Satu Mahasiswa Unhas Hanyut di Bislap Masih Dalam Pencarian, 2 Orang Ditemukan Meninggal
Jum'at, 24 Jan 2025 09:33
Satu lagi mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang hanyut di Sungai Biseang Laboro atau Bislab, Kabupaten Maros, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Foto: Basarnas
MAKASSAR - Satu lagi mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang hanyut di Sungai Biseang La'boro atau Bislab, Kabupaten Maros, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Hingga kini, sudah ada dua dari tiga mahasiswa yang hanyut berhasil ditemukan. Sedangkan satu lainnya yang tersisa masih dalam pencarian.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan, Tim SAR gabungan Melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan pemantauan di sepanjang aliran sungai.
Setelah melakukan penyisiran, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 21.50 Wita.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung di serahkan ke pihak medis untuk proses identifikasi," ujar Andi Sultan, Jumat (24/01/2025).
Selanjutnya, Tim SAR gabungan terus kembali melakukan pencarian. Hasilnya, berhasil ditemukan korban kedua.
"Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Resky (Laki-laki) 200 meter dari lokasi awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia dan langsung diserahkan ke pihak medis," tambah Sultan.
Usai menemukan korban kedua, Tim SAR Gabungan saat kini terus melanjutkan pencarian dengan tetap fokus di aliran sungai tempat ketiga korban hanyut.
Tim SAR gabungan yang terlibat terdiri dari berbagai unsur, diantaranya Yonif Para Raider, Polres Maros, Damkar, Baznas Maros, Pamat Polda, Laskarpala Tim, Pangan Makassar, Indonesian Escorting Ambulance Makassar, PMI Maros, Kelompok Ekowisata Bantimurung, dan SAR Unhas.
Diberitakan sebelumnya, tiga mahasiswa dikabarkan hanyut di Sungai Biseang La'boro atau Bislab, Kabupaten Maros, pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 17.30 Wita.
Dari informasi yang beredar, ketiganya merupakan rombongan dari enam orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang melakukan survei camping.
Mereka yang dikabarkan hanyut diantaranya Resky (21), Syadza (19) dan Jean (19). Sedangkan tiga lainnya yang selamat yaitu Adiatsyah (20), Aditya Dwi (21) dan Azriel (20).
Hingga kini, sudah ada dua dari tiga mahasiswa yang hanyut berhasil ditemukan. Sedangkan satu lainnya yang tersisa masih dalam pencarian.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan, Tim SAR gabungan Melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan pemantauan di sepanjang aliran sungai.
Setelah melakukan penyisiran, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 21.50 Wita.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung di serahkan ke pihak medis untuk proses identifikasi," ujar Andi Sultan, Jumat (24/01/2025).
Selanjutnya, Tim SAR gabungan terus kembali melakukan pencarian. Hasilnya, berhasil ditemukan korban kedua.
"Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Resky (Laki-laki) 200 meter dari lokasi awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia dan langsung diserahkan ke pihak medis," tambah Sultan.
Usai menemukan korban kedua, Tim SAR Gabungan saat kini terus melanjutkan pencarian dengan tetap fokus di aliran sungai tempat ketiga korban hanyut.
Tim SAR gabungan yang terlibat terdiri dari berbagai unsur, diantaranya Yonif Para Raider, Polres Maros, Damkar, Baznas Maros, Pamat Polda, Laskarpala Tim, Pangan Makassar, Indonesian Escorting Ambulance Makassar, PMI Maros, Kelompok Ekowisata Bantimurung, dan SAR Unhas.
Diberitakan sebelumnya, tiga mahasiswa dikabarkan hanyut di Sungai Biseang La'boro atau Bislab, Kabupaten Maros, pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 17.30 Wita.
Dari informasi yang beredar, ketiganya merupakan rombongan dari enam orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang melakukan survei camping.
Mereka yang dikabarkan hanyut diantaranya Resky (21), Syadza (19) dan Jean (19). Sedangkan tiga lainnya yang selamat yaitu Adiatsyah (20), Aditya Dwi (21) dan Azriel (20).
(GUS)
Berita Terkait
News
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
Proses evakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di kawasan Pegunungan Bulu Saraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, dilakukan melalui operasi berisiko.
Selasa, 20 Jan 2026 19:19
News
Basarnas Fokus Manfaatkan Golden Time Pencarian Korban ATR 42-500
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat kurang dari 24 jam sejak laporan kehilangan kontak diterima, Sabtu (18/1/2026).
Senin, 19 Jan 2026 17:38
News
Medan Terjal Bulusaraung dan Cuaca Buruk Perlambat Evakuasi Korban ATR 42-500
Proses evakuasi jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung masih terhambat kondisi cuaca buruk hingga hari ketiga pencarian, Senin (19/1/2026).
Senin, 19 Jan 2026 16:10
News
Evakuasi Jenazah Korban ATR 42-500 Terkendala Cuaca dan Medan Ekstrem
Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 yang ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung masih terus berlangsung meski terkendala cuaca buruk.
Minggu, 18 Jan 2026 18:14
News
Tim SAR Temukan Satu Jenazah yang Diduga Korban Pesawat ATR 42-500
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian puing-puing pesawat di Puncak Gunung Bulusaraung menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban pesawat ATR 42-500.
Minggu, 18 Jan 2026 15:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
4
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
5
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
4
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
5
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas