TIM UPA Perpustakaan UNM Lakukan Benchmarking ke Perpustakaan UAD dan UMY
Kamis, 13 Agu 2026 19:14
Kepala UPA Perpustakaan UNM, Bustang saat melakukan kegiatan benchmarking di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Foto: Istimewa
YOGJAKARTA - Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Negeri Makassar (UNM) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, tata kelola, dan inovasi perpustakaan.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, disela kegiatan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) 17, tim UPA Perpustakaan UNM yang diwakili oleh Kepala UPA Perpustakaan, Bustang, dan Pengelola Pustaka Elektronik, Imran, melaksanakan kegiatan benchmarking di dua perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada tanggal 5–6 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola perpustakaan modern, inovasi layanan digital, serta berbagai program unggulan yang telah diterapkan oleh kedua institusi tersebut guna memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan kreativitas civitas akademika UNM.
Hari Pertama: Benchmarking di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Pada hari pertama, tanggal 5 Agustus 2026, tim UPA Perpustakaan UNM menyambangi Perpustakaan UAD dan disambut dengan hangat oleh pihak pengelola setempat. Kunjungan ini difokuskan pada diskusi serta sharing mengenai pengelolaan ruang kreatif, integrasi sistem perpustakaan, dan inovasi layanan pemustaka.
Selain itu, tim UPA Perpustakaan UNM juga berdiskusi khusus dengan pihak Perpustakaan UAD terkait pelaksanaan program pengenalan perpustakaan dan kegiatan literasi informasi. Di UAD, kedua kegiatan tersebut bersifat wajib bagi seluruh mahasiswa.
Bahkan, Universitas Ahmad Dahlan menerapkan kebijakan dengan mewajibkan mahasiswa melampirkan bukti telah mengikuti kegiatan pengenalan perpustakaan dan minimal dua kali kegiatan literasi informasi sebagai syarat untuk mengikuti seminar proposal tugas akhir, baik skripsi, tesis, maupun disertasi. Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi tim UNM dalam mendalami strategi meningkatkan keterlibatan mahasiswa serta memperkuat budaya literasi akademik di lingkungan kampus.
Hari Kedua: Benchmarking di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua, tanggal 6 Agustus 2026, dengan berkunjung ke Perpustakaan UMY. Diskusi interaktif pada kunjungan tersebut diawali dengan pembahasan mendalam mengenai tahap persiapan dan perencanaan layanan perpustakaan. Pihak Perpustakaan UMY membagikan strategi mereka dalam menyusun konsep layanan digital yang modern, pengembangan infrastruktur teknologi informasi (IT), hingga rancangan agenda kegiatan besar seperti Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) dan program literasi unggulan.
Beralih ke aspek pelaksanaan layanan dan peninjauan fasilitas, tim UPA Perpustakaan UNM diajak menyusuri area public space di lantai 1 Perpustakaan UMY. Area ini dirancang sebagai co-working space interaktif bagi pengunjung untuk membaca maupun berdiskusi ringan, yang dilengkapi fasilitas kafe penyedia makanan dan minuman ringan.
Tak hanya itu, area ini juga memiliki ruang belajar mandiri dengan 9 bilik khusus bagi pemustaka yang membutuhkan suasana tenang agar dapat belajar lebih fokus, seluruhnya ditunjang oleh tata kelola operasional harian yang responsif.
Selain pengelolaan fasilitas dan teknis layanan, aspek pasca-kegiatan serta evaluasi mutu juga menjadi perhatian utama dalam sesi diskusi. Tim UPA Perpustakaan UNM mempelajari sistem dokumentasi yang terstruktur, metodologi evaluasi mutu layanan secara berkala, hingga formulasi langkah tindak lanjut yang presisi untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak positif berkelanjutan bagi seluruh pengguna perpustakaan.
Kepala UPA Perpustakaan UNM, Bustang mengatakan pihaknya akan terus mendorong Inovasi dan layanan berkelanjutan. Dari seluruh rangkaian kegiatan benchmarking selama dua hari tersebut, tim UPA Perpustakaan UNM berhasil membawa pulang banyak wawasan berharga dan praktik baik (best practices) yang siap diadaptasi di kampus.
"Melalui semangat kolaborasi dan pembelajaran dari Perpustakaan UAD dan Perpustakaan UMY, UPA Perpustakaan UNM semakin optimistis untuk terus meningkatkan mutu fasilitas serta menghadirkan inovasi layanan terbaik bagi seluruh civitas akademika UNM dan masyarakat umum," ungkapnya.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, disela kegiatan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) 17, tim UPA Perpustakaan UNM yang diwakili oleh Kepala UPA Perpustakaan, Bustang, dan Pengelola Pustaka Elektronik, Imran, melaksanakan kegiatan benchmarking di dua perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada tanggal 5–6 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola perpustakaan modern, inovasi layanan digital, serta berbagai program unggulan yang telah diterapkan oleh kedua institusi tersebut guna memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan kreativitas civitas akademika UNM.
Hari Pertama: Benchmarking di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Pada hari pertama, tanggal 5 Agustus 2026, tim UPA Perpustakaan UNM menyambangi Perpustakaan UAD dan disambut dengan hangat oleh pihak pengelola setempat. Kunjungan ini difokuskan pada diskusi serta sharing mengenai pengelolaan ruang kreatif, integrasi sistem perpustakaan, dan inovasi layanan pemustaka.
Selain itu, tim UPA Perpustakaan UNM juga berdiskusi khusus dengan pihak Perpustakaan UAD terkait pelaksanaan program pengenalan perpustakaan dan kegiatan literasi informasi. Di UAD, kedua kegiatan tersebut bersifat wajib bagi seluruh mahasiswa.
Bahkan, Universitas Ahmad Dahlan menerapkan kebijakan dengan mewajibkan mahasiswa melampirkan bukti telah mengikuti kegiatan pengenalan perpustakaan dan minimal dua kali kegiatan literasi informasi sebagai syarat untuk mengikuti seminar proposal tugas akhir, baik skripsi, tesis, maupun disertasi. Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi tim UNM dalam mendalami strategi meningkatkan keterlibatan mahasiswa serta memperkuat budaya literasi akademik di lingkungan kampus.
Hari Kedua: Benchmarking di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua, tanggal 6 Agustus 2026, dengan berkunjung ke Perpustakaan UMY. Diskusi interaktif pada kunjungan tersebut diawali dengan pembahasan mendalam mengenai tahap persiapan dan perencanaan layanan perpustakaan. Pihak Perpustakaan UMY membagikan strategi mereka dalam menyusun konsep layanan digital yang modern, pengembangan infrastruktur teknologi informasi (IT), hingga rancangan agenda kegiatan besar seperti Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) dan program literasi unggulan.
Beralih ke aspek pelaksanaan layanan dan peninjauan fasilitas, tim UPA Perpustakaan UNM diajak menyusuri area public space di lantai 1 Perpustakaan UMY. Area ini dirancang sebagai co-working space interaktif bagi pengunjung untuk membaca maupun berdiskusi ringan, yang dilengkapi fasilitas kafe penyedia makanan dan minuman ringan.
Tak hanya itu, area ini juga memiliki ruang belajar mandiri dengan 9 bilik khusus bagi pemustaka yang membutuhkan suasana tenang agar dapat belajar lebih fokus, seluruhnya ditunjang oleh tata kelola operasional harian yang responsif.
Selain pengelolaan fasilitas dan teknis layanan, aspek pasca-kegiatan serta evaluasi mutu juga menjadi perhatian utama dalam sesi diskusi. Tim UPA Perpustakaan UNM mempelajari sistem dokumentasi yang terstruktur, metodologi evaluasi mutu layanan secara berkala, hingga formulasi langkah tindak lanjut yang presisi untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak positif berkelanjutan bagi seluruh pengguna perpustakaan.
Kepala UPA Perpustakaan UNM, Bustang mengatakan pihaknya akan terus mendorong Inovasi dan layanan berkelanjutan. Dari seluruh rangkaian kegiatan benchmarking selama dua hari tersebut, tim UPA Perpustakaan UNM berhasil membawa pulang banyak wawasan berharga dan praktik baik (best practices) yang siap diadaptasi di kampus.
"Melalui semangat kolaborasi dan pembelajaran dari Perpustakaan UAD dan Perpustakaan UMY, UPA Perpustakaan UNM semakin optimistis untuk terus meningkatkan mutu fasilitas serta menghadirkan inovasi layanan terbaik bagi seluruh civitas akademika UNM dan masyarakat umum," ungkapnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Sociology Competition Vol. 4 di Kampus UNM Gunung Sari, 24–27 September 2026.
Senin, 28 Sep 2026 17:15
Sulsel
PPGA LP2M UNM Gelar Dialog Interaktif RRI, Dorong Remaja Putri Tekuni Bidang STEM
Pusat Penelitian Gender dan Anak (PPGA), LP2M Universitas Negeri Makassar (UNM), menggelar dialog interaktif radio "STEM HER Network: Media Engagement and STEM Partnership Forum" di RRI Makassar.
Minggu, 20 Sep 2026 12:05
News
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
Pemaparan visi misi calon dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2026–2030 tuntas digelar pada Senin siang, pukul 08.00–12.00 Wita.
Selasa, 15 Sep 2026 09:30
Sulsel
Panitia Resmi Buka Pendaftaran Pilrek UNM 2027-2031, Berikut Tahapannya
Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027-2031 sudah dimulai. Panitia Pemilihan telah dibentuk dan sudah mulai bekerja.
Kamis, 03 Sep 2026 16:22
News
LSP UNM Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Bekali Lulusan Hadapi Dunia Kerja
Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat kualitas dan daya saing lulusan melalui program sertifikasi profesi. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Persiapan Uji Kompetensi Mahasiswa melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UNM.
Kamis, 03 Sep 2026 08:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
3
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
3
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial