Panen Raya di Barru, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman Dukung Swasembada Pangan
Rabu, 15 Jul 2026 14:22
PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Regional 4 memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Regional 4 memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Panen Raya dan Tanam Padi di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Senin (13/7).
Regional CEO Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, mengatakan panen raya menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga keberlanjutan swasembada pangan.
"Sebagai perusahaan yang mendapat mandat menyediakan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia terus memastikan pupuk tersedia agar petani dapat memperoleh pupuk sesuai kebutuhannya pada setiap musim tanam. Kami juga memperkuat sinergi dengan pemerintah, PUD, PPTS, PPL, dan kelompok tani agar penyaluran pupuk berjalan optimal serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian," ujar Wisnu.
Menurutnya, kegiatan panen raya tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas hasil kerja petani, tetapi juga mendorong percepatan musim tanam berikutnya sehingga produktivitas lahan tetap terjaga. Pupuk Indonesia, lanjut Wisnu, berkomitmen mendukung program strategis pemerintah melalui penyediaan pupuk yang memadai serta penyaluran yang tepat sasaran.
Pada 2026, pemerintah mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Barru sebanyak 14.410 ton, terdiri atas 6.565 ton Urea, 6.578 ton NPK Phonska, 837 ton pupuk organik, dan 430 ton SP-36. Hingga 8 Juli 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 6.753 ton atau sekitar 47 persen dari total alokasi, meliputi 3.479 ton Urea, 3.250 ton NPK Phonska, dan 23 ton pupuk organik.
Sementara itu, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Barru dipastikan dalam kondisi aman. Per 9 Juli 2026, tersedia 2.371 ton pupuk bersubsidi yang terdiri atas 1.468 ton Urea, 872 ton NPK Phonska, dan 31 ton pupuk organik. Ketersediaan stok tersebut diharapkan mampu menjamin kelancaran distribusi sehingga petani dapat segera memasuki musim tanam setelah panen.
"Ke depan, Pupuk Indonesia akan terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia," kata Wisnu.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Sulawesi Selatan, Muhammad Taufiq Ratule, menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, berharap Pupuk Indonesia dapat membangun fasilitas penyimpanan atau gudang pupuk di Kabupaten Barru. Menurutnya, posisi Barru yang strategis serta didukung pelabuhan yang representatif berpotensi menjadikan daerah tersebut sebagai pusat distribusi pupuk di Sulawesi Selatan sehingga penyaluran pupuk kepada petani dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Panen Raya dan Tanam Padi Kabupaten Barru mengusung tema "Panen Hari Ini, Tanam Esok Hari untuk Swasembada Pangan Nasional". Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Wakil Bupati Barru, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, penyuluh pertanian, serta para petani di Kabupaten Barru.
Regional CEO Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, mengatakan panen raya menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga keberlanjutan swasembada pangan.
"Sebagai perusahaan yang mendapat mandat menyediakan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia terus memastikan pupuk tersedia agar petani dapat memperoleh pupuk sesuai kebutuhannya pada setiap musim tanam. Kami juga memperkuat sinergi dengan pemerintah, PUD, PPTS, PPL, dan kelompok tani agar penyaluran pupuk berjalan optimal serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian," ujar Wisnu.
Menurutnya, kegiatan panen raya tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas hasil kerja petani, tetapi juga mendorong percepatan musim tanam berikutnya sehingga produktivitas lahan tetap terjaga. Pupuk Indonesia, lanjut Wisnu, berkomitmen mendukung program strategis pemerintah melalui penyediaan pupuk yang memadai serta penyaluran yang tepat sasaran.
Pada 2026, pemerintah mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Barru sebanyak 14.410 ton, terdiri atas 6.565 ton Urea, 6.578 ton NPK Phonska, 837 ton pupuk organik, dan 430 ton SP-36. Hingga 8 Juli 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 6.753 ton atau sekitar 47 persen dari total alokasi, meliputi 3.479 ton Urea, 3.250 ton NPK Phonska, dan 23 ton pupuk organik.
Sementara itu, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Barru dipastikan dalam kondisi aman. Per 9 Juli 2026, tersedia 2.371 ton pupuk bersubsidi yang terdiri atas 1.468 ton Urea, 872 ton NPK Phonska, dan 31 ton pupuk organik. Ketersediaan stok tersebut diharapkan mampu menjamin kelancaran distribusi sehingga petani dapat segera memasuki musim tanam setelah panen.
"Ke depan, Pupuk Indonesia akan terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia," kata Wisnu.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Sulawesi Selatan, Muhammad Taufiq Ratule, menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, berharap Pupuk Indonesia dapat membangun fasilitas penyimpanan atau gudang pupuk di Kabupaten Barru. Menurutnya, posisi Barru yang strategis serta didukung pelabuhan yang representatif berpotensi menjadikan daerah tersebut sebagai pusat distribusi pupuk di Sulawesi Selatan sehingga penyaluran pupuk kepada petani dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Panen Raya dan Tanam Padi Kabupaten Barru mengusung tema "Panen Hari Ini, Tanam Esok Hari untuk Swasembada Pangan Nasional". Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Wakil Bupati Barru, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, penyuluh pertanian, serta para petani di Kabupaten Barru.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Petani Bisa Tekan Biaya Produksi
Penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% membantu petani mengurangi biaya produksi dan mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan pertanian lainnya.
Senin, 19 Okt 2026 17:04
Sulsel
Bone Juara I Kirab Swasembada Pangan Sulsel
Kabupaten Bone meraih Juara I Kirab Swasembada Pangan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Senin, 19 Okt 2026 10:20
Sulsel
Dukung Sulsel Swasembada, Pemkab Gowa Perkuat Produksi Pangan dan Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan komitmennya memperkuat peran sebagai salah satu lumbung pangan Sulawesi Selatan.
Senin, 19 Okt 2026 10:13
News
Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pupuk Subsidi, Petani Apresiasi Presiden Prabowo
Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini membuka akses tambahan bagi petani untuk mendapatkan pupuk dengan harga subsidi
Sabtu, 17 Okt 2026 18:16
News
Penjualan Pupuk di Sulsel Naik 24 Persen, Capai 495.849 Ton hingga Agustus 2026
Penjualan pupuk di Sulsel mencapai 495.849 ton sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Terjadi peningkatan 24 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Jum'at, 04 Sep 2026 11:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Turnamen Tenis SCI CUP 1 dan SCI Games Meriahkan HUT Sulsel
5
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Turnamen Tenis SCI CUP 1 dan SCI Games Meriahkan HUT Sulsel
5
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357