Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur

Sabtu, 16 Mei 2026 22:13
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
Direktur Utama Makassar Raya Motor, Wira Rifqi Halim Kalla, saat memberikan sambutan pada gala dinner perayaan HUT ke-40 MRM di Saoraja Ballroom Wisma Kalla. Foto/Tri Yari Kurniawan
Comment
Share
MAKASSAR - PT Makassar Raya Motor (MRM) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 dengan menggelar gala dinner bertema “Tumbuh Tangguh, Maju Bersama” di Saoraja Ballroom Wisma Kalla, Makassar, pada Sabtu (16/5/2026). Momentum empat dekade perjalanan perusahaan ini menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan komitmen untuk terus berkembang di industri otomotif, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Acara tersebut dihadiri founder MRM Halim Kalla, jajaran manajemen dan karyawan MRM, perwakilan Astra Daihatsu, ustad Das’ad Latif, manajemen Kalla Group, hingga mitra perusahaan dari leasing dan asuransi.

Perayaan HUT ke-40 MRM tidak hanya dikemas secara seremonial, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan olahraga. Mulai dari pembagian tempat sampah, donor darah, pemeriksaan kesehatan, hingga fun run, kompetisi tenis dan padel.

Direktur Utama Makassar Raya Motor, Wira Rifqi Halim Kalla, mengatakan perjalanan 40 tahun menjadi bukti ketangguhan perusahaan menghadapi berbagai tantangan bisnis.

“Ini bukan umur yang muda lagi. Kami sudah melewati berbagai fase, mulai dari pandemi, perubahan kurs, hingga berbagai pergantian kepemimpinan. Ini umur yang dewasa, tetapi masih banyak potensi yang bisa terus digali,” ujarnya.

Ia menuturkan, Makassar Raya Motor saat ini mencatat rata-rata penjualan sekitar 450 unit per bulan. Jumlah itu terbilang baik di tengah dinamika pasar yang amat menantang. Bahkan pada awal tahun 2026, pertumbuhan penjualan mulai menunjukkan tren positif.

Menurutnya, posisi Makassar Raya Motor yang berada di kawasan dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional menjadi peluang besar untuk terus berkembang.

“Kami menjual di jantung ekonomi Indonesia. Potensi di kawasan timur masih sangat besar dan itu menjadi semangat kami untuk membawa Makassar Raya Motor menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Direktur Marketing Makassar Raya Motor, Evan Putra, menambahkan perusahaan ingin terus tumbuh dan menjadi salah satu penggerak roda perekonomian, khususnya di sektor otomotif di Indonesia timur.

“Harapannya tentu Makassar Raya Motor bisa terus berkembang dan menjadi market leader di Indonesia bagian timur. Branding perusahaan juga semakin kuat melalui kegiatan-kegiatan seperti perayaan ulang tahun ini,” ujarnya.

Ia menilai persaingan bisnis otomotif merupakan hal yang wajar. Karena itu, perusahaan harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memperkuat semangat kerja keras.

“Kalau kata Pak JK (Jusuf Kalla), kerja keras dan kerja ikhlas. Itu yang kami pegang untuk memaksimalkan seluruh potensi yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Makassar Raya Motor selama 40 tahun dalam pengembangan Daihatsu di Indonesia bagian timur.

Menurutnya, di tengah kondisi pasar otomotif Indonesia timur yang mengalami penurunan sekitar 5 persen pada periode Januari hingga Maret 2026, Daihatsu hanya mengalami penurunan sebesar 1 persen.

“Dengan kondisi tersebut, market share Daihatsu di Indonesia bagian timur justru meningkat dari 27,5 persen menjadi 28,7 persen pada kuartal pertama 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Makassar Raya Motor memiliki tujuh dealer resmi Daihatsu yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Dari jaringan tersebut, MRM berkontribusi sekitar 8 persen terhadap penjualan Daihatsu secara nasional.

“Ini menjadi nilai yang sangat baik, bukan hanya bagi Makassar Raya Motor, tetapi juga bagi Daihatsu secara umum. Kami berharap MRM terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia bagian timur,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru