Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Sabtu, 16 Mei 2026 12:30
Untuk pertama kalinya, petani terdaftar di Kecamatan Rongkong berhasil melakukan penebusan pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero). Foto/Istimewa
LUWU UTARA - Kabupaten Luwu Utara mencatat sejarah baru di sektor pertanian. Untuk pertama kalinya, petani terdaftar di Kecamatan Rongkong berhasil melakukan penebusan pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero). Penyaluran ini juga mencakup petani di Kecamatan Sabbang dan menjadi langkah penting dalam memperluas akses pupuk bersubsidi hingga ke wilayah pegunungan Sulawesi Selatan.
Keberhasilan tersebut menjadi momentum penting karena selama ini Kecamatan Rongkong termasuk wilayah yang belum banyak tersentuh sosialisasi pupuk bersubsidi. Selain berjarak sekitar 70 kilometer dari Kecamatan Sabbang, akses infrastruktur menuju daerah tersebut juga baru mulai terbuka dalam beberapa tahun terakhir.
Regional CEO Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, mengatakan keberhasilan penebusan perdana ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
“Kami mengapresiasi dukungan dan komitmen pemerintah daerah sehingga petani di Kecamatan Rongkong kini dapat melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Pupuk Indonesia siap mendukung kelancaran penyaluran agar pupuk dapat diterima petani secara tepat sasaran dan tepat waktu,” ungkap Wisnu.
Kegiatan penyaluran tersebut turut dihadiri Bupati Luwu Utara bersama jajaran pemerintah daerah dan para petani Rongkong. Dalam kesempatan itu, tercatat total penebusan pupuk bersubsidi mencapai 325 ton. Tingginya angka penebusan menunjukkan antusiasme besar petani terhadap program pupuk bersubsidi di wilayah tersebut.
Wisnu menjelaskan, pada 2026 kelompok tani di Kecamatan Rongkong baru resmi terbentuk dengan jumlah 627 petani. Seluruhnya telah terdaftar dalam sistem e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) Kementerian Pertanian sehingga alokasi pupuk bersubsidi untuk wilayah tersebut dapat tersedia.
Dalam pelaksanaannya, layanan penyaluran pupuk untuk petani Rongkong akan difasilitasi secara virtual oleh PPTS UD Halifa Tani yang berada di Kecamatan Sabbang.
Menurut Wisnu, tingginya antusiasme petani dalam kegiatan tebus bersama ini mencerminkan besarnya kebutuhan pupuk bersubsidi di Kecamatan Rongkong. Ia berharap penebusan perdana tersebut menjadi awal yang baik untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat setempat.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menyebut penyaluran perdana pupuk bersubsidi ini merupakan hal yang sudah lama dinantikan masyarakat tani Rongkong. Ia menilai wilayah tersebut memiliki potensi pertanian yang besar karena berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut.
Selama ini, petani Rongkong masih mengandalkan pupuk kandang organik dan belum pernah melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Kehadiran pupuk bersubsidi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas komoditas pertanian sekaligus memperkuat sektor pertanian di wilayah pegunungan Kabupaten Luwu Utara.
“Momentum ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Pupuk Indonesia dalam menghadirkan akses pupuk bersubsidi yang lebih merata hingga ke wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis,” kata Andi Abdullah Rahim.
Keberhasilan tersebut menjadi momentum penting karena selama ini Kecamatan Rongkong termasuk wilayah yang belum banyak tersentuh sosialisasi pupuk bersubsidi. Selain berjarak sekitar 70 kilometer dari Kecamatan Sabbang, akses infrastruktur menuju daerah tersebut juga baru mulai terbuka dalam beberapa tahun terakhir.
Regional CEO Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, mengatakan keberhasilan penebusan perdana ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
“Kami mengapresiasi dukungan dan komitmen pemerintah daerah sehingga petani di Kecamatan Rongkong kini dapat melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Pupuk Indonesia siap mendukung kelancaran penyaluran agar pupuk dapat diterima petani secara tepat sasaran dan tepat waktu,” ungkap Wisnu.
Kegiatan penyaluran tersebut turut dihadiri Bupati Luwu Utara bersama jajaran pemerintah daerah dan para petani Rongkong. Dalam kesempatan itu, tercatat total penebusan pupuk bersubsidi mencapai 325 ton. Tingginya angka penebusan menunjukkan antusiasme besar petani terhadap program pupuk bersubsidi di wilayah tersebut.
Wisnu menjelaskan, pada 2026 kelompok tani di Kecamatan Rongkong baru resmi terbentuk dengan jumlah 627 petani. Seluruhnya telah terdaftar dalam sistem e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) Kementerian Pertanian sehingga alokasi pupuk bersubsidi untuk wilayah tersebut dapat tersedia.
Dalam pelaksanaannya, layanan penyaluran pupuk untuk petani Rongkong akan difasilitasi secara virtual oleh PPTS UD Halifa Tani yang berada di Kecamatan Sabbang.
Menurut Wisnu, tingginya antusiasme petani dalam kegiatan tebus bersama ini mencerminkan besarnya kebutuhan pupuk bersubsidi di Kecamatan Rongkong. Ia berharap penebusan perdana tersebut menjadi awal yang baik untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat setempat.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menyebut penyaluran perdana pupuk bersubsidi ini merupakan hal yang sudah lama dinantikan masyarakat tani Rongkong. Ia menilai wilayah tersebut memiliki potensi pertanian yang besar karena berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut.
Selama ini, petani Rongkong masih mengandalkan pupuk kandang organik dan belum pernah melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Kehadiran pupuk bersubsidi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas komoditas pertanian sekaligus memperkuat sektor pertanian di wilayah pegunungan Kabupaten Luwu Utara.
“Momentum ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Pupuk Indonesia dalam menghadirkan akses pupuk bersubsidi yang lebih merata hingga ke wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis,” kata Andi Abdullah Rahim.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pupuk Indonesia Tindak PPTS di Bone Usai Diduga Gunakan Uang Petani
PT Pupuk Indonesia (Persero) mengambil langkah tegas terhadap penyaluran pupuk bersubsidi yang bermasalah di Kabupaten Bone.
Senin, 11 Mei 2026 06:02
News
Pupuk Indonesia Gandeng Media Tekan Hoaks Penyaluran Pupuk Subsidi
Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar kegiatan media gathering bertajuk “Edukasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi” di Virtu Vafe & Resto CPI, Kota Makassar, Rabu (22/4/2026).
Kamis, 23 Apr 2026 17:16
Sulsel
Spanduk Misterius Usut Korupsi Pupuk Subsidi Rp6 Miliar Terpasang di Kejari Jeneponto
Sebuah spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Rp6.000.000.000 #SV Anjas Puskud” terpasang di pagar Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Senin (6/4/2026) malam.
Senin, 06 Apr 2026 20:52
News
Pupuk Indonesia Perkuat Pasokan Pupuk Nonsubsidi di Indonesia Timur
Untuk memperkuat distribusi pupuk nonsubsidi di kawasan tersebut, Pupuk Indonesia meluncurkan sejumlah program promosi.
Jum'at, 13 Mar 2026 19:18
News
Gebyar Petroganik & NPK Pelangi Kakao, Pupuk Indonesia Beri Penghargaan Kios & Petani
PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan apresiasi kepada kios pengecer dan petani melalui kegiatan Rewarding Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao.
Senin, 09 Mar 2026 17:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Bupati Irwan Ajak Rider se-Nusantara Ramaikan Malili Explore: Bumi Batara Guru
3
PLN Bagikan Cara Menghitung Tagihan Listrik dan Tips Mengatur Pemakaian Energi
4
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
5
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Paket Laper, Makan Sepuasnya Mulai Rp75 Ribu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Bupati Irwan Ajak Rider se-Nusantara Ramaikan Malili Explore: Bumi Batara Guru
3
PLN Bagikan Cara Menghitung Tagihan Listrik dan Tips Mengatur Pemakaian Energi
4
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
5
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Paket Laper, Makan Sepuasnya Mulai Rp75 Ribu