Pupuk Indonesia Tindak PPTS di Bone Usai Diduga Gunakan Uang Petani
Senin, 11 Mei 2026 06:02
Dua pekerja melakukan aktivitas bongkar muat di gudang pupuk. Foto: Ilustrasi/Istimewa
BONE - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengambil langkah tegas terhadap penyaluran pupuk bersubsidi yang bermasalah di Kabupaten Bone. Aktivitas penyaluran Penerima Pada Titik Serah (PPTS) UD Usaha Madu Tani di Desa Cani Sirenreng, Kecamatan Ulaweng, dibekukan sementara.
PPTS tersebut dilaporkan petani setempat karena diduga menyalahgunakan uang pembayaran pupuk bersubsidi untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, sejumlah petani belum menerima pupuk yang sebelumnya telah dibayarkan.
Menindaklanjuti laporan itu, Pupuk Indonesia langsung melakukan klarifikasi dan musyawarah bersama pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
Musyawarah dihadiri Camat Ulaweng, Koordinator BPP Kecamatan Ulaweng, pemilik PPTS UD Usaha Madu Tani, Kepala Desa Cani, Kapolsek Ulaweng, Babinsa Desa Cani Sirenreng, serta kelompok tani yang terdampak.
Dalam pertemuan tersebut, para petani sepakat untuk sementara tidak lagi dilayani oleh PPTS UD Usaha Madu Tani hingga persoalan selesai.
Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
“Kami berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dalam penyaluran pupuk subsidi yang lebih baik. Pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan Pemerintah, sehingga tidak boleh disalahgunakan,” tegasnya dalam pernyataan rilisnya, Minggu (10/5/2026).
Wisnu mengatakan, selama proses penyelesaian berlangsung, aktivitas penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tersebut akan dialihkan ke PPTS resmi lainnya agar kebutuhan petani tetap terpenuhi.
Menurutnya, Pelaku Usaha Distribusi (PUD) yang menaungi PPTS UD Usaha Madu Tani juga akan ikut mengawal penyelesaian persoalan tersebut. Sementara itu, aktivitas penyaluran UD Usaha Madu Tani tetap dibekukan hingga masalah dinyatakan selesai.
"Pupuk menjadi agroinput yang sangat penting bagi petani, terlebih lagi jika musim tanam datang sehingga kebutuhan pupuk tidak dapat ditunda,” jelas Wisnu.
Pupuk Indonesia menyatakan terus berupaya memberikan produk dan layanan terbaik guna mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
PPTS tersebut dilaporkan petani setempat karena diduga menyalahgunakan uang pembayaran pupuk bersubsidi untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, sejumlah petani belum menerima pupuk yang sebelumnya telah dibayarkan.
Menindaklanjuti laporan itu, Pupuk Indonesia langsung melakukan klarifikasi dan musyawarah bersama pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
Musyawarah dihadiri Camat Ulaweng, Koordinator BPP Kecamatan Ulaweng, pemilik PPTS UD Usaha Madu Tani, Kepala Desa Cani, Kapolsek Ulaweng, Babinsa Desa Cani Sirenreng, serta kelompok tani yang terdampak.
Dalam pertemuan tersebut, para petani sepakat untuk sementara tidak lagi dilayani oleh PPTS UD Usaha Madu Tani hingga persoalan selesai.
Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
“Kami berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dalam penyaluran pupuk subsidi yang lebih baik. Pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan Pemerintah, sehingga tidak boleh disalahgunakan,” tegasnya dalam pernyataan rilisnya, Minggu (10/5/2026).
Wisnu mengatakan, selama proses penyelesaian berlangsung, aktivitas penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tersebut akan dialihkan ke PPTS resmi lainnya agar kebutuhan petani tetap terpenuhi.
Menurutnya, Pelaku Usaha Distribusi (PUD) yang menaungi PPTS UD Usaha Madu Tani juga akan ikut mengawal penyelesaian persoalan tersebut. Sementara itu, aktivitas penyaluran UD Usaha Madu Tani tetap dibekukan hingga masalah dinyatakan selesai.
"Pupuk menjadi agroinput yang sangat penting bagi petani, terlebih lagi jika musim tanam datang sehingga kebutuhan pupuk tidak dapat ditunda,” jelas Wisnu.
Pupuk Indonesia menyatakan terus berupaya memberikan produk dan layanan terbaik guna mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Pupuk Indonesia berkomitmen menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai prinsip 7T, yakni tepat sasaran, tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat mutu.
Senin, 08 Jun 2026 16:54
News
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Pemilik CV Semoga Raya, Modernasasi, mengatakan hasil penelusuran di lapangan tidak menemukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Cina maupun Kecamatan Amali.
Kamis, 04 Jun 2026 10:42
Sulsel
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Untuk pertama kalinya, petani terdaftar di Kecamatan Rongkong berhasil melakukan penebusan pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
Sabtu, 16 Mei 2026 12:30
News
Pupuk Indonesia Gandeng Media Tekan Hoaks Penyaluran Pupuk Subsidi
Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar kegiatan media gathering bertajuk “Edukasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi” di Virtu Vafe & Resto CPI, Kota Makassar, Rabu (22/4/2026).
Kamis, 23 Apr 2026 17:16
Sulsel
Spanduk Misterius Usut Korupsi Pupuk Subsidi Rp6 Miliar Terpasang di Kejari Jeneponto
Sebuah spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Rp6.000.000.000 #SV Anjas Puskud” terpasang di pagar Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Senin (6/4/2026) malam.
Senin, 06 Apr 2026 20:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T