Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan

Jum'at, 06 Mar 2026 22:40
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
Palang Merah Indonesia (PMI) menargetkan penguatan layanan pada 2026. Fokusnya tidak hanya pada donor darah, tetapi juga pada pelayanan sosial kemanusiaan yang lebih luas.
Comment
Share
MAKASSAR - Palang Merah Indonesia (PMI) menargetkan penguatan layanan pada 2026. Fokusnya tidak hanya pada donor darah, tetapi juga pada pelayanan sosial kemanusiaan yang lebih luas.

Arah itu disampaikan Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, saat acara buka puasa bersama jajaran PMI Makassar di Jalan Kandea, Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut PMI ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pada tahun depan, tidak hanya di bidang transfusi darah, tetapi juga melalui berbagai program sosial kemanusiaan.

Menanggapi hal itu, Ketua PMI Kecamatan Mariso, Andi Makmur Burhanuddin, mengatakan penguatan layanan tersebut perlu ditopang hingga ke tingkat kecamatan agar manfaatnya bisa lebih dirasakan masyarakat.

“Sebagai pengurus di tingkat kecamatan, kami melihat arah penguatan layanan PMI pada 2026 sebagai langkah penting. Ini bukan hanya soal donor darah, tetapi juga bagaimana pelayanan kemanusiaan bisa hadir lebih dekat dan lebih nyata di tengah masyarakat,” kata Andi Makmur Burhanuddin.

Menurutnya, kecamatan memiliki posisi penting dalam mendukung kerja-kerja PMI karena menjadi wilayah yang paling dekat dengan warga. Melalui jejaring relawan, tokoh masyarakat, pemuda, dan komunitas lokal, berbagai program kemanusiaan dinilai bisa lebih mudah dijalankan secara langsung dan berkelanjutan.

Andi Makmur menilai, penguatan layanan di tingkat kecamatan bisa dilakukan melalui edukasi kemanusiaan, penguatan partisipasi warga, serta kolaborasi sosial yang melibatkan banyak unsur di lingkungan masyarakat. Dengan pendekatan itu, PMI tidak hanya hadir saat ada kebutuhan tertentu, tetapi juga tumbuh sebagai bagian dari gerakan sosial yang hidup di tengah warga.

Ia menambahkan, PMI Kecamatan Mariso siap mengambil bagian dalam mendukung arah besar PMI Makassar, terutama dengan memperkuat pendekatan berbasis kewilayahan agar pelayanan kemanusiaan tidak terasa jauh dari masyarakat.

“Di tingkat kecamatan, tugas kami adalah memperkuat jembatan antara PMI dan masyarakat. Karena itu, kami siap mendukung melalui penguatan relawan, sosialisasi, dan kerja sama dengan berbagai unsur warga agar semangat kemanusiaan itu benar-benar tumbuh dari lingkungan terdekat,” ujarnya.

Dengan target layanan yang lebih luas pada 2026, penguatan peran PMI hingga tingkat kecamatan dinilai menjadi bagian penting untuk memperbesar jangkauan pelayanan. Di sisi lain, keterlibatan masyarakat juga diharapkan semakin kuat agar kerja-kerja kemanusiaan dapat berjalan lebih dekat, responsif, dan berkelanjutan.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru