Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI

Minggu, 17 Mei 2026 20:14
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
Nusraya Fertility Center kini hadir di Kota Makassar. Hal ini ditandai dengan grand opening yang mereka lajukan di Hotel Four Point by Sheraton, Minggu, (17/05/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Nusraya Fertility Center kini hadir di Kota Makassar. Hal ini ditandai dengan grand opening yang mereka lajukan di Hotel Four Point by Sheraton, Minggu, (17/05/2026).

Momentum ini juga menegaskan komitmen mereka dalam menghadirkan layanan kesehatan reproduksi modern dan komprehensif, melalui pendekatan berbasis teknologi terkini, dipadukan dengan pengalaman klinis dokter spesialis fertilitas.

Klinik layanan fertilitas tersebut juga mengklaim sebagai yang pertama di KTI, yang mengimplementasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF).

President Director Nusraya Fertility Center, dr Muhammad Ilham Azis mengatakan, layanan yang mereka hadirkan tidak sekadar program bayi tabung semata. Namun mencakup konsultasi fertilitas, pemeriksaan diagnostik, yang semuanya terintegrasi dengan teknologi modern.

“Nusraya Fertility Center hadir dengan komitmen menghadirkan layanan reproduksi yang modern, komprehensif, dan personal. Mulai dari konsultasi fertilitas, pemeriksaan diagnostik, hingga layanan IVF yang terintegrasi dan berbasis latest technology,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pendekatan penanganan infertilitas di Nusraya sengaja dibangun melalui konsep layanan menyeluruh yang disebut sebagai Nusraya Fertility Concept. Konsep itu menggabungkan pengalaman klinis dokter ahli, pendekatan personal kepada pasien, serta dukungan teknologi modern.

“Pendekatan penanganan infertilitas di Nusraya Fertility Center dibangun dari pengalaman klinis dokter ahli dan kami lakukan dalam sebuah pendekatan menyeluruh. Ini kami sebut Nusraya Fertility Concept, perpaduan antara pengalaman, ketepatan klinis, pendekatan personal, dan teknologi modern untuk memberikan layanan yang lebih optimal bagi pasien,” lanjutnya.

Menurutnya, penggunaan AI dalam program IVF dapat membantu proses analisis embrio lebih objektif dan akurat. Namun dia menekankan, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga empati dan pengalaman tenaga medis.

“Kami bangga menjadi pusat fertilitas pertama di Indonesia Timur yang mengimplementasikan AI dalam program IVF, yang membantu analisis embrio secara lebih objektif dan akurat. Namun kami percaya, keberhasilan bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang empati, pengalaman, dan harapan. Itulah semangat kami melalui tema When Experience Meets Technology,” ungkapnya.

Kata Ilham, sejak memperoleh izin operasional hingga saat ini, Nusraya Fertility Center telah menangani 126 fresh cycle dan 81 frozen embryo transfer, dengan tingkat keberhasilan kehamilan mencapai 78,57 persen.

“Bagi kami pencapaian itu bukan hanya sekadar angka tetapi cerminan dari kepercayaan pasien, kerja keras tim, serta harapan besar yang dipercayakan kepada kami,” tuturnya.

Ke depan, Nusraya juga tengah menjajaki pengembangan layanan pemeriksaan genetik yang lebih terjangkau bagi masyarakat di Indonesia Timur. Selain itu, mereka menyiapkan pengembangan jaringan layanan melalui Nusraya Fertility Network guna membantu dokter di berbagai daerah dalam menangani pasien infertilitas.

“Saat ini kami sudah terjalin kerja sama mencakup ada di Pemalang Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Maluku, dan beberapa bagian di daerah di Indonesia Timur,” jelasnya.

Salah satu dokter spesialis Nusraya Fertility Center, Binarwan Halim menjelaskan, salah satu faktor penting dalam keberhasilan program bayi tabung adalah stimulasi indung telur, untuk menghasilkan sel telur berkualitas baik dalam jumlah yang optimal.

“Salah satu poin yang penting dalam program bayi tabung itu melakukan stimulasi indung telur, supaya dapat telur yang banyak. Dalam proses terjadinya sebuah kehamilan itu sama dengan prinsip kita menanam sebuah pohon. Ada bibit unggulnya dan ada tanahnya, yaitu rahim,” kata dia.

Dia mengibaratkan stimulasi indung telur sebagai proses pemberian pupuk untuk menghasilkan bibit unggul. Menurutnya, kualitas embrio menjadi faktor dominan dalam keberhasilan program kehamilan.

“Stimulasi yang benar akan menghasilkan banyak telur dengan kualitas yang bagus. Kalau mendapatkan bibit yang bagus lalu ditanam ke rahim, maka peluang keberhasilannya akan sangat tinggi karena sekitar 80 persen keberhasilan program ditentukan dari kualitas bibit tersebut,” ujarnya.

Binarwan menilai, penerapan berbagai protokol stimulasi modern di Nusraya Fertility Center akan mendukung peningkatan keberhasilan program bayi tabung di masa mendatang.

“Saya kira dengan banyaknya kecanggihan terutama di Nusraya yang juga mengadopsi banyak protokol stimulasi yang bagus, keberhasilan bayi tabung di Nusraya akan sangat baik,” ungkapnya.

Dia juga menyebut keberhasilan layanan bayi tabung di Nusraya telah terbukti dalam beberapa bulan operasional, dengan capaian yang dinilai setara dengan standar nasional maupun internasional.

“Keberhasilan sudah terbukti dan sangat baik di sini dengan standar keberhasilan yang setara dengan seluruh di Indonesia, bahkan di internasional,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terbaru