RS Ibnu Sina YW UMI Raih Penghargaan Transformasi Digital BPJS Kesehatan
Minggu, 28 Des 2025 15:45
RS Ibnu Sina YW UMI krmbali meraih prestasi dengan meraih Penghargaan Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan. Foto/IST
MAKASSAR - Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang diselenggarakan di Makassar pada pertengahan Desember 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inovasi RS Ibnu Sina YW UMI dalam mengimplementasikan transformasi digital guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama RS Ibnu Sina YW UMI, dr Armanto Makmun, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Torehan positif itu ditegaskannya merupakan buah kerja keras dan kerja sama.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh jajaran manajemen serta staf RS Ibnu Sina YW UMI. Transformasi digital kami lakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan, keselamatan pasien, serta memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terintegrasi bagi peserta JKN,” ujar dia, dalam keterangan persnya kepada SINDO Makassar, Minggu (28/12/2025).
Pencapaian ini merupakan buah dari sinergi seluruh elemen rumah sakit dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, memperkuat integrasi sistem pelayanan, serta menghadirkan layanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Lebih lanjut, Armanto menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi RS Ibnu Sina YW UMI untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan.
“Kami berkomitmen menjadikan transformasi digital sebagai fondasi dalam mewujudkan rumah sakit yang unggul, terpercaya, dan berkelanjutan, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inovasi RS Ibnu Sina YW UMI dalam mengimplementasikan transformasi digital guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama RS Ibnu Sina YW UMI, dr Armanto Makmun, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Torehan positif itu ditegaskannya merupakan buah kerja keras dan kerja sama.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh jajaran manajemen serta staf RS Ibnu Sina YW UMI. Transformasi digital kami lakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan, keselamatan pasien, serta memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terintegrasi bagi peserta JKN,” ujar dia, dalam keterangan persnya kepada SINDO Makassar, Minggu (28/12/2025).
Pencapaian ini merupakan buah dari sinergi seluruh elemen rumah sakit dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, memperkuat integrasi sistem pelayanan, serta menghadirkan layanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Lebih lanjut, Armanto menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi RS Ibnu Sina YW UMI untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan.
“Kami berkomitmen menjadikan transformasi digital sebagai fondasi dalam mewujudkan rumah sakit yang unggul, terpercaya, dan berkelanjutan, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Bantaeng dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN
Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama BPJS Kesehatan memperkuat koordinasi dalam pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan dan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Selasa, 11 Agu 2026 18:52
News
UMI Jadi Tuan Rumah Sarasehan APTISI, Bahas Program Strategis Nasional untuk PTS
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi tuan rumah Sarasehan Konsolidasi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTISI 2026 di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (5/8/2026).
Rabu, 05 Agu 2026 20:08
News
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata
Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka UMI Executive Strategic Summit (UMI ESS) 2026, sebuah forum strategis yang menjadi momentum penyelarasan arah kebijakan, penguatan tata kelola, serta percepatan transformasi institusi menuju universitas
Sabtu, 01 Agu 2026 13:22
Sulsel
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menyampaikan taushiyah ba’da Ashar bertajuk “5 B” di hadapan ratusan peserta Pencerahan Qalbu UMI yang berlangsung di Pesantren Unggulan Mahasiswa Darul Mukhlishin Padanglampe
Kamis, 30 Jul 2026 16:37
News
DJSN, BPJS, dan UIN Alauddin Perkuat Literasi Jaminan Sosial bagi Mahasiswa
Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) bersama BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar memperkuat implementasi kurikulum jaminan sosial melalui penyelenggaraan kuliah umum di lingkungan kampus UIN.
Sabtu, 25 Jul 2026 06:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua