Pendaki Perempuan yang Hilang di Gunung Bawakaraeng Berhasil Dievakuasi

Senin, 24 Feb 2025 20:40
Pendaki Perempuan yang Hilang di Gunung Bawakaraeng Berhasil Dievakuasi
Satu pendaki Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi selatan yang dilaporkan hilang sejak Minggu (23/02/2025) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Satu pendaki Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi selatan yang dilaporkan hilang sejak Minggu (23/02/2025) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Pendaki perempuan yang diketahui bernama Ani (20) itu ditemukan oleh pendaki lain dalam keadaan lemah di sekitaran Pos 10, kemudian dibawa ke tenda untuk istrahat dan melaporkan keberadaannya kepada Tim SAR Gabungan.



Pendaki asal Jalan Pelita Makassar tersebut mendaki ke Gunung Bawakaraeng bersama rombongannya berjumlah 17 orang dan berencana untuk sampai ke puncak pada Minggu (23/02/2025).

Akan tetapi, pada saat mereka berada di Pos 9 terjadi hujan lebat dan berkabut. Ani kemudian terpisah dari rombongan. Setelah rekan-rekannya mencari dan tidak ditemukan, mereka lantas melapor untuk meminta bantuan SAR.

Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, kondisi Ani pada saat ditemukan dalam keadaan lemah. Ia langsung mendapat penanganan medis awal yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan di Pos 10.

Setelah ditangani, kata Sultan, Ani dievakuasi turun dengan menggunakan tandu portable melalui Jalur Tassoso Kabupaten Sinjai yang memang merupakan jalur tercepat untuk melakukan evakuasi.

“Tim SAR Gabungan bertemu dengan korban tadi pagi sekitar pukul 11.00, pendaki ini ditemukan dalam keadaan lemah sehingga tim memberikan penanganan medis lapangan agar kondisi korban tidak semakin parah, kemudian dievakuasi melalui jalur tassoso,” ujar Sultan, Senin (24/02/2025).



Selanjutnya, Tim SAR Gabungan bersama korban (Survival) tiba di Posko Registrasi Bulu Ballea, Kabupaten Gowa, pada sore hari ini, Senin (24/02/2025) sekitar pukul 18.04 Wita dengan menggunakan rescue CAR.

"Kondisi korban masih dalam keadaan lemah sehingga kami rencanakan akan mengevakuasi ke Puskesmas Tinggo Moncong," pungkas Sultan.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru