RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
Minggu, 17 Mei 2026 19:57
Suasana perayaan puncak milad ke-22 RS Ibnu Sina YW-UMI bersama jajaran pimpinam UMI dan mitra strategis, di halaman kantor Bank BSI, Minggu (17/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW-UMI) menggelar puncak perayaan milad ke-22 bersama Bank Syariah Indonesia (BSI), Minggu (17/5/2026).
Kegiatan bertajuk Pengabdian Tanpa Batas itu digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Centre Point of Indonesia (CPI), Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Pada kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Direktur Umum RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar, Dr dr Armanto Makmun, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan puncak milad yang digelar bersama BSI Cabang CPI.
"Pengabdian Tanpa Batas maksudnya kami melakukan pelayanan kesehatan tanpa melihat waktu, 7 kali 24 jam, 30 kali 24 jam, 365 hari kali 24 jam. Mau tanggal merah, mau libur, mau hari raya, tetap kami memberikan pelayanan kesehatan," ungkapnya.
Memasuki usia ke-22 tahun, RS Ibnu Sina YW-UMI, kata Armanto, berkomitmen meningkatkan pelayanan dengan memegang tiga pilar utama, yakni excellent service, quality service, dan perfect service.
"Jadi beberapa pelayanan, tiga pelayanan pilar tadi itu, yang pertama excellent service (pelayanan prima), kami memberikan pelayanan tanpa diskriminasi. Mau tidak mampu, mau dia orang miskin, orang kaya, kami semua layani tanpa diskriminasi, dengan pelayanan 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun," paparnya.
Pilar kedua ialah quality service atau pelayanan berkualitas yang berfokus pada keselamatan pasien dan mutu layanan. Saat ini, RS Ibnu Sina YW-UMI juga telah mengantongi Akreditasi Paripurna.
Sementara pilar ketiga ialah perfect service atau pelayanan paripurna yang menitikberatkan pada kelengkapan layanan dan fasilitas penunjang.
"Dan yang ketiga adalah perfect service. Perfect service adalah pelayanan paripurna. Datang ke Rumah Sakit Ibnu Sina, Insyaallah, dari pertama kali berkunjung sampai pulangnya, kami semua fasilitas dan pelayanan dan fasilitas penunjang, lengkap," jelasnya kepada wartawan.
Armanto menjelaskan kawasan CPI dipilih sebagai lokasi puncak milad karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Makassar.
"Di CPI ini, kita ketahui bahwa ini kan lokasi yang di mana ikonnya Makassar, banyak dari seluruh mungkin dari Makassar itu sendiri dan di luar Kota Makassar berkunjung ke sini. Ternyata, banyak warga yang berolahraga di CPI itu datang ke sini memeriksakan kesehatannya. Tidak terbatas jumlah pemeriksaannya di sini," bebernya.
Selain pelayanan kesehatan, RS Ibnu Sina dan BSI juga memperkuat kolaborasi melalui berbagai program sosial dan dukungan fasilitas.
"Kedua adalah terkait fasilitas juga. Pembiayaan fasilitas dan sebagainya dan juga berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan sosial. Ada seminar kesehatan, ada pemeriksaan kesehatan gratis. Ya, tentunya ini adalah kolaborasi yang sangat baik bagi kami, Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI yang sudah berumur ke-22," tuturnya.
Armanto menambahkan pihaknya terus meningkatkan kualitas layanan dengan melengkapi fasilitas rumah sakit. Salah satunya melalui pengadaan alat radiologi C-Arm dan rencana menghadirkan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI).
"Tentunya MRI ini tentunya akan memberikan tambahan bagi kami bagaimana kami memberikan pelayanan yang berkualitas dan tentunya menjaga mutu dan keselamatan pasien tentunya," tegas dokter Armanto.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menekankan pentingnya pembenahan dan peningkatan mutu pelayanan agar RS Ibnu Sina mampu meningkatkan daya saing.
"Alhamdulillah, dalam usianya yang ke-22 ini, kita bisa melihat semua tentu masih ada yang kurang, dan apa yang kurang kita harus melakukan pembenahan, dan apa yang ada akan kita kembangkan ke depan sehingga rumah sakit institusi ini bisa berdaya saing baik nasional, paling tidak bisa bisa muncul sebagai daya saing dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Kota Makassar dan di Sulawesi Selatan pada umumnya," harapnya.
Deputy Funding BSI Wilayah 10 Makassar Sulampua, Tengku Chandra Husnadi, berharap sinergi yang terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.
"Rumah Sakit Ibnu Sina selaku sebagai pelayanan masyarakat, juga tentunya tidak hanya unggul di kualitas pelayanan, juga bisa memberikan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kemanfaatan di dalam pengabdiannya," urainya.
Ia juga berharap kolaborasi antara BSI dan RS Ibnu Sina dapat terus diperkuat.
"Semoga kolaborasi dan sinergi yang sudah terjalin dapat lebih mempererat dan memperkuat lagi, dan tentunya bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan umat. Selamat milad Rumah Sakit Ibnu Sina yang ke-22. Terus tumbuh, terus melayani, dan terus menghadirkan kebermanfaatan," pungkasnya.
Rangkaian milad ke-22 RS Ibnu Sina YW-UMI diisi berbagai kegiatan, mulai dari fun walk 2 kilometer, pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter spesialis mata, dokter gigi, dokter umum, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan tekanan darah, senam kesehatan, fun games, hingga pembagian doorprize.
Kegiatan bertajuk Pengabdian Tanpa Batas itu digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Centre Point of Indonesia (CPI), Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Pada kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Direktur Umum RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar, Dr dr Armanto Makmun, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan puncak milad yang digelar bersama BSI Cabang CPI.
"Pengabdian Tanpa Batas maksudnya kami melakukan pelayanan kesehatan tanpa melihat waktu, 7 kali 24 jam, 30 kali 24 jam, 365 hari kali 24 jam. Mau tanggal merah, mau libur, mau hari raya, tetap kami memberikan pelayanan kesehatan," ungkapnya.
Memasuki usia ke-22 tahun, RS Ibnu Sina YW-UMI, kata Armanto, berkomitmen meningkatkan pelayanan dengan memegang tiga pilar utama, yakni excellent service, quality service, dan perfect service.
"Jadi beberapa pelayanan, tiga pelayanan pilar tadi itu, yang pertama excellent service (pelayanan prima), kami memberikan pelayanan tanpa diskriminasi. Mau tidak mampu, mau dia orang miskin, orang kaya, kami semua layani tanpa diskriminasi, dengan pelayanan 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun," paparnya.
Pilar kedua ialah quality service atau pelayanan berkualitas yang berfokus pada keselamatan pasien dan mutu layanan. Saat ini, RS Ibnu Sina YW-UMI juga telah mengantongi Akreditasi Paripurna.
Sementara pilar ketiga ialah perfect service atau pelayanan paripurna yang menitikberatkan pada kelengkapan layanan dan fasilitas penunjang.
"Dan yang ketiga adalah perfect service. Perfect service adalah pelayanan paripurna. Datang ke Rumah Sakit Ibnu Sina, Insyaallah, dari pertama kali berkunjung sampai pulangnya, kami semua fasilitas dan pelayanan dan fasilitas penunjang, lengkap," jelasnya kepada wartawan.
Armanto menjelaskan kawasan CPI dipilih sebagai lokasi puncak milad karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Makassar.
"Di CPI ini, kita ketahui bahwa ini kan lokasi yang di mana ikonnya Makassar, banyak dari seluruh mungkin dari Makassar itu sendiri dan di luar Kota Makassar berkunjung ke sini. Ternyata, banyak warga yang berolahraga di CPI itu datang ke sini memeriksakan kesehatannya. Tidak terbatas jumlah pemeriksaannya di sini," bebernya.
Selain pelayanan kesehatan, RS Ibnu Sina dan BSI juga memperkuat kolaborasi melalui berbagai program sosial dan dukungan fasilitas.
"Kedua adalah terkait fasilitas juga. Pembiayaan fasilitas dan sebagainya dan juga berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan sosial. Ada seminar kesehatan, ada pemeriksaan kesehatan gratis. Ya, tentunya ini adalah kolaborasi yang sangat baik bagi kami, Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI yang sudah berumur ke-22," tuturnya.
Armanto menambahkan pihaknya terus meningkatkan kualitas layanan dengan melengkapi fasilitas rumah sakit. Salah satunya melalui pengadaan alat radiologi C-Arm dan rencana menghadirkan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI).
"Tentunya MRI ini tentunya akan memberikan tambahan bagi kami bagaimana kami memberikan pelayanan yang berkualitas dan tentunya menjaga mutu dan keselamatan pasien tentunya," tegas dokter Armanto.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menekankan pentingnya pembenahan dan peningkatan mutu pelayanan agar RS Ibnu Sina mampu meningkatkan daya saing.
"Alhamdulillah, dalam usianya yang ke-22 ini, kita bisa melihat semua tentu masih ada yang kurang, dan apa yang kurang kita harus melakukan pembenahan, dan apa yang ada akan kita kembangkan ke depan sehingga rumah sakit institusi ini bisa berdaya saing baik nasional, paling tidak bisa bisa muncul sebagai daya saing dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Kota Makassar dan di Sulawesi Selatan pada umumnya," harapnya.
Deputy Funding BSI Wilayah 10 Makassar Sulampua, Tengku Chandra Husnadi, berharap sinergi yang terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.
"Rumah Sakit Ibnu Sina selaku sebagai pelayanan masyarakat, juga tentunya tidak hanya unggul di kualitas pelayanan, juga bisa memberikan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kemanfaatan di dalam pengabdiannya," urainya.
Ia juga berharap kolaborasi antara BSI dan RS Ibnu Sina dapat terus diperkuat.
"Semoga kolaborasi dan sinergi yang sudah terjalin dapat lebih mempererat dan memperkuat lagi, dan tentunya bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan umat. Selamat milad Rumah Sakit Ibnu Sina yang ke-22. Terus tumbuh, terus melayani, dan terus menghadirkan kebermanfaatan," pungkasnya.
Rangkaian milad ke-22 RS Ibnu Sina YW-UMI diisi berbagai kegiatan, mulai dari fun walk 2 kilometer, pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter spesialis mata, dokter gigi, dokter umum, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan tekanan darah, senam kesehatan, fun games, hingga pembagian doorprize.
(MAN)
Berita Terkait
News
RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Siapkan Layanan MRI dan Cancer Center
Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW-UMI) Makassar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan menuju standar nasional dan internasional.
Selasa, 05 Mei 2026 05:52
News
Milad ke-22, RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Gelar Sunatan Massal dan Donor Darah
Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yayasan Wakaf (YW) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar resmi memulai rangkaian perayaan Milad ke-22 dengan menggelar berbagai aksi kemanusiaan.
Senin, 04 Mei 2026 14:49
News
RS Ibnu Sina YW-UMI Tetapkan Business Plan 2026–2028, Perkuat Layanan Islami Berstandar Internasional
RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar menggelar Rapat Kerja yang dirangkaikan dengan pemaparan Business Plan Tahun 2026–2028.
Minggu, 15 Feb 2026 21:46
News
Bank Muamalat Serahkan Dua Unit Ambulans untuk RS Ibnu Sina YW UMI
Muamalat menyerahkan dua unit mobil ambulans kepada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW - UMI) untuk menunjang operasional Rumah Sakit Ibnu Sina YW - UMI Makassar.
Rabu, 31 Des 2025 10:51
News
RS Ibnu Sina YW UMI Raih Penghargaan Transformasi Digital BPJS Kesehatan
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inovasi RS Ibnu Sina YW UMI dalam mengimplementasikan transformasi digital.
Minggu, 28 Des 2025 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
5
DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
5
DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital