PPGA LP2M UNM Gelar Dialog Interaktif RRI, Dorong Remaja Putri Tekuni Bidang STEM

Minggu, 20 Sep 2026 12:05
PPGA LP2M UNM Gelar Dialog Interaktif RRI, Dorong Remaja Putri Tekuni Bidang STEM
Tim PPGA LP2M pada dialog interaktif radio "STEM HER Network: Media Engagement and STEM Partnership Forum" di RRI Makassar. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pusat Penelitian Gender dan Anak (PPGA), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM), menggelar dialog interaktif radio "STEM HER Network: Media Engagement and STEM Partnership Forum" di RRI Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian awal dari program In-Saintek "STEM HER Future: Sentra Diseminasi Saintek untuk Meningkatkan Aspirasi Karier Remaja Putri melalui Literasi Gender dan Mentoring Ilmuwan," yang dirancang untuk memperkuat ekosistem sains dan teknologi yang inklusif bagi remaja perempuan di Kota Makassar.

Mengusung tema "Menginspirasi Remaja Perempuan untuk Mengenali Potensi, Membangun Kepercayaan Diri, dan Membuka Peluang Masa Depan melalui Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM)," dialog ini menghadirkan tiga narasumber dari PPGA LP2M UNM: Nur Fadhilah Umar, S.Pd., M.Pd. (Kepala Pusat Penelitian Gender dan Anak, LP2M UNM), Yusri, S.Pd., M.A. (Tim Peneliti PPGA), dan Nurfaidah Ardis, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Tim Peneliti PPGA sekaligus Psikolog).

Kepala Pusat Penelitian Gender dan Anak, LP2M UNM, Nur Fadhilah Umar, memaparkan bahwa program tersebut lahir dari keprihatinan atas masih rendahnya partisipasi dan aspirasi karier remaja putri di bidang sains dan teknologi.

"Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar tahun 2023 mencatat Angka Partisipasi Sekolah (APS) remaja putri anjlok dari 99,58 persen pada usia 13–15 tahun menjadi hanya 71,52 persen pada usia 16–18 tahun yang tepat pada fase krusial penentuan arah pendidikan lanjutan dan karier," paparnya, Sabtu (19/9/2026).

Selain faktor akademik, tim peneliti PPGA UNM menemukan bahwa penurunan ini turut dipengaruhi stereotip gender, keterbatasan akses informasi pendidikan dan profesi STEM, minimnya figur perempuan sebagai role model di bidang sains dan teknologi, serta rendahnya kepercayaan diri remaja putri dalam memilih jalur pendidikan STEM.

"Kami ingin memastikan masa transisi menuju pendidikan tinggi ini tidak justru menjadi titik di mana remaja putri kehilangan kepercayaan diri untuk memilih bidang STEM," tambah Nur Fadhilah Umar.

Dia bilang, dialog di RRI Makassar itu merupakan bagian dari tahap Media Engagement dalam kegiatan STEM HER Network yaitu strategi diseminasi hasil penelitian sekaligus membangun jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, media massa, organisasi profesi, dan mentor perempuan STEM.

"Selain siaran radio, rangkaian Media Engagement juga mencakup publikasi media daring, wawancara televisi, serta kampanye digital melalui media sosial UNM, yang seluruhnya bermuara pada penyelenggaraan STEM Partnership Forum sebagai ajang konsolidasi para pemangku kepentingan sekaligus penyampaian komitmen bersama mendukung program," ujarnya.

Ia menambahkan, STEM HER Network sebagai pembuka dari rangkaian program In-Saintek STEM HER Future yang lebih besar.

"Setelah tahap ini, PPGA LP2M UNM akan melanjutkan dengan STEM HER Safe Space, sebuah kampanye publik bertajuk "Pink Street Campaign and Community Engagement" yang akan digelar di kawasan Car Free Day Jalan Boulevard Kota Makassar," tambahnya.

Melalui gerakan "UNM Goes Pink for STEM HER Future," masyarakat akan diajak mengunjungi berbagai booth edukasi interaktif, mulai dari STEM Innovation Booth, Mini STEM Experiment Booth, Digital Safety Corner, hingga Gender Equality Corner, serta mengikuti dialog publik bersama ilmuwan perempuan dan psikolog, yang ditutup dengan aksi solidaritas Pink Walk. Kegiatan ini menyasar sedikitnya 150 remaja putri dan 25 guru pendamping dari sekolah mitra.

Puncak program akan berlangsung melalui STEM HER Class and Career Bridge, kelas inspirasi dan eksplorasi karier saintek yang akan menghadirkan sekitar 450 peserta didik SMA/SMK bersama dosen, mahasiswa, ilmuwan perempuan, dan praktisi industri di kampus UNM.

Pada momentum ini, PPGA LP2M UNM juga akan meresmikan STEM Women's Career Counseling Center sebagai pusat layanan konsultasi karier STEM bagi perempuan, sekaligus meluncurkan platform digital STEM HER Career Hub, yang diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Forum Anak Kota Makassar, MGBK Kota Makassar, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.

Seluruh rangkaian ini dirancang bukan sebagai kegiatan satu kali, melainkan fondasi bagi Sentra Saintek Kemasyarakatan yang berkelanjutan hingga 2028, lengkap dengan jejaring mentor, modul pembelajaran STEM responsif gender, dan sistem pendampingan karier yang terus berjalan meski masa pendanaan program berakhir.

Masyarakat dapat menyimak dialog interaktif ini secara langsung melalui siaran RRI Makassar dan berinteraksi melalui telepon studio, serta mengikuti perkembangan rangkaian STEM HER Future berikutnya melalui kanal media sosial resmi Universitas Negeri Makassar
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru