TNI Bongkar Sindikat Passobis di Sidrap, 40 Orang Diamankan
Jum'at, 25 Apr 2025 16:23
Timsus Gabungan Intelijen Kodam XIV Hasanuddin membongkar sindikat pelaku penipuan dengan modus passobis di Kabupaten Sidrap. Sebanyak 40 orang pelaku diamankan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Timsus Gabungan Intelijen Kodam XIV Hasanuddin membongkar sindikat pelaku penipuan dengan modus passobis di Kabupaten Sidrap. Sebanyak 40 orang pelaku diamankan.
Puluhan penjahat itu menjalankan aksinya dengan mencatut nama pejabat TNI.
Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Arm Gatot Awan Febrianto, mengatakan bahwa perbuatan para pelaku telah banyak meresahkan masyarakat. Termasuk karena selama ini mereka banyak mencatut nama-nama pejabat TNI.
"Mereka adalah sindikat penipuan yang telah lama meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Kabupaten Sidrap dan Kota Makassar," ujar Gatot saat mengespos kasus tersebut di Makodam XIV/Hasanuddin, Jumat, (25/4/2025).
Gatot mengatakan, pihaknya berhasil membongkar kasus sindikat ini pada Kamis (24/04/2025). Dimana semuanya berawal dari banyaknya laporan masyarakat.
"Diawali adanya laporan masyarakat bahwa terjadi penipuan dengan mencatut nama pejabat Kodam XIV Hasanuddin," ucapnya.
Gatot menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan para pelaku tersebut sangat merugikan institusi TNI dan masyarakat.
"Berdasarkan laporan terakhir sesuai dengan UU TNI yang berbunyi membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat," ucapnya.
"Maka personel kami dari Siber dan Timsus Gabungan Intel Kodam menindaklanjuti untuk menyelidiki laporan tersebut," tandasnya.
Setalah dilakukan tracking, lanjut Gatot, akhirnya posisi terduga sindikat itu diketahui berada di Kabupaten Sidrap.
"Berdasarkan informasi di lapangan dan hasil penyelidikan dari Timsus gabungan berhasil mengamankan 40 orang pelaku dengan umur berkisar 15 sampai 45 tahun yang terlibat dalam berbagai tugas di bidang masing-masing dalam melakukan aksi penipuan," pungkas dia.
Dalam menjalankan aksi jahatnya, para pelaku menjalankan modus menyamar sebagai anggota TNI. Mereka bahkan menggunakan identitas dan atribut palsu demi meyakinkan korban, serta mencatut nama pejabat dari Kodam XIV/Hasanuddin.
Bukan hanya itu, para pelaku disebut melakukan penipuan dengan modus jual beli online.
"Jadi termasuk juga ada anggota kami yang di Kodam yang menjadi korban penipuan dalam jual beli online maupun investasi emas dan jual beli barang elektronik," imbuhnya.
Puluhan penjahat itu menjalankan aksinya dengan mencatut nama pejabat TNI.
Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Arm Gatot Awan Febrianto, mengatakan bahwa perbuatan para pelaku telah banyak meresahkan masyarakat. Termasuk karena selama ini mereka banyak mencatut nama-nama pejabat TNI.
"Mereka adalah sindikat penipuan yang telah lama meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Kabupaten Sidrap dan Kota Makassar," ujar Gatot saat mengespos kasus tersebut di Makodam XIV/Hasanuddin, Jumat, (25/4/2025).
Gatot mengatakan, pihaknya berhasil membongkar kasus sindikat ini pada Kamis (24/04/2025). Dimana semuanya berawal dari banyaknya laporan masyarakat.
"Diawali adanya laporan masyarakat bahwa terjadi penipuan dengan mencatut nama pejabat Kodam XIV Hasanuddin," ucapnya.
Gatot menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan para pelaku tersebut sangat merugikan institusi TNI dan masyarakat.
"Berdasarkan laporan terakhir sesuai dengan UU TNI yang berbunyi membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat," ucapnya.
"Maka personel kami dari Siber dan Timsus Gabungan Intel Kodam menindaklanjuti untuk menyelidiki laporan tersebut," tandasnya.
Setalah dilakukan tracking, lanjut Gatot, akhirnya posisi terduga sindikat itu diketahui berada di Kabupaten Sidrap.
"Berdasarkan informasi di lapangan dan hasil penyelidikan dari Timsus gabungan berhasil mengamankan 40 orang pelaku dengan umur berkisar 15 sampai 45 tahun yang terlibat dalam berbagai tugas di bidang masing-masing dalam melakukan aksi penipuan," pungkas dia.
Dalam menjalankan aksi jahatnya, para pelaku menjalankan modus menyamar sebagai anggota TNI. Mereka bahkan menggunakan identitas dan atribut palsu demi meyakinkan korban, serta mencatut nama pejabat dari Kodam XIV/Hasanuddin.
Bukan hanya itu, para pelaku disebut melakukan penipuan dengan modus jual beli online.
"Jadi termasuk juga ada anggota kami yang di Kodam yang menjadi korban penipuan dalam jual beli online maupun investasi emas dan jual beli barang elektronik," imbuhnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Sinergi PT Vale - TNI Dukung Olahraga & Budaya Lokal Lewat Patonro Run
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI ini menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas budaya Bugis-Makassar kepada masyarakat luas.
Minggu, 20 Sep 2026 20:33
News
150 Peserta di Mapomdam XIV/Hasanuddin Ikuti Edukasi Safety Riding Asmo Sulsel
Sekitar 150 peserta di Markas Polisi Militer Kodam XIV/Hasanuddin (Mapomdam XIV/Hsn), Makassar, mendapat edukasi keselamatan berkendara dari Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel).
Selasa, 08 Sep 2026 16:37
News
Penanganan Banjir Luwu Utara Diperkuat, Pemprov Sulsel-Kodam Hasanuddin Teken PKS
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam XIV/Hasanuddin terkait penanganan bencana banjir di Kabupaten Luwu Utara.
Kamis, 11 Jun 2026 08:54
News
Sinergi TNI dan PT Vale Dorong Hilirisasi Berkelanjutan
Kunjungan ini memperkuat sinergi antara sektor pertahanan dan industri, fondasi penting dalam membangun ekosistem hilirisasi yang aman, stabil, dan berkelanjutan.
Kamis, 04 Des 2025 15:19
Sulsel
Pemkab Gowa dan Kodam Hasanuddin Perkuat Kolaborasi
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang didampingi Wabup Darmawangsyah menerima kunjungan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama jajaran TNI dalam rangka Hari Pahlawan Nasional.
Senin, 10 Nov 2025 18:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng