Warga Makassar Tenggelam di Sungai Maros, Sudah Dua Hari Belum Ditemukan
Senin, 11 Agu 2025 19:13
Tim Basarnas saat melakukan pencarian warga Makassar yang tenggelam di Sungai Mangngampa, Kecamatan Tompobulu, Maros, Minggu (10/8/2025). Foto: Basarnas
MAKASSAR - Nasib nahas menimpa seorang pemuda yang yang merupakan warga Kecamatan Minasa Upa, Makassar. Dia tenggelam saat bermain air di Sungai Mangngampa, Kecamatan Tompobulu, Maros, Minggu (10/8/2025).
Pemuda yang diketahui atas nama Muhammad Aril (22) bersama 4 rekannya sedang berwisata air di Air Terjun Mangngampa, Desa Bonto Samba, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros. Saat melompat korban terpeleset jatuh ke air dan terbawa arus.
"Saat ini, pencarian hari kedua, di mana tim sar gabungan sementara melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi tiga SRU (Search Rescue Unit)," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, pada Senin (11/8/2025)
"SRU pertama melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman dengan visibilitas tiga meter dan kedalaman empat meter, SRU kedua melakukan pencarian dengan rubber boat menyusuri sungai, dan SRU ketiga melakukan pencarian secara infantri atau berjalan kaki menyisiri bagian kiri dan bagian kanan sungai sejauh empat kilometer dari LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan)," tambahnya.
Andi Sultan pun memperingati warga yang melakukan aktifitas di air untuk berhati-hati dalam melakukan kegiatan, dikarenakan cuaca di Sulawesi Selatan tidak bersahabat.
"Buat teman-teman yang sering melakukan rekreasi di tempat tersebut, agar berhati - hati karena cuaca kurang bersahabat, dan semoga pencarian hari ini dapat membuahkan hasil," tegas Sultan.
Pemuda yang diketahui atas nama Muhammad Aril (22) bersama 4 rekannya sedang berwisata air di Air Terjun Mangngampa, Desa Bonto Samba, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros. Saat melompat korban terpeleset jatuh ke air dan terbawa arus.
"Saat ini, pencarian hari kedua, di mana tim sar gabungan sementara melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi tiga SRU (Search Rescue Unit)," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, pada Senin (11/8/2025)
"SRU pertama melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman dengan visibilitas tiga meter dan kedalaman empat meter, SRU kedua melakukan pencarian dengan rubber boat menyusuri sungai, dan SRU ketiga melakukan pencarian secara infantri atau berjalan kaki menyisiri bagian kiri dan bagian kanan sungai sejauh empat kilometer dari LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan)," tambahnya.
Andi Sultan pun memperingati warga yang melakukan aktifitas di air untuk berhati-hati dalam melakukan kegiatan, dikarenakan cuaca di Sulawesi Selatan tidak bersahabat.
"Buat teman-teman yang sering melakukan rekreasi di tempat tersebut, agar berhati - hati karena cuaca kurang bersahabat, dan semoga pencarian hari ini dapat membuahkan hasil," tegas Sultan.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Tim SAR Gabungan Cari Lansia Usai Terseret Arus Sungai di Bone
Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan terseret arus sungai di Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Jum'at, 05 Jun 2026 18:23
Makassar City
Korban Tenggelam di Kanal Pampang Makassar Ditemukan Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/5/2026).
Rabu, 20 Mei 2026 17:57
Sulsel
Sepasang Suami-Istri Terseret Arus Sungai, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Peristiwa tragis ini bermula saat sepasang suami istri dilaporkan hilang saat sedang menjala ikan di sungai Buakkang Dusun Kaluarrang Desa Buakkang Kecamatan Bungayya Gowa
Minggu, 10 Mei 2026 21:48
News
Anak 11 Tahun Tenggelam saat Berenang di Kanal Nuri Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Kanal Nuri, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, pada Sabtu (16/2/2026) sekitar pukul 15.40 WITA
Sabtu, 14 Feb 2026 17:50
News
Bocah 12 Tahun Tenggelam di Embung Jeneponto Ditemukan Meninggal
Seorang bocah bernama Gani (12), warga Bonto Tene, Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia.
Minggu, 08 Feb 2026 19:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
2
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
3
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
4
Pemkot Makassar Luncurkan Pete-Pete Laut Gratis, Ini Jadwal dan Rutenya
5
XLSMART & Komdigi Luncurkan DigiHer, Target Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
2
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
3
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
4
Pemkot Makassar Luncurkan Pete-Pete Laut Gratis, Ini Jadwal dan Rutenya
5
XLSMART & Komdigi Luncurkan DigiHer, Target Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan