Pertamina Sulawesi Gelar Edukasi Mitigasi Bencana di SD & SMP Bitung
Minggu, 23 Feb 2025 16:35
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung menggelar program edukasi mitigasi bencana di sejumlah sekolah di Kota Bitung. Foto/Istimewa
BITUNG - Kesiapsiagaan bencana menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi generasi muda. Sebagai langkah preventif, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung menggelar program edukasi mitigasi bencana di sejumlah sekolah di Kota Bitung.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung serta Persatuan Wanita Patra (PWP) IT Bitung.
Sosialisasi ini berlangsung di empat sekolah berbeda, dimulai pada Rabu, 5 Februari 2025, di SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Kota Bitung. Kemudian berlanjut ke SD Katolik 1 Donbosco pada Kamis, 6 Februari 2025, yang juga mendapat antusiasme besar dari siswa dan tenaga pendidik. Kegiatan ini ditutup dengan sosialisasi di SMP Negeri 2 Kota Bitung pada Kamis, 13 Februari 2025.
Di setiap lokasi, ratusan siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Edukasi ini penting mengingat Kota Bitung berpotensi menghadapi berbagai bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan kebakaran. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami risiko bencana serta langkah mitigasi yang dapat mereka lakukan baik di sekolah maupun di rumah.
Sosialisasi dimulai dengan sesi penyuluhan mengenai jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di Kota Bitung. Para siswa juga diajarkan bagaimana mengenali tanda-tanda bencana serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan, seperti menyusun rencana evakuasi dan pentingnya sistem peringatan dini.
Dalam simulasi evakuasi, siswa belajar bagaimana bergerak cepat dan tertib saat bencana terjadi serta mengenali jalur evakuasi di lingkungan sekolah.
Selain teori, sesi tanya jawab juga dilaksanakan untuk memperdalam pemahaman siswa mengenai skenario bencana dan cara pencegahannya. Diskusi interaktif ini bertujuan agar siswa benar-benar memahami langkah mitigasi yang perlu dilakukan dalam berbagai situasi.
Integrated Terminal Manager Bitung, Rezky Kurniawan, menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung kesiapsiagaan bencana.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Bitung memiliki pemahaman yang baik tentang bencana dan bagaimana menyelamatkan diri. Dengan edukasi sejak dini, mereka bisa menjadi agen perubahan bagi keluarga dan komunitas mereka,” ujar Rezky.
Senada dengan itu, Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menyampaikan pihaknya percaya bahwa edukasi mitigasi bencana sejak dini sangat penting untuk menciptakan generasi yang lebih tangguh dan siap menghadapi situasi darurat.
"Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berkontribusi dalam membangun kesadaran individu, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan," jelas dia.
Pihak sekolah pun memberikan apresiasi terhadap program ini, karena dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana.
Dengan terlaksananya program ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap dapat meningkatkan kesadaran bencana dan menjadikan sekolah-sekolah di Kota Bitung sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung serta Persatuan Wanita Patra (PWP) IT Bitung.
Sosialisasi ini berlangsung di empat sekolah berbeda, dimulai pada Rabu, 5 Februari 2025, di SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Kota Bitung. Kemudian berlanjut ke SD Katolik 1 Donbosco pada Kamis, 6 Februari 2025, yang juga mendapat antusiasme besar dari siswa dan tenaga pendidik. Kegiatan ini ditutup dengan sosialisasi di SMP Negeri 2 Kota Bitung pada Kamis, 13 Februari 2025.
Di setiap lokasi, ratusan siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Edukasi ini penting mengingat Kota Bitung berpotensi menghadapi berbagai bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan kebakaran. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami risiko bencana serta langkah mitigasi yang dapat mereka lakukan baik di sekolah maupun di rumah.
Sosialisasi dimulai dengan sesi penyuluhan mengenai jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di Kota Bitung. Para siswa juga diajarkan bagaimana mengenali tanda-tanda bencana serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan, seperti menyusun rencana evakuasi dan pentingnya sistem peringatan dini.
Dalam simulasi evakuasi, siswa belajar bagaimana bergerak cepat dan tertib saat bencana terjadi serta mengenali jalur evakuasi di lingkungan sekolah.
Selain teori, sesi tanya jawab juga dilaksanakan untuk memperdalam pemahaman siswa mengenai skenario bencana dan cara pencegahannya. Diskusi interaktif ini bertujuan agar siswa benar-benar memahami langkah mitigasi yang perlu dilakukan dalam berbagai situasi.
Integrated Terminal Manager Bitung, Rezky Kurniawan, menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung kesiapsiagaan bencana.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Bitung memiliki pemahaman yang baik tentang bencana dan bagaimana menyelamatkan diri. Dengan edukasi sejak dini, mereka bisa menjadi agen perubahan bagi keluarga dan komunitas mereka,” ujar Rezky.
Senada dengan itu, Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menyampaikan pihaknya percaya bahwa edukasi mitigasi bencana sejak dini sangat penting untuk menciptakan generasi yang lebih tangguh dan siap menghadapi situasi darurat.
"Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berkontribusi dalam membangun kesadaran individu, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan," jelas dia.
Pihak sekolah pun memberikan apresiasi terhadap program ini, karena dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana.
Dengan terlaksananya program ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap dapat meningkatkan kesadaran bencana dan menjadikan sekolah-sekolah di Kota Bitung sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana.
(TRI)
Berita Terkait
News
Isi BBM Sambil Rayakan Natal, Santa Claus Sambut Pelanggan di SPBU
Perayaan Natal di SPBU Pertamina 74.951.19 Paal Dua, Kota Manado, pada Rabu (25/12/2025), berlangsung hangat dan penuh keceriaan.
Kamis, 25 Des 2025 19:29
Sulsel
PT Vale dan Pemkab Luwu Utara Perkuat Mitigasi Banjir Lewat Solusi Terpadu
PT Vale bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui serangkaian langkah konkret mitigasi bencana.
Selasa, 23 Des 2025 21:57
News
Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Makassar Hadapi Lonjakan Akhir Tahun
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM jenis Biosolar di wilayah Makassar dan sekitarnya dalam kondisi aman dan mencukupi.
Selasa, 23 Des 2025 15:26
News
SPBU Nelayan Donggala, Wujud Nyata Keadilan Energi di Pesisir
Pemerintah terus berupaya menghadirkan keadilan energi sekaligus mendorong pemerataan ekonomi hingga wilayah pesisir.
Senin, 22 Des 2025 23:46
Sulsel
PT Citra Lampia Mandiri Bekali Karyawan dan Relawan Diklat SAR
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan potensi bencana, PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Search and Rescue (SAR)
Rabu, 17 Des 2025 23:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
2
Diduga Terjatuh ke Sungai Mallaulu, Seorang Petani Tambak Dilaporkan Hilang
3
Tak Ada Tahapan Pemilu, Bawaslu Luwu Timur Perkuat Pengawasan Berkelanjutan
4
Kalla Institute Borong Penghargaan di LLDikti IX Award 2025
5
Peserta Rakor Satu Suara! Andi Amran Kembali Dicalonkan Sebagai Ketum PP IKA Unhas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
2
Diduga Terjatuh ke Sungai Mallaulu, Seorang Petani Tambak Dilaporkan Hilang
3
Tak Ada Tahapan Pemilu, Bawaslu Luwu Timur Perkuat Pengawasan Berkelanjutan
4
Kalla Institute Borong Penghargaan di LLDikti IX Award 2025
5
Peserta Rakor Satu Suara! Andi Amran Kembali Dicalonkan Sebagai Ketum PP IKA Unhas