang yang tidak sempat menyelamatkan diri terbawa arus hingga hilang," kata mereka dalam keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, tiga mahasiswa dikabarkan hanyut di Sungai Biseang La'boro atau Bislab, Kabupaten Maros, pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 17.30 Wita.
Dari informasi yang beredar, ketiganya merupakan rombongan dari enam orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang melakukan survei camping.
Mereka yang dikabarkan hanyut diantaranya Resky (21), Syadza (19) dan Jean (19). Sedangkan tiga lainnya yang selamat yaitu Adiatsyah (20), Aditya Dwi (21) dan Azriel (20).
(GUS)
Berita Terkait
News
Ditmawa Unhas Salurkan 1.450 Paket Takjil Kepada Mahasiswa
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil yang diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa aktif di lingkungan kampus.
Rabu, 04 Mar 2026 20:25
News
Anak 11 Tahun Tenggelam saat Berenang di Kanal Nuri Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Kanal Nuri, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, pada Sabtu (16/2/2026) sekitar pukul 15.40 WITA
Sabtu, 14 Feb 2026 17:50
News
Bocah 12 Tahun Tenggelam di Embung Jeneponto Ditemukan Meninggal
Seorang bocah bernama Gani (12), warga Bonto Tene, Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia.
Minggu, 08 Feb 2026 19:45
News
Bocah 12 Tahun Diduga Tenggelam di Embung Sedalam 3 Meter di Jeneponto
Seorang bocah bernama Gani (12), warga Bonto Tene, Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, diduga tenggelam di sebuah embung sedalam sekitar 3 meter di belakang rumahnya.
Minggu, 08 Feb 2026 19:07
News
Respons Cepat, BPBD Kota Makassar Lakukan Pencarian Orang Hilang di Laut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan respon cepat pencarian korban orang hilang di laut di sekitar perairan Pelabuhan Pelindo, Kota Makassar, Minggu, (08/02/2026).
Minggu, 08 Feb 2026 14:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nasdem Konsolidasi di Takalar, Targetkan 3 Kursi di Dapil Sulsel 1 pada Pileg 2029
2
Kunker Pantau Revitalisasi Krakatau Steel, NH Dorong Kemandirian Industri Baja Nasional
3
Ramadan Berkah, PLN UID Sulselrabar Salurkan 1.200 Paket Sembako Murah
4
Gubernur Sulsel Lepas 500 Pemudik Program Mudik PLN dari Pelabuhan Soekarno-Hatta
5
WR IV Isi Taushiyah I’tikaf Fakultas Kedokteran UMI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nasdem Konsolidasi di Takalar, Targetkan 3 Kursi di Dapil Sulsel 1 pada Pileg 2029
2
Kunker Pantau Revitalisasi Krakatau Steel, NH Dorong Kemandirian Industri Baja Nasional
3
Ramadan Berkah, PLN UID Sulselrabar Salurkan 1.200 Paket Sembako Murah
4
Gubernur Sulsel Lepas 500 Pemudik Program Mudik PLN dari Pelabuhan Soekarno-Hatta
5
WR IV Isi Taushiyah I’tikaf Fakultas Kedokteran UMI