Milad ke-22, RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Gelar Sunatan Massal dan Donor Darah
Senin, 04 Mei 2026 14:49
Suasana sunat massal di Ruang Diskusi CO ASS, lantai 2 RS Ibnu Sina, Kota Makassar ,Senin (4/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yayasan Wakaf (YW) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar resmi memulai rangkaian perayaan Milad ke-22 dengan menggelar berbagai aksi kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan pembuka ini dimulai pada pelayanan masyarakat melalui aksi donor darah dan sirkumsisi (sunatan) massal, di RS Ibnu Sina, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar.
Direktur Umum RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar, Dr dr Armanto Makmun, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan tengah berlangsung dengan lancar.
"Tentunya kegiatan ini bentuk dari kepedulian dari Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI dalam rangka miladnya yang ke-22. Rangkaian pertama ini adalah kegiatan sirkumsisi dan donor darah. Kedua Insyaallah tanggal 17 Mei akan kami adakan jalan santai di CPI, bekerja sama dengan mitra bank kami," terangnya kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Mantan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran UMI itu menjelaskan, aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian RS Ibnu Sina dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
"Semoga bisa bermanfaat, bisa meringankan juga atau memberikan bantuan-bantuan dalam hal ini bantuan darah kepada keluarga-keluarga mereka mungkin yang membutuhkan," jelasnya.
Sebagai rangkaian penutup, kata dia, RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar dijadwalkan akan menggelar acara malam puncak pada 30 Mei mendatang, yang akan dipusatkan di Gedung Al Jibra UMI.
Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Milad ke-22 RS Ibnu Sina, Dr Muhammad Alim Jaya mengatakan bahwa sebagai pembuka rangkaian acara milad, pihaknya melaksanakan kegiatan sirkumsisi atau sunatan massal yang terbuka untuk umum.
"Sudah beberapa minggu yang lalu kami sudah share (bagikan) memang flyer informasi terkait kegiatan hari ini. Donor darahnya untuk umum dan kami juga mengundang beberapa mitra. Untuk sirkumsisi (sunat massal) juga untuk semua masyarakat umum bebas mendaftar, terdiri dari 56 peserta sirkumsisi," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan pihak panitia menerapkan dua metode dalam pelaksanaan sirkumsisi. "Ada metode klem dan ada juga metode konvensional atau metode gunting biasanya. Jadi ada dua metode di sini yang kami pakai. Nanti kami menyesuaikan saja dengan anaknya (metode sirkumsisi)," ungkap Alim.
Pihak panitia pun menargetkan jumlah perolehan kantong darah dalam aksi sosial tersebut dapat mencapai angka 100 kantong darah (bag).
"Untuk donor darahnya kita bekerja sama dengan UTD Pemprov Sulsel dan kami harap mudah-mudahan bisa target tembus sampai 100 bag hari ini. Dan ini juga terbuka untuk umum, bukan hanya karyawan rumah sakit, bukan staf rumah sakit saja, mahasiswa juga bisa ikut," paparnya.
Alim menyebutkan kegiatan milad merupakan agenda rutin tahunan. Akan tetapi, khusus pada tahun ini, pihak panitia menyelenggarakan rangkaian acara yang lebih beragam dan lebih banyak dari pada tahun sebelumnya.
"Biasanya kan hanya beberapa hari (kegiatan milad sebelumnya), ini kami buat dari awal bulan ini mulai tanggal 4 Mei sampai ke akhir bulan nanti. Terus di minggu depan ada rangkaian acara olahraga, tanggal 14, 15, 16 dan tanggal 17 itu acara fun walk, fun games di BSI CPI, di CPI. Nanti ada acara puncak di akhir bulan," sebutnya.
Kemudian, rangkaian agenda dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antar rumah sakit dan mitra RS Ibnu Sina, seperti pertandingan bulu tangkis, serta sejumlah fun games lainnya.
"Insyaallah nanti di Bank Syariah Indonesia (BSI) CPI akan ada fun walk, dan juga beberapa fun games. Ada pemeriksaan kesehatan juga nanti di sana. Kemudian ada seminar kesehatan dan pemeriksaan kesehatan, seperti dokter umum, dokter gigi, dokter mata, dokter THT, dan itu terbuka untuk umum. Semua masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di sana nanti, lanjut Alim.
Selain itu, salah satu peserta sirkumsisi, Rafqi (11 tahun/kelas 5 SD), mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini.
"Waktu sementara sunat lumayan sakit sambil berkaca-kaca. Setelah itu, saya sama ibuku dikasih (diberikan) hadiah snack, sarung, dan obat dari kakak dokter untuk dibawa pulang," bebernya setelah mengikuti sunatan massal di lantai 2 RS Ibnu Sina.
Orang tua dari Rafqi, Silfa (40) asal Batangase Kabupaten Maros, mengutarakan rasa bahagianya setelah mengikuti agenda sunatan massal ini.
"Sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu ini kegiatannya. Kalau info sunatan massal ini saya dapat dari grup WhatsApp. Sangat bagus pelayanannya yang diberikan dari dokter dengan panitia lainnya. Tiga hari ke depan nanti, Rafqi datang ke puskesmas terdekat untuk kontrol lagi," akunya.
Rangkaian kegiatan pembuka ini dimulai pada pelayanan masyarakat melalui aksi donor darah dan sirkumsisi (sunatan) massal, di RS Ibnu Sina, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar.
Direktur Umum RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar, Dr dr Armanto Makmun, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan tengah berlangsung dengan lancar.
"Tentunya kegiatan ini bentuk dari kepedulian dari Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI dalam rangka miladnya yang ke-22. Rangkaian pertama ini adalah kegiatan sirkumsisi dan donor darah. Kedua Insyaallah tanggal 17 Mei akan kami adakan jalan santai di CPI, bekerja sama dengan mitra bank kami," terangnya kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Mantan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran UMI itu menjelaskan, aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian RS Ibnu Sina dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
"Semoga bisa bermanfaat, bisa meringankan juga atau memberikan bantuan-bantuan dalam hal ini bantuan darah kepada keluarga-keluarga mereka mungkin yang membutuhkan," jelasnya.
Sebagai rangkaian penutup, kata dia, RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar dijadwalkan akan menggelar acara malam puncak pada 30 Mei mendatang, yang akan dipusatkan di Gedung Al Jibra UMI.
Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Milad ke-22 RS Ibnu Sina, Dr Muhammad Alim Jaya mengatakan bahwa sebagai pembuka rangkaian acara milad, pihaknya melaksanakan kegiatan sirkumsisi atau sunatan massal yang terbuka untuk umum.
"Sudah beberapa minggu yang lalu kami sudah share (bagikan) memang flyer informasi terkait kegiatan hari ini. Donor darahnya untuk umum dan kami juga mengundang beberapa mitra. Untuk sirkumsisi (sunat massal) juga untuk semua masyarakat umum bebas mendaftar, terdiri dari 56 peserta sirkumsisi," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan pihak panitia menerapkan dua metode dalam pelaksanaan sirkumsisi. "Ada metode klem dan ada juga metode konvensional atau metode gunting biasanya. Jadi ada dua metode di sini yang kami pakai. Nanti kami menyesuaikan saja dengan anaknya (metode sirkumsisi)," ungkap Alim.
Pihak panitia pun menargetkan jumlah perolehan kantong darah dalam aksi sosial tersebut dapat mencapai angka 100 kantong darah (bag).
"Untuk donor darahnya kita bekerja sama dengan UTD Pemprov Sulsel dan kami harap mudah-mudahan bisa target tembus sampai 100 bag hari ini. Dan ini juga terbuka untuk umum, bukan hanya karyawan rumah sakit, bukan staf rumah sakit saja, mahasiswa juga bisa ikut," paparnya.
Alim menyebutkan kegiatan milad merupakan agenda rutin tahunan. Akan tetapi, khusus pada tahun ini, pihak panitia menyelenggarakan rangkaian acara yang lebih beragam dan lebih banyak dari pada tahun sebelumnya.
"Biasanya kan hanya beberapa hari (kegiatan milad sebelumnya), ini kami buat dari awal bulan ini mulai tanggal 4 Mei sampai ke akhir bulan nanti. Terus di minggu depan ada rangkaian acara olahraga, tanggal 14, 15, 16 dan tanggal 17 itu acara fun walk, fun games di BSI CPI, di CPI. Nanti ada acara puncak di akhir bulan," sebutnya.
Kemudian, rangkaian agenda dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antar rumah sakit dan mitra RS Ibnu Sina, seperti pertandingan bulu tangkis, serta sejumlah fun games lainnya.
"Insyaallah nanti di Bank Syariah Indonesia (BSI) CPI akan ada fun walk, dan juga beberapa fun games. Ada pemeriksaan kesehatan juga nanti di sana. Kemudian ada seminar kesehatan dan pemeriksaan kesehatan, seperti dokter umum, dokter gigi, dokter mata, dokter THT, dan itu terbuka untuk umum. Semua masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di sana nanti, lanjut Alim.
Selain itu, salah satu peserta sirkumsisi, Rafqi (11 tahun/kelas 5 SD), mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini.
"Waktu sementara sunat lumayan sakit sambil berkaca-kaca. Setelah itu, saya sama ibuku dikasih (diberikan) hadiah snack, sarung, dan obat dari kakak dokter untuk dibawa pulang," bebernya setelah mengikuti sunatan massal di lantai 2 RS Ibnu Sina.
Orang tua dari Rafqi, Silfa (40) asal Batangase Kabupaten Maros, mengutarakan rasa bahagianya setelah mengikuti agenda sunatan massal ini.
"Sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu ini kegiatannya. Kalau info sunatan massal ini saya dapat dari grup WhatsApp. Sangat bagus pelayanannya yang diberikan dari dokter dengan panitia lainnya. Tiga hari ke depan nanti, Rafqi datang ke puskesmas terdekat untuk kontrol lagi," akunya.
(GUS)
Berita Terkait
News
RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Siapkan Layanan MRI dan Cancer Center
Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW-UMI) Makassar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan menuju standar nasional dan internasional.
Selasa, 05 Mei 2026 05:52
News
RS Ibnu Sina YW-UMI Tetapkan Business Plan 2026–2028, Perkuat Layanan Islami Berstandar Internasional
RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar menggelar Rapat Kerja yang dirangkaikan dengan pemaparan Business Plan Tahun 2026–2028.
Minggu, 15 Feb 2026 21:46
News
Bank Muamalat Serahkan Dua Unit Ambulans untuk RS Ibnu Sina YW UMI
Muamalat menyerahkan dua unit mobil ambulans kepada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW - UMI) untuk menunjang operasional Rumah Sakit Ibnu Sina YW - UMI Makassar.
Rabu, 31 Des 2025 10:51
News
RS Ibnu Sina YW UMI Raih Penghargaan Transformasi Digital BPJS Kesehatan
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inovasi RS Ibnu Sina YW UMI dalam mengimplementasikan transformasi digital.
Minggu, 28 Des 2025 15:45
Ekbis
RS Ibnu Sina Manfaatkan Internet Indibiz untuk Efisiensi Layanan Kesehatan
Telkom Indonesia meluncurkan Indibiz Health, solusi digital dan konektivitas yang dirancang khusus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Kamis, 28 Nov 2024 14:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar