LAZ Hadji Kalla Buka Pendaftaran Beasiswa: 100 Kuota untuk Mahasiswa Sulawesi
Minggu, 22 Jun 2025 18:38
Para penerima Beasiswa Kalla 2024 berfoto bersama di Creative Innovation Studio (CIS) Wisma Kalla, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Yayasan Hadji Kalla melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kalla mulai 16 Juni hingga 5 September 2025. Program ini menargetkan 100 mahasiswa baru dari berbagai kampus di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Yayasan Hadji Kalla. Informasi lengkap mengenai syarat dan mekanisme seleksi tersedia di laman www.yayasanhadjikalla.or.id serta akun Instagram @yayasanhadjikalla.
Sejak 2023 hingga 2024, Beasiswa Kalla telah membantu 733 mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi. Jumlah ini setara dengan 2,14% dari rata-rata mahasiswa yang putus kuliah di keempat provinsi tersebut pada 2020–2022.
Program beasiswa ini kembali dibuka untuk semester ganjil tahun akademik 2025/2026 melalui lima jalur seleksi: akademik, hafiz Al-Qur’an, seni & olahraga, organisasi, dan disabilitas. Seluruh jalur ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester 1 dan 3.
“Program Beasiswa Kalla hadir sebagai bentuk komitmen untuk menekan angka putus kuliah dan meningkatkan partisipasi mahasiswa dari keluarga prasejahtera,” ungkap Therry Alghifary, Manager Educare LAZ Hadji Kalla.
Hingga 2024, sebanyak 21 perguruan tinggi telah menjadi mitra program ini, termasuk Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Tadulako. Daftar lengkap kampus mitra juga mencakup perguruan tinggi berbasis keagamaan dan vokasi di wilayah Sulawesi.
Sebanyak 88% bantuan beasiswa disalurkan dalam bentuk pembayaran UKT langsung ke kampus mitra, sementara 12% sisanya ditransfer ke rekening mahasiswa dari kampus non-mitra. Pada tahun 2024, total dana yang disalurkan mencapai Rp3.330.662.070 dan menjangkau 503 penerima manfaat di 72 perguruan tinggi.
Beasiswa Kalla tidak hanya memberikan dukungan finansial. Program ini dirancang untuk mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan sosial dan kepemimpinan. Selain bantuan biaya UKT, penerima beasiswa juga akan memperoleh pelatihan kepemimpinan, pengembangan diri, pengalaman magang di KALLA, serta kesempatan berkontribusi di desa binaan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat sekitar,” pungkas Therry.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Yayasan Hadji Kalla. Informasi lengkap mengenai syarat dan mekanisme seleksi tersedia di laman www.yayasanhadjikalla.or.id serta akun Instagram @yayasanhadjikalla.
Sejak 2023 hingga 2024, Beasiswa Kalla telah membantu 733 mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi. Jumlah ini setara dengan 2,14% dari rata-rata mahasiswa yang putus kuliah di keempat provinsi tersebut pada 2020–2022.
Program beasiswa ini kembali dibuka untuk semester ganjil tahun akademik 2025/2026 melalui lima jalur seleksi: akademik, hafiz Al-Qur’an, seni & olahraga, organisasi, dan disabilitas. Seluruh jalur ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester 1 dan 3.
“Program Beasiswa Kalla hadir sebagai bentuk komitmen untuk menekan angka putus kuliah dan meningkatkan partisipasi mahasiswa dari keluarga prasejahtera,” ungkap Therry Alghifary, Manager Educare LAZ Hadji Kalla.
Hingga 2024, sebanyak 21 perguruan tinggi telah menjadi mitra program ini, termasuk Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Tadulako. Daftar lengkap kampus mitra juga mencakup perguruan tinggi berbasis keagamaan dan vokasi di wilayah Sulawesi.
Sebanyak 88% bantuan beasiswa disalurkan dalam bentuk pembayaran UKT langsung ke kampus mitra, sementara 12% sisanya ditransfer ke rekening mahasiswa dari kampus non-mitra. Pada tahun 2024, total dana yang disalurkan mencapai Rp3.330.662.070 dan menjangkau 503 penerima manfaat di 72 perguruan tinggi.
Beasiswa Kalla tidak hanya memberikan dukungan finansial. Program ini dirancang untuk mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan sosial dan kepemimpinan. Selain bantuan biaya UKT, penerima beasiswa juga akan memperoleh pelatihan kepemimpinan, pengembangan diri, pengalaman magang di KALLA, serta kesempatan berkontribusi di desa binaan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat sekitar,” pungkas Therry.
(TRI)
Berita Terkait
News
Grup Astra Makassar Salurkan Beasiswa untuk 10 Pelajar KBA Burasa
Grup Astra Makassar menyalurkan Beasiswa Lestari Astra kepada 10 pelajar di Kampung Berseri Astra (KBA) Burasa, Rappocini, Makassar, Rabu (19/8/2026).
Kamis, 20 Agu 2026 15:40
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Ummul Qurra
Berawal dari kios kecil dengan omzet sekitar Rp7 juta per bulan, unit usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari kini berkembang menjadi minimarket.
Selasa, 18 Agu 2026 18:06
News
SMA Islam Athirah Luncurkan Baruga Pathway, Program Kuliah Luar Negeri dengan Target Beasiswa
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar resmi meluncurkan program Athirah Baruga Pathway, sebuah program pendampingan studi luar negeri.
Selasa, 04 Agu 2026 15:04
News
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 31 Agustus
Tercatat, sebanyak 1.236 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftar pada gelombang pertama Beasiswa Kalla.
Sabtu, 25 Jul 2026 19:02
News
Kolaborasi Beasiswa Kalla & LLDIKTI IX Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi
Upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu terus diperkuat melalui kolaborasi antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX dan Beasiswa Kalla.
Senin, 20 Jul 2026 20:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Siapa Kita? Kita UNM: Merawat Identitas Kolektif di Tengah Zaman yang Individualistik
2
Ukir Sejarah! SDN Bontojai “Kawinkan” Dua Gelar Juara Umum di HUT ke-81 RI
3
1.464 Guru PPPK Luwu Timur Menanti Kepastian Kebijakan Pemerintah Pusat
4
Gus Zaki: Muktamar NU Harus Berdaulat, Tolak Politik Paket
5
Anak Aktif dan 'Bau Matahari', Ini Pertimbangan Orang Tua Memilih Personal Care
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Siapa Kita? Kita UNM: Merawat Identitas Kolektif di Tengah Zaman yang Individualistik
2
Ukir Sejarah! SDN Bontojai “Kawinkan” Dua Gelar Juara Umum di HUT ke-81 RI
3
1.464 Guru PPPK Luwu Timur Menanti Kepastian Kebijakan Pemerintah Pusat
4
Gus Zaki: Muktamar NU Harus Berdaulat, Tolak Politik Paket
5
Anak Aktif dan 'Bau Matahari', Ini Pertimbangan Orang Tua Memilih Personal Care